TEGAL, (Panjimas.com)  – Santri harus bisa membuka lapangan kerja usai lulus dari pesantren. Jadi tidak hanya ilmu agama yang diamalkan tetapi juga ilmu dagangnya. Hal ini dikemukakan oleh calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno ketika datang dan bersilaturahim ke Pondok Pesantren Attholibiyah Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah. Senin (11/2/2019).

Sandi mengaku kedatangannya ke pesantren itu hanya untuk bersilaturahmi dengan pimpinan Ponpes Attholibiyah,  Habib Muhammad. Jadi dia tidak akan bicara tentang visi misi kampanye, peraturan harus di  hormati.

“Para Santri di sini akan menjadi ahli agama, tapi juga ahli dagang. Santri ke depan, lulus dari sini menciptakan lapangan kerja,” kata Sandi.

Sandi menyatakan, salah satu langkah sukses adalah menjalankan  konsep 4 as. Yakni Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

“Santri harus bisa menjadi santripreuner -santripreuneur baru. Santri yang bisa kerja keras, kerja cerdas, tuntas dan ikhlas. Santri You cando it,” kata Sandi, “yes we can,”  jawab para  santri. [ES]