• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

KH Bachtiar Nasir : Bersabarlah Bersama Orang-orang Beriman

26 Aug 2022
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
KH Bachtiar Nasir : Bersabarlah Bersama Orang-orang Beriman
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Bismillahirrahmanirrahiim

TIDAK banyak waktu kita dalam keseharian untuk berkumpul dengan orang-orang beriman dan melakukan amal shalih bersama-sama. Apalagi dalam waktu yang khusus dialokasikan untuk saling mengingatkan dalam kebenaran dan mendorong dalam melakukan kebaikan. Waktu kita sehari-hari tentunya lebih banyak habis dengan berbagai kesibukan yang memakan sebagian besar waktu dan tenaga yang kita miliki. Oleh karena itu, waktu bersama ini sungguh jauh berharga; terutama bila ada satu saja ayat Allah yang terserap dalam jiwa dan menjadi cahaya yang menuntun gerak langkah hidup kita –meski hanya untuk hari ini saja, tentu itu akan lebih baik dari dunia dan seisinya.

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Qs. Al-Kahfi ayat 28:

وَاصۡبِرۡ نَـفۡسَكَ مَعَ الَّذِيۡنَ يَدۡعُوۡنَ رَبَّهُمۡ بِالۡغَدٰوةِ وَالۡعَشِىِّ يُرِيۡدُوۡنَ وَجۡهَهٗ‌ وَلَا تَعۡدُ عَيۡنٰكَ عَنۡهُمۡ‌ ۚ تُرِيۡدُ زِيۡنَةَ الۡحَيٰوةِ الدُّنۡيَا‌ ۚ وَ لَا تُطِعۡ مَنۡ اَغۡفَلۡنَا قَلۡبَهٗ عَنۡ ذِكۡرِنَا وَاتَّبَعَ هَوٰٮهُ وَكَانَ اَمۡرُهٗ فُرُطًا

“Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas.”

Kala itu, ayat ini turun disebabkan kesenangan Rasulullah Muhammad saw bergaul dengan orang-orang beriman yang ketika itu mayoritas berasal dari mereka yang berstatus sosial menengah ke bawah. Kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang dipandang rendah oleh kaumnya atau budak-budak. Sementara Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri adalah orang dengan kelas sosial yang tinggi karena beliau adalah bangsawan dan keturunan pemuka agama yang mengurus Ka’bah.

Kondisi ini membuat para bangsawan dan pemuka masyarakat Quraisy merasa tidak senang. Bagaimana mungkin Rasulullah Muhammad Saw mengajari mereka, sementara orang-orang “rendah” itu berada di sisi beliau? Bagaimana mungkin, mereka duduk bersama dan selevel dengan orang-orang “rendahan” meski sama-sama mendengarkan ajakan berislam dari Rasulullah Muhammad Saw? Maka, mereka pun membisiki Rasulullah untuk meninggalkan orang-orang yang telah beriman tersebut dan pergi untuk mendakwahi mereka saja.

Rasulullah Muhammad saw hampir saja tergoda dengan ajakan mereka. Namun, di sinilah Allah Ta’ala mengajari Rasulullah Saw untuk bersabar. Perlu diperhatikan bahwa pengertian sabar adalah menahan diri untuk tetap menjalani sesuatu yang tidak disukai. Oleh karena itu, bila bersama dengan apa yang disukai dan memutuskan untuk menetap dengannya, itu bukan termasuk sabar. Apa yang menjadi batas kesabaran seorang mukmin? Yaitu, ketika kedua kaki sudah menjejak di surga. Karena hakikat sabar adalah menahan diri; dan dunia adalah tempat kita menjaga diri dan menahan keinginan. Maka, surga adalah tempat kebebasan, dimana segala sesuatu dibolehkan oleh Allah Arrahiim. Di sanalah batas akhir kesabaran dan kita boleh mengikuti apa yang diinginkan.

Seseorang baru akan mendapatkan hikmah manakala dia sudah mampu bersabar. Sementara, mereka yang berada di level tertinggi kesabaran adalah mereka yang bahkan senantiasa bersyukur dengan apa pun yang terjadi dan karena rasa syukur itulah mereka selalu mampu bersabar. Inilah kesabaran yang terbaik karena rasa syukur itu, juga akan membawa kebaikan yang besar bagi diri kita sendiri. Sebagaimana Allah Asy-Syakur berfirman dalam surat Luqman ayat 12:

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

“Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.”

