• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak

16 Dec 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, (Panjimas.com) – Kala berbincang dengan tim INA News Agency, layar ponsel Maimon Herawati yang tergeletak di meja sering kali menyala. Nomor-nomor tak jelas terus muncul, meninggalkan jejak missed call di WhatsApp miliknya. Lalu, ini diikuti dengan pesan-pesan kasar, bahkan kalimat tak senonoh yang tak ada habisnya.

“Banyak yang menelepon, kemudian kirim pesan aneh-aneh. Ada juga yang langsung mau video call. Yang pesannya tak senonoh biasanya langsung saya block and report. Belum lagi ada ancaman haters in your area. Dari sore hingga malam, ramai terus,” katanya, seraya menunjukan layar ponsel.

Tak hanya itu, ia juga dimasukkan ke dalam grup-grup aneh. Seperti grup yang berisi konten telanjang dan pornografi. Cepat-cepat ia pun keluar dari grup itu. Maimon menegaskan, ia memiliki buah hati yang harus aman dari konten demikian.

Pasca petisi penghentian iklan seronok yang dibintangi artis-artis korea mencuat, memang bukan main banyaknya orang-orang yang meneror Maimon. Dalam waktu singkat, dosen jurnalistik Universitas Padjajaran (Unpad) ini menjadi sasaran serangan haters. Pun di media sosial, akunnya dipenuhi ribuan komentar hujatan.

Padahal, petisi tersebut adalah bentuk kegelisahan seiring dengan anak-anak zaman sekarang yang terekspos konten-konten tak pantas. Ia sendiri terheran, bagaimana iklan dengan baju minim dan goyangan itu bisa luput dari pengawasan, bahkan sampai bisa diselipkan di antara tayangan kartun.

“Kan klaimnya, ‘sudah lolos sensor’. Iya betul, tapi untuk siapa dulu konten iklannya? Ini untuk 13 tahun keatas. Jadi bukan untuk balita,” katanya.

Maimon merasa perlu melakukan sesuatu, apalagi ketika tahu bahwa banyak pula warganet yang resah dengan iklan ini. Rupanya, banyak di antara mereka adalah orangtua yang satu visi dengan Maimon: ingin menjaga anak-anak dari tontonan yang tak baik. Sebab itulah petisi ini muncul. Ini pun tak lantas dipublikasikan, sebab ia terlebih dahulu mengkaji UU Penyiaran.

Resiko Perjuangan

Lalu ketika akhirnya petisi ini viral, dan ia dibanjiri serangan para haters, ia mengaku terpengaruh.

“Bohong kalau saya katakan tidak terpengaruh. Terganggu? Iya. Kalau takut, ada Allah Yang Maha Kuat, saya kembalikan kepada Allah,” katanya.

Namun menurut Maimon, yang justru lebih banyak tertekan adalah orang-orang di sekelilingnya. Saat berita mencuat, mahasiswa-mahasiswa didikannya pun memeluk Maimon untuk menguatkan. Begitu pun dengan anak-anaknya. Melihat hujatan yang begitu ramai, mereka meminta Maimon mematikan kolom komentar di Instagram.

“Anak pertama saya, saat beritanya meledak, menatap saya dengan sayang sekali. Mereka meminta komentar dimatikan semua. Tapi besoknya setelah di-off, Instagramnya hilang, ada yang menghapus,” tuturnya.

Dalam menghadapi masalah ini, Maimon justru tak patah arang karena cacian. Sebab ia tahu persis, yang ia hadapi adalah anak-anak kecil.

“Kalau saya melihat kalimat-kalimat mereka, saya jadi menyadari segininya ‘penyakit’ yang harus kita obati,” kata Maimon.

Kalau semakin aneh, saya makin berpikir, orangtuanya siapa ya? Kehidupannya seperti apa ya? Kalau dia sudah jadi ibu, anak-anaknya bagaimana? Kalau dia adalah ibu, kalau dia adalah ayah, apakah dia tega melihat anak perempuannya dilihat laki-laki lain? Jika dia tega, dan kemudian merasa petisi ini salah, apakah segitunya masyarakat kita saat ini?

Maimon pun berpikir keras bentuk dakwah seperti apa yang bisa membuat orang-orang merasakan bersama nikmatnya hidup dalam Islam.

Palestina

Sering seraya berdzikir memohon petunjuk-Nya, ia meneteskan air mata. Ternyata begini perjuangan yang harus ia lalui. Facebook di-suspend, Instagram hilang, hingga ribuan komentar tak pantas masuk.

“Terutama Facebook, karena dari sanalah biasanya saya melakukan aktivitas ke-Palestina-an,” katanya.

Maimon pun termenung, barangkali ini salah satu cara Allah untuk membuat ia sadar bahwa dalam sebuah perjuangan pasti ada kehilangan-kehilangan. Ketika kehilangan itu kemudian mengurangi kontribusi terhadap perjuangan, Maimon seakan dibuat memaknai hikmah perjuangan ini.

“Karena kan melakukannya karena Allah, kalau Allah mengambil sesuatu dari kita, kemudian bagaimana kita memaknainya? Yang saya sesalkan, terhambatnya program-program kampanye ke-Palestinaan,” katanya.

Baginya, kehilangan akun Facebook barangkali tidak bisa disamakan dengan kehilangan kaki para pejuang pembela Al Aqsha. Terlalu jauh jika disamakan. Namun, ketika Facebook yang menjadi senjata utama Maimon dalam pergerakan ke-Palestinaan sampai saat ini belum bisa diakses, ia merasa ada persamaan.

“Layaknya kehilangan itulah kira-kira, seperti dipotong ‘kakinya’,” katanya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa ia akan terus berjuang meski melalui cara yang tak disukai sebagian orang. [RN/Aghniya]

Tags: headlinesmaimon herawati
ShareTweetSend
Previous Post

Ternyata Ada Lomba Menghafal Al Qur’an 30 Juz di London Inggris

Next Post

Ada Perubahan Peta Dakwah, Haedar Nashir: Berdakwah Perlu Cara Empati dan Simpatik

Next Post
Ada Perubahan Peta Dakwah, Haedar Nashir: Berdakwah Perlu Cara Empati dan Simpatik

Ada Perubahan Peta Dakwah, Haedar Nashir: Berdakwah Perlu Cara Empati dan Simpatik

DPR Minta Presiden Jokowi Mengambil Langkah Diplomasi untuk Hentikan Pembantaian di Myanmar

PKS: Indonesia Miliki Mandat Konstitusional Tuk Bantu Muslim Uighur

Kampus Dituding Terpapar Radikalisme, Ketua Komisi 1 DPR Desak Pengujian Data BNPT

Ketua Komisi I DPR Kutuk Keras Pemindahan Kedubes Australia ke Yerusalem

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak

Curahan Hati Maimon tentang Haters hingga Masa Depan Anak-Anak

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.