• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Mwatana: Senjata Produksi AS-Inggris Bunuh 200 Warga Sipil Yaman

8 Mar 2019
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Mwatana: Senjata Produksi AS-Inggris Bunuh 200 Warga Sipil Yaman
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON, (Panjimas.com) — Sebuah laporan menyebutkan bahwa koalisi yang dipimpin Arab Saudi dan Uni Emirat Arab membunuh lebih dari 200 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, menggunakan senjata produksi AS dan Inggris di Yaman.

Laporan dengan judul, “Hari Pengadilan: Peran AS dan Eropa dalam Kematian Warga Sipil, Kehancuran dan Trauma di Yaman” dibuat oleh Jaringan Universitas untuk Hak Asasi Manusia dan grup Hak Asasi Manusia Yaman, Mwatana.

Laporan setebal 128 halaman menyebutkan 27 serangan terhadap warga sipil dilakukan oleh koalisi antara April 2015 dan April 2018.

“Serangan udara sebanyak 27 kali ini menewaskan sekurang-kurangnya 203 orang dan melukai 749. Sekurang-kurangnya 122 anak-anak dan 56 wanita tewas dan terluka,” ujar laporan.

“Banyak serangan udara dilancarkan jauh dari target militer. Merugikan banyak warga sipil,” ungkap laporan tersebut, sementara itu dalam laporan tersebut pasukan koalisi dinilai tidak melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi kerugian terhadap warga sipil.

Menurut laporan, amunisi, termasuk bom produksi AS, telah digunakan dalam 25 serangan dan munisi produksi Inggris, termasuk Paveway IV dan bom “Hakim”, digunakan dalam lima serangan.

Laporan itu menyebutkan, 16 serangan yang dilancarkan termasuk terhadap pertemuan warga sipil, rumah-rumah dan kapal; lima serangan kepada fasilitas pendidikan dan kesehatan; lima serangan kepada tempat bisnis, dan satu serangan kepada pusat kebudayaan milik pemerintah.

“Kasus-kasus ini menguatkan bukti sebelumnya bahwa koalisi yang dipimpin Arab Saudi/UEA gagal memenuhi kewajibannya menggunakan hukum perang dengan baik dan berulang kali menggunakan senjata produksi AS yang menyebabkan serangannya tidak proporsional dan membabi-buta,” ujar laporan Mwatana.

Laporan itu dikeluarkan beberapa pekan setelah DPR AS meloloskan dasar hukum yang mengharuskan Presiden Donald Trump untuk menghentikan bantuan AS untuk koalisi pimpinan Arab Saud pada perang di Yaman.

Pada Februari, semua pihak dari House of Lords menyimpulkan sebuah laporan bahwa penjualan senjata pemerintah Inggris ke Arab Saudi adalah pelanggaran hukum.

 

Konflik Yaman telah menimbulkan krisis kemanusiaan di negara yang berpenduduk 28 juta jiwa itu, 8,4 juta orang diantaranya diyakini berada di ambang kelaparan dan 22 juta sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Konflik telah menghancurkan banyak infrastruktur Yaman, termasuk sistem air dan sanitasi, sehingga PBB menyebut situasi di sana sebagai salah satu “bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern”.

Yaman yang kini menjadi negara miskin, tetap berada dalam keadaan kacau sejak tahun 2014, ketika milisi Syiah Houthi dan sekutunya menguasai ibukota Sanaa dan bagian-bagian lain negara ini.

Sejak Maret 2015, koalisi internasional yang dipimpin Saudi telah memerangi pemberontak Syiah Houthi yang disokong rezim Iran dan pasukan-pasukan yang setia kepada mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, Arab Saudi dan sekutu-sekutu negara Muslim Sunni meluncurkan kampanye militer besar-besaran yang bertujuan untuk mengembalikan kekuasaan yang diakui secara internasional dibawah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Arab Saudi dan para sekutunya melihat milisi Houthi sebagai proxy kekuatan Iran di dunia Arab. Koalisi militer Arab yang dipimpin oleh Saudi di Yaman terdiri dari Koalisi 10 negara yakni Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Yordania, Mesir, Maroko, Sudan, dan Pakistan.

Sejumlah organisasi hak asasi manusia telah menuding Kerajaan Saudi terlibat kejahatan perang sebagai akibat dari kampanye pengebomannya yang dapat dianggap sembarangan dan menyebabkan kerusakan berlebihan pada negara tersebut termasuk jumlah korban tewas yang cukup tinggi.

Menurut pejabat PBB, lebih dari 10.000 warga Yaman telah tewas akibat konflik berkepanjangan ini, sementara itu lebih dari 11 persen dari jumlah penduduk negara itu terpaksa mengungsi, sebagai akibat langsung dari pertempuran yang tak kunjung usai. Untuk diketahui, lebih dari setengah total korban adalah warga sipil. sementara 3 juta lainnya diperkirakan terpaksa mengungsi, di tengah penyebaran malnutrisi dan penyakit.[IZ]

 

 

 

 

 

 

 

Tags: headlinesLaporan MwatanaSenjata Produksi AS-InggrisWarga Sipil Yamanyaman
ShareTweetSend
Previous Post

Dukung Palestina, Menlu Anggota Liga Arab Gelar Pertemuan di Kairo

Next Post

Fahira Idris: “Perempuan Aset Pembangunan”

Next Post
Fahira Idris: Stop Hadang Aktivis 2019 Ganti Presiden

Fahira Idris: “Perempuan Aset Pembangunan”

Dukung Cabut Saham Bir, Masyarakat Jakarta Kompak Datangi Kantor DPRD

Dukung Cabut Saham Bir, Masyarakat Jakarta Kompak Datangi Kantor DPRD

Dosen Bercadar Yang Diberhentikan Sepihak Mengadu ke Komnas HAM

Dosen Bercadar Yang Diberhentikan Sepihak Mengadu ke Komnas HAM

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Mwatana: Senjata Produksi AS-Inggris Bunuh 200 Warga Sipil Yaman

Mwatana: Senjata Produksi AS-Inggris Bunuh 200 Warga Sipil Yaman

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.