• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Amien Rais: Revolusi Mental Slogan Abal-abal, Tidak Jelas Juntrungannya

15 Jan 2019
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Amien Rais: Revolusi Mental Slogan Abal-abal, Tidak Jelas Juntrungannya
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (Panjimas.com) – Secara blak-blakan Amien Rais dalam bukunya “Hijrah, Selamat Datang Revolusi Moral, Selamat Tinggal Revolusi Mental” membeberkan kegagalan revolusi mental yang diusung Pemerintahan Jokowi, salahsatunya soal Gerakan Indonesia Mandiri.

“Ini sebuah slogan abal-abal. Apanya yang mandiri? Besar kemungkinan bila rezim yang sekarang berkuasa sampai berkuasa lagi – Insya Allah tidak – Indonesia dapat jatuh ke perangkap hutang (debt trap) China. Seperti kita lihat China sudah meminta konsesi wilayah, penguasaan pelabuhan serta dapat mendikte ekonomi negara-negara yang sudah kecemplung dalam perangkap hutang China,” ungkap Amien prihatin.

Korupsi paling kolosal justru dilakukan oleh kekuasaan sendiri. Kenya, Ethopia, Madagaskar, Djibouti, Sri Lanka, bahkan sampai batas tertentu, Pakistan, sudah dililit utang China, sehingga pembangunan ekonomi mereka berada di bawah komando China.

Amien menjelaskan, Indonesia sesungguhnya sedang bergerak ke perangkap utang China itu. Namun ada seorang tokoh penting yang dengan suka cita berkata: “Kita dan China sedang mesra-mesranya”. Bahwa neraca dagang kita dengan China jauh lebih menguntungkan China dan merugikan bangsa sendiri, tentu tidak perlu dipermasalahkan. Tokoh yang sama juga mengatakan: “Kita mesra dengan siapa saja yang bawa duit”. Ini adalah ekspresi menggelikan bila dilihat dari slogan revmen.

Slogan Gerakan Indonesia Bersatu

Slogan kelima revolusi mental yang diusung Jokowi adalah Gerakan Indonesia Bersatu. Lagi-lagi yang terjadi di alam nyata sangat jauh berbeda dan buat sebagian besar rakyat amat menyakitkan. Nampak secara sistematik rezim yang berkuasa melakukan politik pecah-belah terhadap kekuatan-kekuatan sosial-politik-keagamaan.

“Dengan berbagai cara, kekuatan oposisi dilemahkan lewat politik pecah belah. Ada partai politik yang diadu-domba lewat musyawarah luar biasa ini dan musyawarah luar biasa itu,” ungkap Amien Rais.

Menurut Amien, rezim penguasa justru menikmati dengan perhitungan bila beberapa partai politik pecah ke dalam, rezim penguasa mengira akan semakin kuat. Rezim penguasa bukannya melakukan pembinaan pada partai-partai yang bertikai itu, tetapi malah memperparah dengan pola permainan pecah belah.

“Ada satu hal berbahaya dilupakan oleh rezim Jokowi. Sudah jamak dalam hukum alam, tangan-tangan yang suka memecah belah kekuatan yang ada di luar dirinya, pasti pada saatnya, akan mengalami perpecahan ke dalam dirinya sendiri. Kita sedang meyaksikan hal itu.”

Amien menegaskan, pimpinan rezim tidak menyadari bahwa yang sedang terjadi di Indonesia adalah kegagalan revolusi mental yang tanpa arah dan kosong makna, karena hanya terdiri dari rangkaian slogan yang enak didengar dan sepi pelaksanaan.

“Ada sarkasme politik yang mengatakan bahwa dewasa ini makin banyak orang Indonesia yang sakit mata dan sakit telinga sekaligus, karena yang dilihat jauh berbeda dengan apa yang didengar. Dua puluh tahun lalu ada seorang tokoh yang mengingatkan jangan sampai penyakit “muntaber” makin merata di tengah masyarakat, yakni manusia munafik tapi berhasil. Berhasil mengumpulkan kekayaan haram namun hancur secara kejiwaan.”

Amien merasa heran, revolusi mental (revmen) yang setelah 4 tahun tidak jelas juntrungannya itu, anehnya kini di adopsi lagi sebagai program andalan Jokowi – Ma’ruf Amin. Nama resminya: Revitalisasi Revolusi Mental. “Mudah-mudahan kenyataan ini tidak mencerminkan kebingungan rezim. Ada sebuah website yang menilai bahwa revmen yang tidak jelas capaian dan juntrungannya itu tidak lebih dari Revolusi Mental Haha Hihi. (tirto.id)” (des)

Tags: Amien RaisBuku Hijrah Amien RaisheadlinesRevolusi Mental GagalSelanat Tinggal Revolusi Mental
ShareTweetSend
Previous Post

Amien Rais: Menyedihkan! Korupsi Kolosal di Era Jokowi Marak

Next Post

Ada “Salibisasi” Jalan di Kawasan Bersejarah Depan Balaikota Solo

Next Post
Ada “Salibisasi” Jalan di Kawasan Bersejarah Depan Balaikota Solo

Ada "Salibisasi" Jalan di Kawasan Bersejarah Depan Balaikota Solo

Berikut ini 3 Tuntutan KAMMI Kepada Pemerintahan Jokowi-JK

KAMMI Nilai Proyek LRT Terlalu Mahal dan Tidak Tepat Pilih Lokasi

UBN Lepas Rombongan Uighur Kunjungi Korban Tsunami Banten

UBN Lepas Rombongan Uighur Kunjungi Korban Tsunami Banten

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Amien Rais: Revolusi Mental Slogan Abal-abal, Tidak Jelas Juntrungannya

Amien Rais: Revolusi Mental Slogan Abal-abal, Tidak Jelas Juntrungannya

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.