• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Kritik Program Nawacita dan Revolusi Mental, Amien Rais Luncurkan Buku “Hijrah”

12 Jan 2019
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Kritik Program Nawacita dan Revolusi Mental, Amien Rais Luncurkan Buku “Hijrah”
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (Panjimas.com) – Sebuah wasiat terakhir untuk Bangsa ditulis Prof. Dr. HM. Amien Rais, MA saat peluncuran buku berjudul “Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral”, Refleksi selayang pandang , Jum’at (11/1 2019) di Jl. Daksa 1 No. 10, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam buku ini Amien Rais secara lugas dan gamblang menuliskan Jokowi dengan program Nawacita dan Revolusi Mentalnya terbukti gagal dalam membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih kuat, lebih adil dan lebih makmur.

Bagi masyarakat apalagi kawulo alit, nawacita sudah berubah menjadi nawasengsara (hlm. 10). Dalam buku itu mengupas tentang Sengsara Sosial (kesenjangan makin lebar antara kelompok kaya dan kelompok miskin); Sengsara Ekonomi (Harga makin mahal dan ekonomi makin memburuk); Sengsara Hukum (hukum tumpul keatas tapi tajam ke bawah, pembubaran HTI tanpa peradilan yang diskriminatif, dsb) Sengsara HAM (pelanggar HAM di Aceh/ Papua semakin banyak); Sengsara Moral (kehidupan bangsa hampir tanpa rujukan moral) dan masih banyak lagi.

Amien Rais menyebutkan program Jokowi yang dinamakan revolusi mental mungkin terdengar begitu apik ditelinga masyarakat. Meski hingga saat ini Jokowi sendiri tidak pernah menguraikan apa yang dimaksud dengan revolusi mental tersebut. Masyarakat sendiri pun tidak benar-benar mengerti apa yang dimaksud dengan revolusi mental (hlm. 13). Revolusi mental hanya menjadi gerakan tanpa arah, kosong makna, hanya rangkaian slogan yang enak didengar dan pahit realitanya.

Amien Rais menulis, “Puluhan janji Jokowi haturkan ketika masa kampanye. Namun puluhan janji itu juga tidak ia tepati sampai menjadi presiden. Jokowi bahkan tidak pernah meminta maaf kepada rakyat Indonesia” (hlm. 24).

Untuk seorang pemimpin yang tidak punya wawasan moral, melakukan kebohongan untuk mencapai tujuan politik dianggap sebagai hal biasa. Bahkan pembangunan infrastruktur yang selama ini dibanggakan sebenarnya adalah kamuflase untuk memuluskan Jalan Sutra Cina/One Belt One Road lewat program Tol Laut, reklamasi, pelabuhan, bandara yang pada akhirnya hanya membuat Indonesia semakin terjerat hutang( debt trap)

Benar yang dikatakan Amien bahwa empat tahun terakhir ini justru berkembang luas budaya tipu-tipu, mengarah menjadi lying culture, budaya menipu, budaya pengibulan (hlm. 42).

Kita mungkin bisa merasakan sendiri, saat ini kita seperti hidup dijaman yang serba membingungkan, penuh musibah, jaman yang penuh kesulitan, jaman penuh kebohongan dan kepalsuan. Yang hitam dibuat seolah putih sementara yang putih dibuat hitam, kriminalisasi ulama, dan ketidaknetralan media terlalu mencolok mata. Media massa yang seharusnya menjadi Watch Dog (Anjing Pengawas) justru menjadi menjadi Guard Dog,anjing penjaga kepentingan penguasa (hlm. 69).

“Akibatnya masyarakat dibuat bingung, membedakan yang benar dan salah. Ranggawarsita menyebut ini Jaman Kalatidha (Jaman penuh keraguan), Amien Rais menyebutkan kekacauan ini hanya terjadi ketika bangsa ini kehilangan kompas moral.”

Revolusi mental ala Jokowi yang tidak jelas maknanya, harus segera diganti dengan revolusi moral, demikian kata Amien (hlm. 30)

Dalam bukunya Amien Rais mengatakan bahwa mental adalah sikap lahiriah yang mengejawantah dari keadaan batin seseorang. Akan tetapi ada hal yang lebih mendasar dan lebih esensial lagi yang perlu kita perhatikan, yakni bahwa mental tidak pernah bisa membedakan nilai (values). Nilai-nilai moral, nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai kemanusiaan, tidak dikenal dalam struktur mental manusia (hlm. 20).

“Seharusnya Jokowi dan para kawan-kawannya harus lebih bisa membaca aspirasi umat islam yang serba demokratis, transparan, legitimate dan konstitusional” (hlm. 52).

Di akhir bukunya Amien Rais juga mengingatkan integritas moral KPU untuk menjaga fairness and transparancy(hlm. 65). Ibarat wasit yang memimpin pertandingan bola, jika berat sebelah, maka seluruh penonton di stadion bisa gaduh dan marah besar. Demikian pula TNI/Polri, harus tetap menjadi alat negara dan bukanya alat kepentingan pemerintah.
Bila penguasa sebuah bangsa sudah tuna moral, maka penguasa itu bisa menjadi permisif, kelihatan bodoh tetapi arogan, kelihatan bingung tetapi merasa benar sendiri (Solipsistik)

Tanpa kompas moral kita jadi manusia bingung, tidak mampu lagi kita membedakan benar dan salah, mana yang moral dan mana yang immoral. Kehilangan kompas moral itulah musibah yang menimpa rezim Jokowi sekarang dan sebaiknya harus segera ditinggalkan. (des)

Tags: Amien Rais Kritik Program Nawacita dan Revolusi MentalAmien Rais Luncurkan Buku "Hijrah"headlines
ShareTweetSend
Previous Post

Kepala BNPB Ajak Tokoh Masyarakat dan Agama Kurangi Risiko Bencana

Next Post

Akhirnya, Bawaslu Hentikan Perkara Salam Dua Jari Anies Baswedan

Next Post
Akhirnya, Bawaslu Hentikan Perkara Salam Dua Jari Anies Baswedan

Akhirnya, Bawaslu Hentikan Perkara Salam Dua Jari Anies Baswedan

Pesan Anies untuk Bawaslu: Gunakan Akal Sehat Saat Terima Laporan

Pesan Anies untuk Bawaslu: Gunakan Akal Sehat Saat Terima Laporan

Prof Amany Lubis Dilantik sebagai Rektor UIN Jakarta

Prof Amany Lubis Dilantik sebagai Rektor UIN Jakarta

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kritik Program Nawacita dan Revolusi Mental, Amien Rais Luncurkan Buku “Hijrah”

Kritik Program Nawacita dan Revolusi Mental, Amien Rais Luncurkan Buku “Hijrah”

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.