• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Sekditjen Bimas Islam : Hikmah Nuzulul Quran dan Posisi Manusia Dalam Al-Quran

23 Apr 2022
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Sekditjen Bimas Islam : Hikmah Nuzulul Quran dan Posisi Manusia Dalam Al-Quran
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Panjimas.com – Peristiwa diturunkannya ayat pertama Alquran kepada Nabi Muhammad Saw pada tanggal 17 Ramadhan/6 Agustus 610 M menjadi titik pancang perubahan terbesar dalam sejarah agama dan kemanusiaan. Momentum tersebut dikenang oleh umat Islam sebagai peringatan Nuzulul Quran.

Umat Islam “mengheningkan cipta” memperingati turunnya Alquran dengan ibadah puasa Ramadhan. Bulan suci Ramadhan juga disebut sebagai Syahrul Quran (bulan Alquran).

Seorang cendekiawan Barat yakni James Michiner dalam sebuah tulisan yang dikutip oleh Prof Dr H.A. Mukti (Menteri Agama periode 1971-1978) mengemukakan kesan tentang Alquran. “Alquran boleh jadi kitab yang paling banyak dibaca di muka bumi dan pastilah yang paling banyak diingat dan mungkin paling berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari umatnya. Kitab ini belum setua Perjanjian Baru, tertulis dalam gaya yang cemerlang. Kitab itu bukan puisi dan prosa, namun mengandung potensi untuk membangkitkan gairah iman para pembaca dan pendengarnya. Alquran itu sangat praktis memberikan pembahasan tentang kehidupan yang ideal,” ungkap Michiner.

Alquran adalah petunjuk universal bagi seluruh umat manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Penggunaan kata seru dan lafaz dialog “Ya Ayyuhannas” (wahai seluruh manusia) disebutkan di dalam Alquran sebanyak 18 kali.

Alquran sebagai sumber ilmu pengetahuan terbuka dipelajari oleh semua manusia. Di dalam rangkaian ayat-ayat Alquran ditegaskan ke-Esaan Allah dan persamaan derajat sesama manusia yang diciptakan-Nya.

Seluruh isi Alquran, dimulai dari surah Al-Fatihah (1) dan ditutup dengan surah An-Naas (114) seratus persen adalah wahyu Allah. Keotentikan Alquran dijamin oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa, sampai akhir zaman. Dalam Alquran diungkapkan proses kejadian alam semesta, penciptaan manusia sejak dari manusia pertama Nabi Adam, perjalanan sejarah umat manusia sebagai khalifah Allah di bumi, hukum-hukum kehidupan, dan alam yang kekal setelah kehidupan duniawi. Semua informasi Alquran tentang dunia dan akhirat tidak ada keraguan di dalamnya.

Peringatan Nuzulul Quran adalah pengingat kepada setiap muslim untuk senantiasa memuliakan Allah di atas segala sesuatu dan menghargai setiap manusia dengan segala keragamannya. Semua manusia berasal dari Nabi Adam dan Adam diciptakan dari tanah, sehingga tidak ada kelebihan satu bangsa dari bangsa lain, tidak ada kelebihan seorang manusia dari manusia lain kecuali karena takwanya kepada Allah.

Islam dengan ajarannya yang progresif dan inspiratif membongkar akar feodalisme dan eksploitasi sesama manusia sebagai penghalang kemerdekaan dan kesetaraan manusia. Keharusan menghargai martabat manusia berangkat dari keyakinan bahwa Allah meniupkan roh-Nya pada kejadian setiap insan di dalam rahim ibunya.

Manusia bukan hanya sebagai makhluk biologis dan makhluk bumi, tetapi sekaligus makhluk spiritual karena eksistensi manusia terhubung dengan Ilahi Rabbi. Sewaktu ada orang yang meninggal dunia dianjurkan mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun”, sesungguhnya kita kepunyaan Allah dan kita akan kembali kepada-Nya.

Dalam Alquran dijelaskan, Allah memuliakan anak keturunan Adam, Allah angkut mereka dengan kendaraan di darat dan di laut serta diberi-Nya rezeki dari yang baik-baik dan dilebihkan dari kebanyakan makhluk yang diciptakan-Nya dengan kelebihan yang sempurna. (Q.S. Al-Israa [17]: 70).

Menurut sebuah Hadits Qudsi, Allah SWT tidak menciptakan makhluk yang lebih mulia daripada akal-pikiran yang diberikan-Nya kepada manusia. Tetapi, apabila manusia mengabaikan petunjuk Ilahi, tidak menggunakan hati, mata dan telinga sebagaimana mestinya, ia bisa jatuh ke dalam posisi yang serendah-rendahnya.

