Jakarta (Panjimas.com) – Sungguh tega dan jahat penyebar hoax yang mengabarkan Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia. Jemaah majelis Az Zikra Sentul Bogor meminta warga berhenti menyebarkan berita hoax tentang meninggalnya Ustaz Arifin Ilham. Imbauan ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Az-Zikra, Khotib Kholil, didampingi jamaah Az-Zkira lainnya.

Khotib Kholil dalam video yang diterima Panjimas menegaskan, “Informasi meninggalnya Ustaz Arifin itu tidak benar (hoax). Kepada Pembuat dan Penyebar Informasi yang tidak benar ini, dimohon untuk memberhentikan semua bentuk informasi yang tidak benar, karena memiliki dampak Hukum,” kata Khotib Kholil, Selasa (8/1/2018).

Khotib Kholil juga sempat menyebutkan jika pihak Az Zikra sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk mencari pelaku penyebaran berita hoax. “Dan kami juga alhamdulillah sudah berkordinasi dengan Polda Jawa Barat, untuk menyelidiki yang menyebar berita hoax,” terang Khotib Kholil.

Ustadz Arifin Ilham yang kini tengah dirawat di RSCM kondisinya dikabarkan mulai membaik. Melalui Putra Ustaz Arifin, Muhammad Alvin Faiz, kabar meninggalnya pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra yang berpusat di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut dibantah melalui medsos Instagram.

“Berita HOAX bertebaran di sosial media, teman2 jangan percaya sebelum kami selaku keluarga mengkonfirmasi ya,” tulis Alvin di Instagram, Selasa (8/1/2019).

“Kita selaku keluarga, hanya minta doanya kepada teman-teman semua untuk kesembuhan abi, semoga Allah angkat penyakitnya, aamiin,” ujar Alvin.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan jika ada pihak yang dirugikan terkait informasi bohong dan berkoordinasi dengan Polda Jabar, itu akan ditindak lanjuti. Untuk proses penyelidikan, polisi menunggu laporan resmi.

“Ya dasarnya tetap kita menunggu laporan. Kalau dilaporkan, kita akan tindaklanjuti,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (8/1/2019).

Truno menjelaskan laporan diperlukan sebagai dasar polisi melaksanakan penyelidikan. Meski misalnya sudah ada koordinasi, laporan tetap dibutuhkan.”Setelah koordinasikan kita harapkan dilaporkan resmi,” ujar Truno.
“Untuk penyelidikan kasus cyber crime nanti oleh Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jabar. Jika dua alat bukti memenuhi maka kasusnya ditingkatkan jadi penyidikan,” kata Trunoyudo Wisnu Andiko.

Seperti diketahui, Ustaz Arifin Ilham dirawat di rumah sakit Cipto Mangun Kusumo, sejak tanggal Sabtu, 5 Januari 2019. Banyak warganet yang menyangka bahwa Ustaz Arifin Ilham masuk rumah sakit karena kanker. Diketahui, beberapa waktu lalu, Ustaz Arifin Ilham memang mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening stadium 4A. (des)