• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Konferensi Internasional Bahas Penindasan China Terhadap Uighur Digelar di London

14 Feb 2019
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Konferensi Internasional Bahas Penindasan China Terhadap Uighur Digelar di London
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LONDON, (Panjimas.com) — Konferensi internasional dalam rangka membahas nasib Muslim Uighur digelar di London, Rabu (13/02) lalu. Sesi dalam forum ini juga  memperdengarkan pandangan dari para panel cendekiawan dan jurnalis tentang penindasan yang dilakukan pihak Pemerintah China terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Yayasan Cordoba dan menghadirkan narasumber penting seperti Dr. Anas Altikriti, CEO dan pendiri yayasan, aktivis dan cendekiawan Uighur Rahime Mahmut, Mahmut Turdi dan Aziz Isa Elkun.

Sementara itu, Anggota Parlemen Partai Buruh Emily Thornberry, pengacara HAM Rodney Dixon QC dan Louise Payne-Jones, Kepala peneliti di Observatorium Internasional Hak Asasi Manusia (IOHR) juga hadir menjadi pembicara, sementara Dr. Altikriti bertindak sebagai moderator.

“Sepanjang malam ini, kita semua akan mendengar dari berbagai sudut pandang yang akan menyoroti masalah yang jarang dibicarakan, bahkan, untuk beberapa alasan, hampir tidak pernah dibicarakan. Jadi hari ini, kami akan menyoroti perspektif itu,” ujar Altikriti.

Ia juga berbicara tentang keterkejutannya pada berapa banyak orang, khususnya Muslim, yang tidak tahu tentang Muslim Uyghur yang tinggal di China dan penindasan yang mereka hadapi selama bertahun-tahun.

Penindasan yang dihadapi oleh orang-orang Uighur, menurut Altikriti, merupakan genosida budaya dan Yayasan Cordoba akan mengadakan diskusi yang luas dan mendalam dalam beberapa bulan dan tahun-tahun mendatang yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi buruk warga Uighur.

“Selama 18 tahun terakhir, saya tidak dapat kembali untuk melihat keluarga saya dan tanah air tercinta karena keterlibatan saya dalam menentang pelanggaran hak asasi manusia yang dipaksakan pada rakyat saya oleh pemerintah China,” tutur aktivis Uighur Rahime Mahmut, dikutip dari Anadolu.

Rahime Mahmut mengatakan sudah lebih dari dua tahun sejak dia terakhir berbicara dengan keluarganya, yang tinggal di Xinjiang. Ia pun mengungkapkan bahwa keluarganya mengatakan kepadanya untuk tidak menghubungi mereka lagi karena takut pasukan keamanan China akan menahan mereka di kamp-kamp konsentrasi.

“Tolong serahkan kami ke tangan Tuhan dan kami akan menyerahkan kamu ke tangan Tuhan juga,” jelas saudara laki-laki Mahmut mengatakan kepadanya pada Januari 2017 lalu.

“Dia secara tidak langsung mengatakan kepada saya untuk tidak menghubungi mereka lagi, dan sampai hari ini, saya tidak tahu bagaimana kabar mereka, apakah mereka aman, atau ditahan di kamp,” imbuh Mahmut.

Mahmut Turdi, aktivis Uighur lain yang tinggal di pengasingan, berbicara tentang pengalamannya ditahan dan diinterogasi di kota asalnya, Karamay, dua hari setelah menikah dengan istrinya, yang juga ditahan dan diinterogasi tanpa sepengetahuannya.

“Dua hari setelah pernikahan saya, pasukan keamanan China datang dan membawa saya dari kamar saya ke hotel setempat dan saya tidak tahu bahwa ternyata mereka juga menangkap istri saya. Saya diinterogasi selama dua hari karena identitas saya dan karena saya belajar di Barat, mereka paranoid dengan siapa saya bergaul,” jelas Mahmut Turdi.

Setelah kembali ke Inggris pada 2003, paspor China Turdi dicabut dan ia dilarang mengunjungi keluarganya di Xinjiang.

Dengan demikian, sudah 15 tahun sejak dia terakhir bertemu atau berbicara dengan keluarganya dan dia tidak mengetahui kabar mereka dan apakah mereka bebas atau tidak.

Rodney Dixon QC, pengacara hak asasi manusia, dan Louise Payne-Jones, kepala peneliti di IOHR, menggambarkan bagaimana Xinjiang dan kota-kota besar berubah menjadi negara polisi, dengan pengintaian dan pengumpulan intelijen yang mengganggu kehidupan pribadi warga Muslim Uighur dalam upaya untuk menyadarkan mereka dan menghancurkan budaya dan agama mereka.

Mereka menjelaskan bagaimana kantor polisi dan kamp konsentrasi dibangun dalam jumlah yang mengkhawatirkan untuk mengendalikan sebagian besar aspek kehidupan orang Uighur.

Tindakan ini, menurut mereka, bersama dengan penahanan massal dan penyiksaan Muslim Uighur di kamp-kamp yang disebut pendidikan ulang, adalah genosida budaya yang bertujuan untuk menghancurkan budaya Turki Uighur dan mengasimilasi mereka ke dalam budaya Han China yang dominan.

Oleh karena itulah warga Muslim Uighur dilarang mempraktikkan prinsip-prinsip dasar keyakinan mereka seperti melakukan salat, membaca Al-Quran dan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Pihak berwenang China telah berulang kali menyatakan bahwa mereka menahan orang-orang yang dituduh melakukan kejahatan ringan dan bahwa mereka ditahan di pusat-pusat pendidikan ulang, di mana mereka menikmati waktu mereka dan bersyukur bisa berada di sana.

Tetapi catatan pribadi dari mantan tahanan menggambarkan bahwa warga Uighur dilarang untuk melaksanakan kewajiban agama mereka.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Human Rights Watch, pemerintah China telah melakukan kebijakan represif ini selama bertahun-tahun terhadap warga Uighur.

Penduduk Muslim Uighur termasuk dalam etnis Turki dan meskipun mereka membentuk mayoritas di Kawasan Otonomi Muslim Xinjiang, hidup sebagai minoritas di China.[IZ]

 

 

 

 

Tags: headlinesIOHRKonferensui Uighur di Londonmuslim uighurPenindasan Terhadap Muslim Uighur
ShareTweetSend
Previous Post

Dirjen Bimas Islam Kemenag: Muslim Bebas Salat di Mana Saja

Next Post

Serang Polisi, Pelajar China Ditahan Otoritas Imigrasi Filipina

Next Post
Serang Polisi, Pelajar China Ditahan Otoritas Imigrasi Filipina

Serang Polisi, Pelajar China Ditahan Otoritas Imigrasi Filipina

Bertemu di Denmark, Pemimpin Muslim Eropa Bahas Situasi Muslim Uighur

Bertemu di Denmark, Pemimpin Muslim Eropa Bahas Situasi Muslim Uighur

WNI Dimutilasi, Polisi Diraja Malaysia Curigai Dua Warga Pakistan

WNI Dimutilasi, Polisi Diraja Malaysia Curigai Dua Warga Pakistan

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Konferensi Internasional Bahas Penindasan China Terhadap Uighur Digelar di London

Konferensi Internasional Bahas Penindasan China Terhadap Uighur Digelar di London

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.