• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Soal Kashmir, PBB Imbau India dan Pakistan Redakan Ketegangan

20 Feb 2019
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Soal Kashmir, PBB Imbau India dan Pakistan Redakan Ketegangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NEW YORK, (Panjimas.com) — PBB mendesak India dan Pakistan untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan. Selain itu PBB  menawarkan untuk menengahi konflik jika kedua belah pihak sepakat.

“Kami sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan antara kedua negara setelah serangan itu,” pungkas Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, dalam konferensi pers, Selasa (19/02).

Dujarric merujuk pada insiden meledaknya sebuah bom mobil mematikan pada 14 Februari yang menewaskan sedikitnya 44 pasukan paramiliter di Jammu dan Kashmir.

Jaish-e-Mohammad, sebuah kelompok militan di Jammu dan Kashmir, mengaku bertanggung jawab dan merilis sebuah video melalyi akun media sosial milik pelaku berusia 22 tahun itu.

Pemerintah India menuding Pakistan berada di balik serangan itu, tuduhan yang ditolak keras oleh Islamabad.

“Sekretaris jenderal menekankan pentingnya kedua belah pihak untuk melakukan pengekangan maksimum dan mengambil langkah segera menuju de-eskalasi,” ujar Dujarric.

Dujarric juga mengatakan PBB akan tersedia untuk menawarkan peran mediasi jika kedua belah pihak memintanya.

Menurutnya, Antonio Guterres juga telah dijadwalkan untuk bertemu dengan utusan Pakistan untuk PBB.

Sebelumnya, Michelle Bachelet, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, menyatakan keprihatinannya terkait laporan dari India bahwa beberapa elemen menggunakan serangan Pulwama sebagai pembenaran untuk ancaman dan potensi aksi kekerasan yang menargetkan komunitas Kashmir dan Muslim.

“Saya prihatin dengan laporan dari India bahwa beberapa elemen menggunakan serangan Pulwama sebagai pembenaran untuk ancaman dan potensi aksi kekerasan yang menargetkan masyarakat Kashmir dan Muslim,” ujar Michelle Bachelet.

Serangan bom mobil mematikan yang meledak pada 14 Februari menewaskan sedikitnya 44 pasukan paramiliter India di Jammu dan Kashmir, di mana pemerintah India menuding Pakistan sebagai aktor dibalik serangan tersebut.

Michelle Bachelet mengecam keras serangan itu dan menuntut pihak berwenang untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

“Kami mengakui tindakan yang diambil oleh otoritas India untuk mengatasi insiden ini dan kami berharap bahwa Pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga dari segala bentuk kekerasan yang mungkin diarahkan pada mereka karena etnis atau identitas mereka,” tandasnya, dikutip dari AA.

“Kami berharap peningkatan ketegangan antara dua negara tetangga yang bersenjata nuklir itu tidak akan menambah ketidakamanan di kawasan tersebut,” tambahnya.

Kashmir, merupakan wilayah Himalaya dengan mayoritas berpenduduk Muslim. Sebagaimana diketahui, Dataran Kashmir merupakan wilayah sengketa yang diklaim oleh India maupun Pakistan.

India dan Pakistan telah terlibat dalam tiga peperangan di tahun 1948, 1965, dan 1971, sejak wilayah itu terpecah di tahun 1947, dimana kemudian berdiri Republik Islam Pakistan. Sejak saat itu, kedua negara berkonflik dan bersengketa atas wilayah Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di wilayah yang dikuasai India (IHK), telah berjuang melawan kekuasaan India demi kemerdekaan atau penyatuan wilayah Kashmir dengan negara Pakistan.

Juga di area gletser Siachen di Kashmir Utara, tentara India dan Pakistan telah bertempur sesekali sejak tahun 1984. Kemudian, gencatan senjata mulai berlaku pada tahun 2003.

Lebih dari 70.000 warga Kashmir telah tewas sejauh ini dalam kekerasan disana, sebagian besar dari mereka tewas dibunuh oleh pasukan India. Untuk diketahui, pemerintah India mengerahkan lebih dari setengah juta prajurit militer di wilayah Kashmir yang dikuasai India (IHK).

India menuduh Pakistan mendukung sentimen separatis di Kashmir, namun Islamabad membantahnya. Kedua negara mengklaim Kashmir secara keseluruhan dan mengendalikan berbagai bagiannya.

Selain itu ada bagian dari wilayah Kashmir yang juga dipegang oleh China.[IZ]

 

 

 

Tags: headlinesIndia PakistankashmirPBB
ShareTweetSend
Previous Post

Panel Sejarah Hubungan Turki-Qatar Ungkap Keterkaitan Dengan Utsmani Sejak Abad 16

Next Post

Diduga Datanya Tidak Akurat Saat Debat Pilpres, Fahira Desak Jokowi Klarifikasi

Next Post
Diduga Datanya Tidak Akurat Saat Debat Pilpres, Fahira Desak Jokowi Klarifikasi

Diduga Datanya Tidak Akurat Saat Debat Pilpres, Fahira Desak Jokowi Klarifikasi

KJRI Jeddah Berharap BIPA Mampu Jadi Perekat Hubungan RI-Saudi

KJRI Jeddah Berharap BIPA Mampu Jadi Perekat Hubungan RI-Saudi

KPU Evaluasi Debat, Fahira Idris: Debat Ketiga Harus Steril dari “Tim Hore”

KPU Evaluasi Debat, Fahira Idris: Debat Ketiga Harus Steril dari “Tim Hore”

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Soal Kashmir, PBB Imbau India dan Pakistan Redakan Ketegangan

Soal Kashmir, PBB Imbau India dan Pakistan Redakan Ketegangan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.