• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Minoritas Kristen & Hindu Hidup Damai Berdampingan dengan Taliban Pakistan

29 Jun 2014
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Minoritas Kristen & Hindu Hidup Damai Berdampingan dengan Taliban Pakistan
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANNU, PAKISTAN (Panjimas.com) – Kota Miranshah di Pakistan, merupakan salah satu benteng gerakan Taliban Pakistan di Waziristan Utara. Di tempat ini anda akan menemukan hal yang tidak diduga, yaitu sebuah komunitas Kristen yang hidup damai berdampingan bersama Taliban.

Seperti di beritakan Al Jazeera, selama beberapa dekade, sekitar 500 anggota komunitas Kristen ini mengatakan mereka hidup damai dengan tetangga Muslim, yang dianggap Barat sebagai garis keras itu.

“Kami telah tinggal disana sejak pemisahan benua (tahun 1947),” kata Khalid Iqbal, seorang pengurus komunitas Kristen di Miranshah. “Kami tinggal dengan damai disana, Taliban tidak pernah melakukan apa-apa kepada kami. Bahkan ketika ada masalah, mereka adalah orang-orang yang membantu memediasi hal itu,” imbuhnya.

Mengungsi Karena Diserang Pesawat Militer Pakistan

Tapi sejak 20 Juni, sekitar 100 orang Kristen dan Hindu mengungsi di Pennell High Scholl, sebuah sekolah misionaris yang didirikan pada tahun 1865 di distrik Bannu. Mereka mengungsi karena militer Pakistan sedang melakukan serangan terhadap Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) alias gerakan Taliban Pakistan.

Komunitas Kristen dan Hindu ini tidak takut terhadap Taliban, akan tetapi takut terkena dampak serangan militer Pakistan terhadap gerakan Taliban. Mereka meninggalkan sebagian besar barang-barang mereka di rumah mereka, karena pesawat tempur membombardir daerah di sekitar rumah, sekolah dan gereja mereka.

Pakistan adalah negara dengan penduduk mayoritas Muslim, sementara Kristen hanya berjumlah 1,6 persen dari total populasi.

TTP yang berbasis di Waziristan Utara, menurut laporan Al Jazeera telah mengaku bertanggung jawab, atas beberapa serangan terhadap gereja di ibukota propinsi Peshawar pada bulan September tahun lalu, yang menewaskan 81 orang. Tapi tampaknya serangan TTP terhadap komunitas Kristen tidak dilakukan di wilayah mereka sendiri (Waziristan Utara).

“Taliban tidak mengganggu kami di Waziristan Utara,” kata Mishal Emmanuel 16, salah seorang dari sekitar 100 orang Kristen yang melarikan diri dari operasi militer yang sedang berlangsung terhadap TTP di Waziristan Utara. “Keluarga kami telah tinggal disana selama lebih dari 60 tahun. Ini adalah rumah kami. Taliban memperlakukan kami sebagai penduduk setempat,” tambahnya.

…Taliban tidak mengganggu kami di Waziristan Utara. Keluarga kami telah tinggal disana selama lebih dari 60 tahun. Ini adalah rumah kami. Taliban memperlakukan kami sebagai penduduk setempat…

Nek Daraz Khan, 33, seorang aktivis hak asasi manusia dari Waziristan Utara mengatakan bahwa ia sendiri terkejut dengan perilaku Taliban terhadap komunitas Kristen sejak kelompok bersenjata dibentuk tahun 2007.

“Saya sudah memberitahukan kepada teman-teman saya untuk meninggalkan daerah itu beberapa kali,” katanya kepada Al Jazeera. “Tapi mereka mengatakan, mereka berasal dari sini, dan Taliban tidak mengganggu mereka,” ujarnya.

Daerah Waziristan Utara adalah rumah bagi sebuah komunitas kecil Hindu juga. Komunitas kecil ini juga mengatakan bahwa Taliban tidak pernah mengancam mereka.

Tidak hanya Muslim, Kristen dan Hindu. Hampir setengah juta penduduk telah melarikan diri dari konflik di Waziristan Utara sejak pemerintah memperingatkan bahwa operasi militer terhadap Taliban akan segera dimulai.

“Ketika kami meninggalkan rumah kami di Miranshah, kami mendengar ledakan setiap 20 menit. Itu menakut-nakuti kami semua. Kami tidak punya makanan, atau persediaan, ” kata Emmanuel yang mengungsi bersama keluarganya. [Ahmad Faishal]

Foto: Al Jazeera

Tags: bannuheadlineskomunitas kristen pakistanmiranshahpakistantaliban pakistantehreek-e-taliban pakistanttp
ShareTweetSend
Previous Post

Launching Situs Berita Panjimas.com, Mohon Doa & Dukungan dari Umat Islam

Next Post

Hukum Puasanya Orang Yang Tidak Shalat

Next Post
Golongan Manusia Dalam Bulan Ramadhan

Hukum Puasanya Orang Yang Tidak Shalat

Ramadhan Tiba, Waspadai Kurma dari Zionis Israel & Syi’ah Iran

Ramadhan Tiba, Waspadai Kurma dari Zionis Israel & Syi’ah Iran

Dokter Ahli Gizi: Pertama Kali Berbuka Puasa Lebih Baik dengan Air Hangat

Dokter Ahli Gizi: Pertama Kali Berbuka Puasa Lebih Baik dengan Air Hangat

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Minoritas Kristen & Hindu Hidup Damai Berdampingan dengan Taliban Pakistan

Minoritas Kristen & Hindu Hidup Damai Berdampingan dengan Taliban Pakistan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.