• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Siapa Sebenarnya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Yang Pro Komunis Itu

22 Apr 2021
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Siapa Sebenarnya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Yang Pro Komunis Itu
0
SHARES
83
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA, Panjimas – Polemik muncul ketika penyusunan buku Sejarah Indonesia yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghilangkan profil para pahlawan nasional semisal KH Hasyim Asy’ari sebagai pahlawan bangsa sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU) tetapi malah memunculkan profil nama-nama tokoh komunis dalam buku kamus sejarah tersebut.

Belakangan tudingan muncul berkaitan nama Dirjen Kebudayaan di Kemendikbud adalah seorang yang punya background dan latar belakang yang dekat dengan aliran kiri yang ada di Indonesia dan pro Komunis.

Adalah Hilmar Farid yang sekarang menjadi Dirjen Kebudayaan di Kementerian Pendidikan dan kebudayaan yang menjadi Ketua Tim Pengarah penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid 1 yang dituding banyak pihak memiliki pemikiran dan pemahaman yang dekat dengan ajaran Komunisme.

Sebelum menjabat sebagai Dirjen Kebudayaan di Kemendikbud dia pernah menjadi komisaris di PT Krakatau Steel (Persero) sampai kemudian Presiden Jokowi melantiknya menjadi Direktur Jenderal kebudayaan yang baru pada 31 Desember 2015 menggantikan Kacung Marijan sebagai Dirjen Kebudayaan.

Pada sekitar tahun 1994 dirinya terlibat mendirikan Jaringan Kerja Budaya dan menerbitkan bacaan cetak berkala “Media Kerja Budaya” bersama para seniman, peneliti, aktivis dan pekerja budaya. Dirinya juga aktif di Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang diketuai oleh Budiman Sudjatmiko. Seperti diketahui PRD ini adalah ormas politik anak muda yang pro Komunis dan juga anti Soeharto.

Kiprah lain dari Hilmar yang pro Komunis ini adalah seperti yang di Twitt oleh Fadli Zon pada 5 Oktober 2010 dimana Fadli menampilkan foto dirinya yang pernah berdiskusi dengan Hilmar Farid di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB UI). “Saya dan pak Taufik Ismail (penyair) itu berada dalam posisi Manifes Kebudayaan (anti PKI) sementara dari sisi yang berseberangan ada Martin Aleida (mantan wartawan Harian Rakjat/PKI) dan juga Hilmar Farid (aktivis PRD yang kini Dirjen Kebudayaan) yang membela Lekra/PKI,” ujar Fadli Zon dalam Twitternya.

Begitu juga dalam YouTube di Javin Tv, seorang Hilmar Farid mengatakan : “Basis keberadaan legitimasi Orde Baru memang sejarah. Jadi dasarnya dia berdiri karena melakukan manipulasi sejarah. Dimulai dengan peristiwa G 30 S PKI. Dimana gerakan 30 September yang ceritanya dikonstruksi sedemikian rupa sehingga terlihat bahwa peristiwa itu adalah kudeta oleh PKI. Dan kita tahu bahwa itu sama sekali tidak betul. Tidak ada dasar untuk mendukung argumentasi itu dan sesungguhnya di dalam studi-studi yang ada selama ini persoalan itu sudah terlihat. Jadi masuk akal begitu jika harus menguasai pikiran orang banyak titik tumpunya itu. Titik pijaknya adalah PKI dan dengan menginjak PKI maka narasinya mengenai sejarah akan dibenarkan,” ujar Hilmar di tayangan Javin TV itu.

Sekarang ketika Hilmar Farid menjadi seorang Dirjen Kebudayaan jadi tak heran bila dalam penyusunan Kamus Sejarah Indonesia Jilid 1 dimana dirinya adalah Ketua Tim Pengarah maka para tokoh-tokoh Komunisme dicitrakan positif dalam kamus tersebut dan ditulis nama dan profilnya serta terdiri dari banyak tokoh Komunis yang ditampilkan di buku tersebut. Seperti : DN Aidit, Darsono, Henk Sneevliet dan Samaoen.

Soal atas tidak dimuatnya profil Pahlawan Nasional KH Hasyim Asy’ari dalam Kamus Sejarah Indonesia tersebut, dirinya mengatakan tidak sengaja. Ia menyatakan bahwa naskah kamus itu sebenarnya belum rampung. Tapi yang aneh walau dibilang belum rampung tetapi Nomor Induk Standar Buku Nasional (ISBN) sudah keluar dan itu artinya adalah buku itu sudah selesai dan sudah diterbitkan.

Akhirnya banyak pihak yang mengkritik kebijakan dan langkah itu. Termasuk kritikan dan suara kecaman datang dari para tokoh-tokoh bangsa. Selain Fadli Zon ada juga Wakil Ketua DPR, Hidayat Nur Wahid yang mengkritik Kamus Sejarah Indonesia tersebut.

Tags: headlineheadlines
ShareTweetSend
Previous Post

Hubungan antara RA Kartini, Kyai Sholeh dan Kitab Tafsir Faidhur Rohman

Next Post

Habib Rizieq Membuat Sejarah Dalam Panggung Persidangan Karena Kecerdasan yang Dimilikinya

Next Post
Habib Rizieq Membuat Sejarah Dalam Panggung Persidangan Karena Kecerdasan yang Dimilikinya

Habib Rizieq Membuat Sejarah Dalam Panggung Persidangan Karena Kecerdasan yang Dimilikinya

Sikap Dewan Syariah Atas Penistaan Agama Islam Oleh Pendeta Joseph Paul Zhang

Sikap Dewan Syariah Atas Penistaan Agama Islam Oleh Pendeta Joseph Paul Zhang

Majelis Ta’lim Qonita Dukung Dakwah Paguyuban Roso Wening di Kompleks RRI

Majelis Ta'lim Qonita Dukung Dakwah Paguyuban Roso Wening di Kompleks RRI

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Siapa Sebenarnya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Yang Pro Komunis Itu

Siapa Sebenarnya Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Yang Pro Komunis Itu

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.