• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Diskusi Majelis Tarjih Muhammadiyah, Membangun Paradigma Baru yang Sejalan dengan Realitas Modern

20 Jul 2023
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Diskusi Majelis Tarjih Muhammadiyah, Membangun Paradigma Baru yang Sejalan dengan Realitas Modern
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yogyakarta, Panjimas – Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dan Center for Integrative Science and Islamic Civilization (CISIC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan diskusi ‘Integration between Tradition and Modernity in the Islamic Higher Education System’ yang digelar di SM Tower and Convention pada, Selasa (18/7) menghadirkan intelektual muslim internasional, Jasser Auda.

Jasser Auda dalam pemaparannya mengatakan bahwa kolonialisme bukan hanya tentang waktu dan ide, melainkan sebagai sebuah sistem. Sistem inilah yang membentuk pikiran umat Islam kontemporer, mulai dari politik, ekonomi, hingga ilmu pengetahuan.

Auda memberikan penjelasan yang menarik. Menurutnya, meskipun kritik Wael Hallaq terhadap kolonialisme dan modernitas begitu tajam, namun ia tidak menawarkan paradigma alternatif. Tanpa adanya paradigma alternatif, umat Islam mungkin akan kesulitan dalam menemukan arah yang tepat untuk beradaptasi dengan era modern ini.

Menurut Auda, menolak modernitas sebagai sebuah fakta hari ini bukanlah pilihan yang realistis bagi umat Islam. Namun, ia optimis bahwa umat Islam memiliki potensi untuk menyelaraskan nilai-nilai Islam dengan kehidupan modern. Salah satu pendekatan yang ia tawarkan adalah melalui proses “islamisasi” yang mencakup berbagai sektor kehidupan, seperti perbankan, politik, dan sektor lainnya. Islamisasi ini bukanlah tentang menggantikan nilai-nilai masyarakat, tetapi lebih kepada mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam berbagai aspek kehidupan.

Auda menjelaskan bahwa menghilangkan aspek negatif dari modernitas dapat dianggap sebagai bentuk jihad. Tetapi bukan jihad dalam bentuk kekerasan atau terorisme. Jihad menurutnya berarti “pushing back” atau menghadapi paradigma kolonial yang bertentangan dengan ajaran Islam. Di sini, ia menegaskan bahwa tidak perlu menggunakan tindakan ekstrem seperti revolusi yang terjadi pada masa Arab Spring untuk mencapai tujuan ini.

Menurut Auda, langkah untuk memulai restrukturisasi pengetahuan adalah dengan kembali kepada Al-Quran dan teladan Rasul. Baginya, ilmu pengetahuan saat ini merupakan hasil dari konstruksi renaissance di Eropa, terutama di Prancis. Oleh karena itu, dalam upaya restrukturisasi pengetahuan dan paradigma yang ada, tidak boleh terlalu terpaku pada pandangan dan definisi manusia yang telah diajukan oleh tokoh-tokoh seperti Sigmund Freud, Abraham Maslow, dan Charles Darwin.

Auda menekankan bahwa terlalu mengikuti pandangan-pandangan tersebut hanya akan menghasilkan pendidikan yang berfokus pada tujuan ekonomi tertentu saja. Sebaliknya, pendidikan Islam haruslah mendorong pembebasan, pemuliaan, dan syahadah atau persaksian atas Allah. Dalam hal ini, Al-Quran dan ajaran Rasul menjadi sumber utama yang menjadi landasan untuk membangun paradigma pengetahuan yang baru yang sesuai dengan nilai-nilai Islam

Auda juga mendorong agar umat Islam lebih jeli dalam menilai produk-produk modern, misalnya, demokrasi. Menurutnya, demokrasi memiliki manfaat yang dapat diambil, namun juga membawa sisi negatif seperti menjamurnya politik uang. Sistem demokrasi juga menunjukkan sisi manusia yang paling buruk, seperti manipulasi dan skandal dalam pemilihan umum, di mana perusahaan-perusahaan membeli data pribadi dari Facebook untuk mempengaruhi pikiran dan opini publik.

