JAKARTA, (Panjimas.com) — Setelah selama tiga hari mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) Cawang, Jakarta Timur, kondisi kesehatan dari Ustadz Bernard Abdul Jabbar mulai membaik dari waktu sebelumnya.

“Alhamdulillah….sekarang ini kondisi beliau sudah lebih baik daripada sebelumnya,” ujar Ririn Kustiningsih selaku Istri dari Ustadz Bernard Abdul Jabbar saat dihubungi Panjimas perihal kondisi kesehatan beliau, Rabu (09/01).

Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa Ustadz Bernard harus dirawat di RS Pusat Otak Nasional (PON) Cawang akibat mengalami penyumbatan di batang otak sebelah kanan pada hari Senin (07/01) lalu.

Ucapan dan doa terus mengalir dari masyarakat, santri, ulama dan para tokoh untuk kesembuhan Ustadz Bernard seperti sedia kala.

Umi Ririn Kustiningsih menuturkan ketika suaminya ingin melaksanakan sholat Shubuh. Saat hendak bangun dari tempat tidurnya, Ustadz Bernard merasa sangat pusing.

Belajar dari pengalaman stroke sebelumnya dengan gejala yang sama, umi Ririn lantas membawa ustadz Bernard menuju rumah sakit untuk diperiksa.

“Alhamdulillah-nya pas diperiksa motorik, fisik, dan bicaranya bagus. Kategori (sakit)nya juga penyumbatan, tapi kemarin langsung stroke. Harus istirahat total,” tutur Umi Ririn kepada Panjimas, Senin (07/01) malam.

Mendengar hasil pemeriksaannya bagus, Sekretaris Presidium Aku yang sehari-harinya berdakwah menyeru umat Islam amar ma’ruf nahi munkar tidak terbiasa kalau harus terus terbaring di atas kasur yang empuk.

Merasa badan dan kepalanya sudah lebih membaik, ia kemudian melakukan aktifitas seperti jalan kecil di dalam kamar tempat ia dirawat, mandi, dan lain sebagainya.

Qadarullah, Senin (07/01) siang, Ustadz Bernard kembali mengeluh sakit di bagian kepala seperti awalnya. Dokter kemudian menyarankan agar jadwal istirahat ustadz Bernard di rumah sakit diperpanjang menjadi 5 hari.

Ustadz Bernard yang seharusnya dijadwalkan pulang pada hari ini, terpaksa harus istirahat lebih lama hingga hari Jum’at (11/01).

“Insya Allah sampai hari Jum’at baru boleh pulang,” tutur Umi Ririn.

Umi Ririn beserta keluarga pun memohon doa kaum Muslimin untuk kesembuhan Ustadz Bernard Abdul Jabbar.[ES/IZ]