• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Pengungsi Rohingya di India Bertahan Hidup dan Khawatir Diusir Pemerintahan Modi

8 Oct 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Pengungsi Rohingya di India Bertahan Hidup dan Khawatir Diusir Pemerintahan Modi

"Rohingya boat people wait for their breakfast at a temporary shelter in the Idi Rayeuk district of Indonesia's Aceh province in this February 5, 2009 file photo. Ethnic strife between a tiny Muslim minority and the Buddhist majority threatens to undo the reforms by the new civilian government." *** Local Caption *** "Rohingya boat people wait for their breakfast at a temporary shelter in the Idi Rayeuk district of Indonesia's Aceh province in this February 5, 2009 file photo. Ethnic strife between a tiny Muslim minority and the Buddhist majority threatens to undo the reforms by the new civilian government. To match Special Report MYANMAR-ROHINGYA. REUTERS"

7
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NEW DELHI, (Panjimas.com) — Selang beberapa jam setelah stasiun TV India menyiarkan negara itu memulangkan tujuh pria muslim Rohingya ke Myanmar, Sahidullah mengatakan Ia menerima panggilan telepon dari keponakannya, “Paman, mohon keluarkan kami dari sini. Mereka akan mengirim kami pulang juga.”

Sahidullah, warga Rohingya tinggal di daerah Utara India setelah melarikan diri pada 2010 dari perburuan di Myanmar, yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, mengatakan kerabatnya, Saidur Rahman, 40 tahun, ditempatkan di salah satu dari beberapa pusat penahanan bagi pendatang gelap di negara bagian Assam, India Timur Laut.

Saidur Rahman, lanjutnya, dipenjarakan bersama dengan saudaranya dan delapan kerabatnya lain sejak ditangkap pada 2012 di stasiun kereta api ketika mereka melarikan diri ke India melalui Bangladesh. Sahidullah mengambil jalur sama dua tahun kemudian, tetapi seperti banyak yang lain, Ia meloloskan diri dari penahanan.

Menurut Sahidullah, Rahman menelponnya ketika dibawa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan berkala pada 3 Oktober, hari ketika India memindahkan tujuh pria Muslim Rohingya keluar dari pusat penahanan yang sama dan membawa mereka ke perbatasan, demikian berdasarkan laporan Reuters.

Mereka diserahkan kepada pemerintah Myanmar pada hari berikutnya. Ini merupakan deportasi pertama orang-orang Rohingya di India, yang menimbulkan kepanikan pada sekitar 40.000 pengungsi yang menyelamatkan diri ke India dari negara tetangganya.

Sekitar 16.500 pengungsi seperti Sahidullah, telah diberi kartu identitas Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) yang menyatakan membantu mereka “mencegah pelecehan, penangkapan sewenang-wenang, penahanan dan deportasi”.

India menyatakan pihaknya tidak mengakui kartu-kartu itu dan telah menolak sikap PBB bahwa mendeportasi orang-orang Rohingya melanggar prinsip penolakan pemulangan pengungsi ke tempat asal mereka akan menghadapi bahaya.

“Siapapun yang telah memasuki negara tanpa izin yang sah, dipandang ilegal,” tegas A.Bharat Bhushan Babu, juru bicara Kementerian Urusan Dalam Negeri.

“Berdasarkan atas undang-undang, siapapun yang ilegal akan dipulangkan. Berdasarkan atas undang-undang, mereka akan dikembalikan”, tandasnya.

Dalam beberapa hari lalu, Reuters mewawancarai sejumlah pengungsi Rohingya di dua tempat permukiman, satu di kota Jammu dan satu lagi di Delhi, ibu kota India, dan menemukan para pengungsi merasa dikata-katai.

Sekarang, banyak yang takut terhadap pemerintah nasionalis Hindu di bawah Perdana Menteri Narendra Modi bertindak atas dasar sikap yang sudah dinyatakannya untuk mengusir semua pengungsi Rohingya, yang Muslim, dari negara itu.

Dengan pemilihan umum dijadwalkan berlangsung pada Mei tahun depan, mereka khawatir menjadi sasaran siasat kerakyatan, yang digunakan Modi dan sekutunya.[IZ]

 

Tags: Deportasi RohingyaheadlinesNarendra Modinasionali Hindu \PBBPengungsi Rohiingya di IndiaUNHCR
Share7TweetSend
Previous Post

Polisi Turki Sebut Wartawan Saudi Khashoggi Dibunuh di Konsulat Istanbul

Next Post

MUI Prihatin Aturan Tidak Boleh Pakai Hijab di Asian Paragames

Next Post
MUI Prihatin Aturan Tidak Boleh Pakai Hijab di Asian Paragames

MUI Prihatin Aturan Tidak Boleh Pakai Hijab di Asian Paragames

Waketum MUI: Seharusnya Tak Terjadi, Hormati Hak Atlit Jalankan Keyakinan Agamanya

Waketum MUI: Seharusnya Tak Terjadi, Hormati Hak Atlit Jalankan Keyakinan Agamanya

Tebar Aqiqoh: Alhamdulillah, IDC Salurkan Aqiqoh ke Wisma Tahfidz dan Keluarga Yatim-Dhuafa

Tebar Aqiqoh: Alhamdulillah, IDC Salurkan Aqiqoh ke Wisma Tahfidz dan Keluarga Yatim-Dhuafa

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Pengungsi Rohingya di India Bertahan Hidup dan Khawatir Diusir Pemerintahan Modi

Pengungsi Rohingya di India Bertahan Hidup dan Khawatir Diusir Pemerintahan Modi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.