Islam mengajarkan cara pandang terhadap sesama manusia dalam perspektif persamaan derajat dan kemuliaan martabat kemanusiaan. Ajaran tersebut melahirkan prinsip persamaan manusia di mata hukum. Islam lebih jauh menegakkan prinsip-prinsip kemerdekaan, toleransi dan hak asasi manusia di atas landasan tauhid dan perlindungan martabat manusia.

Semua manusia bersaudara dalam iman atau kemanusiaan. Sahabat Rasulullah, Khalifah Ali bin Abi Thalib, mengatakan, “Mereka yang bukan saudaramu dalam iman, saudaramu dalam kemanusiaan.”

Satu ketika iringan orang membawa jenazah lewat di depan Rasulullah, Nabi yang mulia itu berdiri dengan sikap menghormati. Salah seorang sahabat memberi tahu itu jenazah seorang Yahudi. Rasulullah mengatakan, “Bukankah dia seorang manusia?”

Kejadian di zaman Umar bin Khattab, ia menegur keras putra Gubernur Mesir setelah menerima pengaduan seorang rakyat biasa, pemuda Koptik, yang dipersekusi dipukul punggungnya oleh putra gubernur yang kalah dalam lomba pacuan kuda, menarik dipetik hikmahnya. Khalifah Umar bin Khattab mengucapkan kata-kata yang berkesan sepanjang sejarah, “Hai Amar, sejak kapan engkau memperbudak manusia padahal mereka dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan merdeka?”

Umat Islam haruslah menjadi pionir terdepan dalam menegakkan dan membela nilai-nilai kemanusiaan sejalan dengan ajaran Alquran dan As-Sunnah. Prof Yusril Ihza Mahendra dalam uraian hikmah Peringatan Maulid Nabi Nabi Muhammad Saw di Istana Negara Jakarta tanggal 24 Mei 2002 M/12 Rabiul Awal 1423 M mengemukakan, “Sepanjang keberadaannya, Islam telah membangun peradaban besar yang telah memberikan sumbangan sangat menentukan dalam sejarah peradaban umat manusia hingga ke zaman kita sekarang ini. Demikian pula sumbangannya dalam rangka mengakui dan menghormati harkat dan martabat manusia. Tidaklah berlebihan kiranya, jika kita mengatakan bahwa Islam adalah agama kemanusiaan (religion of humanity).”

Islam mengajarkan, setiap manusia harus dihargai karena ia dilahirkan sebagai manusia, sebagai satu pribadi yang utuh. Ilmu, kekuasaan dan kekayaan tidak menentukan tinggi-rendahnya nilai kemanusiaan seseorang.

Sikap menghargai manusia yang kini mulai luntur dalam masyarakat perlu dibudayakan kembali. Jangankan menyakiti dan membunuh, merendahkan dan mengolok-olok sesama manusia adalah perbuatan terlarang dalam agama.

Sikap jujur dan objektif tidak boleh dikalahkan oleh pandangan sempit. Mereka yang berbeda keyakinan atau berbeda pendapat bukanlah musuh, melainkan kawan dalam berpikir.

Sebagaimana pesan Alquran, “Janganlah sekali-kali kebencianmu kepada satu kaum, mendorong kamu tidak berlaku adil. Berlaku adillah, karena keadilan itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Maidah [5]: 8).

Seorang pahlawan bangsa Mr. Sjafruddin Prawiranegara mengajarkan sikap teladan yang mencerminkan jiwa Islam, “Jangan pernah kehilangan objektifitas meskipun terhadap mereka yang tidak kita sukai.”

Selamat menggali hikmah Nuzulul Quran. Semoga kehidupan kita bertambah baik.

Sumber : Republika

Tags: Bimas IslamFuad Nasarnuzulul qur'an
ShareTweetSend
Previous Post

Keunikan Jamaah Umrah Ustadz Bachtiar Nasir: Selalu Baca Qur’an di Setiap Waktu

Next Post

Kisah Nyata Remaja Arab yang Dibunuh Keji PKI

Next Post
Kisah Nyata Remaja Arab yang Dibunuh Keji PKI

Kisah Nyata Remaja Arab yang Dibunuh Keji PKI

Wakaf Uang Diresmikan untuk Kemandirian Muhammadiyah

Wakaf Uang Diresmikan untuk Kemandirian Muhammadiyah

Gema Ramadhan DMI DKI Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

Gema Ramadhan DMI DKI Jakarta Santuni Yatim dan Dhuafa

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Sekditjen Bimas Islam : Hikmah Nuzulul Quran dan Posisi Manusia Dalam Al-Quran

Sekditjen Bimas Islam : Hikmah Nuzulul Quran dan Posisi Manusia Dalam Al-Quran

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Bapak  Para  Hafidz  Itu  Berpulang,  Ribuan  Umat  Islam  Sholatkan  dr.Tunjung

Bapak Para Hafidz Itu Berpulang, Ribuan Umat Islam Sholatkan dr.Tunjung

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.