Ada aspek baik dari demokrasi, ada pula aspek buruk. Umat Islam dapat memilahnya. Ia mengibaratkan situasi ini dengan pembentukan Baitul Hikmah pada masa kejayaan peradaban Islam, di mana umat Islam begitu selektif dalam mengadopsi dan menyaring ide-ide dari filsafat Yunani. Hal ini mengilhami peradaban Islam untuk berkembang dan memiliki dampak yang signifikan dalam lahirnya Pencerahan Eropa.

Tawaran Jasser Auda

Menurut Auda, dalam membangun paradigma baru yang sejalan dengan realitas modern, Maqasid Institute mengembangkan empat lingkaran penelitian (four circles of research), di antaranya: usuli studies, disciplinary studies, phenomenal studies, dan strategic studies. Keempat lingkaran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kemanusiaan dan pengembangan umat Islam.

Usuli studies menawarkan studi mendalam mengenai teori-teori dasar dari disiplin yang terkait dengan Wahyu. Fokus utamanya adalah memahami dengan langsung ajaran dari Wahyu itu sendiri dan mengeksplorasi pengetahuan yang dapat diperoleh darinya. Tujuannya adalah merekonstruksi metodologi Islam tradisional dengan membangun pada warisan ilmu pengetahuan Islam, sehingga dapat menyediakan dasar yang kuat untuk studi-studi kontemporer.

Disciplinary studies menerapkan pendekatan untuk memperbaiki disiplin dan ilmu pengetahuan kontemporer agar sejalan dengan nilai-nilai Islam. Meskipun tetap menghargai dan tidak menolak pengetahuan modern atau kontribusinya, lingkaran penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan dalam pendidikan, penelitian, dan tindakan yang sesuai dengan pandangan Islam.

Phenomena studies menitikberatkan pada penelitian fenomena utama dengan menggunakan pandangan dunia Islam sebagai landasan. Para peneliti dalam lingkaran ini berfokus pada memahami dan menjelaskan fenomena-fenomena tersebut dalam konteks nilai-nilai Islam. Kolaborasi dengan peneliti lain dalam jaringan yang serupa didorong untuk mencapai perubahan positif dalam masyarakat.

Strategic studies mengajak pada pemikiran dan tindakan untuk memperbaiki masa depan dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip Islam. Lingkaran penelitian ini berupaya mengusulkan intervensi yang kolektif, kompleks, dan melibatkan berbagai aspek untuk mempengaruhi hukum universal perubahan pada berbagai tingkatan organisasi, masyarakat, dan kemanusiaan dengan pandangan Islam sebagai panduan.

Jasser Auda, sebagai tokoh di balik Maqasid Institute, berharap dengan kehadiran empat lingkaran penelitian ini, paradigma baru yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dapat terbangun. Ia percaya bahwa langkah ini akan memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan kualitas hidup manusia serta membawa peradaban Islam menuju masa depan yang lebih baik.Top of Form

Tags: headlineMajelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah
ShareTweetSend
Previous Post

Tingginya Kasus Kematian Jemaah Haji Dijadikan Evaluasi Penyelenggaraan Haji Berikutnya

Next Post

Soal Capres, Muhammadiyah Akan Perhatikan dengan Seksama dan Tidak Mudah Percaya dengan Janji-janji

Next Post
Soal Capres, Muhammadiyah Akan Perhatikan dengan Seksama dan Tidak Mudah Percaya dengan Janji-janji

Soal Capres, Muhammadiyah Akan Perhatikan dengan Seksama dan Tidak Mudah Percaya dengan Janji-janji

Dubes Saudi Faisal Abdullah Undang Makan Malam Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Dubes Saudi Faisal Abdullah Undang Makan Malam Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Arab Saudi akan Panggil Diplomat Swedia Terhadap Kasus Penistaan Al Quran

Arab Saudi akan Panggil Diplomat Swedia Terhadap Kasus Penistaan Al Quran

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Diskusi Majelis Tarjih Muhammadiyah, Membangun Paradigma Baru yang Sejalan dengan Realitas Modern

Diskusi Majelis Tarjih Muhammadiyah, Membangun Paradigma Baru yang Sejalan dengan Realitas Modern

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.