BOGOR (Panjimas.com) – Menjadi umat terbaik hanya bisa dilakukan dengan dakwah. Dakwah dengan menjalankan prinsip amar ma’ruf nahi munkar. Menjadi umat terbaik, karena dunia ini berisi orang-orang beriman.

“Orang beriman itu ibarat tanaman yang tumbuh subur, dan tanamannya menghasilkan buah-buahan, menjadi rezeki bagi lingkungannya. Oleh karena itu, PP Parmusi memandang, apapun profesi atau pekerjaan seorang muslim, tugas dakwah tidak boleh dia tinggalkan.”

Demikian Pedoman Dakwah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) dalam Jambore Nasional Dai Parmusi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Jawa Barat, Rabu (26/9/2018).

Menjadi seorang da’i sesungguhnya melekat pada setiap muslim, yang salahsatu tugasnya adalah melaksanakan tugas dakwah. Setiap muslim berkewajiban menyampaikan dakwahnya sesuai dengan kemampuannya, juga menjadi teladan dalam sikap dan kepribadiannya sesuai dengan prinsip akhlakul karimah.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw memerintahkan setiap muslim untuk menghilangkan kemngkaran sesuai dengan kemampuannya. “Barangsiapa diantara kalian melihat kemunkaran, hendaknya da merubah dengan tangannya. Kalau tidak bisa hendaknya merubah dengan lisannya, kalau tidak bisa maka dengan hatinya, dan yang demikian adalah selemah-lemah iman”.

Parmusi berkehendak, da’i Parmusi adalah dai yang memiliki kualifikasi khusus untuk mencapai usaha maksimal. “Yang kami sebut Da’i Mujahid adalalah dengan dengan kualitas mujahid. Tidak semua da’i adalah mujahid, tapi seorang mujahid pasti juga seorang da’i. Mujahid adalah orang yang berjuang menegakkan kalimat tauhid, sedangkan kegiatan berjuang menegakkan kalimat tauhid disebut jihad.”

Pedoman Dakwah Parmusi juga menjelaskan, jihad adalah anugrah yang diberikan Allah kepada orang Islam yang beriman. Bahkan berjihad merupakan syarat disebutnya seseorang sebagai orang yang beriman. Orang Islam belum tentu beriman, tapi orang beriman pasti orang Islam.Tidak semua orang beriman diberi kesempatan melakukan jihad , karena orang yang berjihad dipilih oleh Allah Swt. (des)