Bersabar bersama orang-orang yang beriman, ini juga merupakan adalah prinsip dasar dengan siapa kita harus berteman, harus berkelompok, dan harus berjamaah. Karena, dengan siapa kita berteman di dunia ini, maka dengan mereka kelak kita akan dibangkitkan. Dengan cara apa kita hidup di dunia ini, maka dengan cara itu pula kita mati. Seperti apa cara kita mati, itulah cara kita dibangkitkan di akhirat nanti.

Di hari Kiamat, orang akan dibangkitkan berkelompok-kelompok. Tidak ada yang sendiri. Orang masuk surga juga berkelompok dan yang masuk neraka juga berkelompok. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan betul dengan siapa kita berteman dan berkelompok di dunia saat ini.

Dengan ayat inilah, Allah Ar-Rahman mengingatkan kita untuk tidak meninggalkan orang-orang yang senantiasa beribadah menyembah Allah Swt saja. Orang yang beribadah siang dan malam hanya karena mengharap ridha Allah semata.

Mengapa waktu siang dan malam ini disebutkan dengan tegas? Karena, inilah waktu yang kritis ibadah bagi orang-orang yang hidup di zaman modern. Siang adalah waktu sibuk bekerja; meeting, menganalisa, menghitung, menghubungi banyak orang, dan sebagainya. Sementara waktu untuk mendirikan shalat dan mengingat adanya Allah, menjadi sangat sedikit.

Sedangkan malam adalah waktunya tidur. Seringkali waktu mengingat Allah adalah waktu sisa di antara mata yang mengantuk dan badan yang lelah. Akan tetapi, ada mereka yang terus khusyuk memanjatkan doa dan menegakkan ibadahnya, meski waktu sempit dan badan tergerus lelah; hanya karena mengharap ridha Allah. Merekalah orang-orang hidup dalam iman dan kelak menjadi teman terbaik menuju surga.

Juga, jangan ikuti mereka yang hatinya sudah dilalaikan oleh hawa nafsu. Sehingga, hidupnya memang lalai. Mereka tak mampu mengingat Allah Ta’ala dan hatinya senantiasa disibukkan oleh kepentingan-kepentingan duniawinya. Orang-orang yang senantiasa mendongak untuk melihat kehidupan dunia yang ada “di atasnya” ini akan lelah hidupnya. Capai mencari-cari uang, tetapi tidak pernah merasa puas. Semaki banyak yang didapatkan, semakin ia merasa harus bisa mendapatkan yang lebih banyak. Semakin banyak, semakin terasa kurang. Bagaikan orang yang meminum air laut.

Demikianlah, semestinya fenomena yang ada di semesta ini adalah hikmah untuk mendekatkan diri kepada Allah Yang Mahatinggi dan kebahagiaan di akhirat kelak. Hanya dengan selalu berjamaah bersama orang-orang mukmin-lah, kita akan senantiasa mengingat prinsip ini dan apa tujuan hidup yang sebenarnya. Hanya bersama mereka, kita akan senantiasa bertenaga dan bersemangat melakukan amal-amal terbaik. Oleh karena itu, berjamaahlah dan jangan tinggalkan orang-orang yang beriman untuk saling mengingatkan dan memenangkan kehidupan di surga kelak. Insyaallah.

Tags: Bersabarlahorang berimanUBNUst Bachtiar NasirUstad Bachtiar Nasir
ShareTweetSend
Previous Post

Ustaz Jeje Zaenudin, Ulama Muda Visioner yang Low Profile

Next Post

Jelang Akhir Masa Jabatan, Anies Baswedan Torehkan Banyak Prestasi Cemerlang

Next Post
Jelang Akhir Masa Jabatan, Anies Baswedan Torehkan Banyak Prestasi Cemerlang

Jelang Akhir Masa Jabatan, Anies Baswedan Torehkan Banyak Prestasi Cemerlang

Penolakan Warga Masyarakat Atas Sekolah Agama di Desa Sukamukti, Ketapang Bandung

Penolakan Warga Masyarakat Atas Sekolah Agama di Desa Sukamukti, Ketapang Bandung

Kembali MAN IC Serpong Terbaik Top 1.000 Sekolah Tahun 2022

Kembali MAN IC Serpong Terbaik Top 1.000 Sekolah Tahun 2022

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
KH Bachtiar Nasir : Bersabarlah Bersama Orang-orang Beriman

KH Bachtiar Nasir : Bersabarlah Bersama Orang-orang Beriman

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.