• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Warga Bosnia Peringati Gugurnya 3.000 Korban Visegrad

24 Jun 2018
in Internasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Warga Bosnia Peringati Gugurnya 3.000 Korban Visegrad
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

VISEGRAD, (Panjimas.com) — Ratusan warga Bosnia Sabtu (23/06) lalu memperingati gugurnya 3.000 korban dalam sebuah upacara di jembatan Utsmani ‘Ottoman’ di atas Sungai Drina di kota Visegrad.

Para kerabat korban mengadakan peringatan emosional di Jembatan Mehmed Pasha Sokolovic yang bersejarah dengan melemparkan satu mawar untuk masing-masing dari ribuan korban.

Acara yang mengambil tajuk “3,000 roses for 3,000 lives” [“3.000 mawar untuk 3.000 nyawa”] ini diselenggarakan oleh “Association of the Families of Missing Persons Visegrad-92” [Asosiasi Keluarga Orang Hilang Visegrad-92] untuk memperingati pembunuhan brutal Serbia selama perang tahun 1992-1995.

Hedija Kasapovic, Ketua Asosiasi Keluarga Orang Hilang Visegrad-92, mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan mayat para korban yang terbunuh atau hilang selama perang 1992-1995.

Mereka mengubur sisa-sisa dua korban hanya pada tahun ini, imbuhnya.

Suljo Fejzic, salah seorang korban yang selamat, menceritakan bagaimana pada tahun 1992 banyak warga Bosnia dibawa ke jembatan dan dibuang ke Sungai Drina setelah dibunuh.

“3000 mawar untuk 3000 jiwa” adalah peringatan untuk mengingat genosida Visegrad dimana gugurnya 3000 warga sipil bosniak, antara musim semi dan musim panas 1992.

Setiap Sabtu terakhir bulan Mei, 3000 mawar secara simbolis dilemparkan di sungai Drina, dari jembatan Visegrad (Mehmed Pasa Sokolovic) oleh kerabat dan keluarga para korban. Setelah itu, keluarga korban pergi ke pemakaman Visegrad untuk menghadiri pemakaman kolektif.

Sejak berakhirnya perang Bosnia, jenazah digali sedikit demi sedikit dari kuburan massal atau dari sungai Drina. Tahun 2013 sekitar 7 korban, termasuk dua anak berusia 6 tahun, dimakamkan di pemakaman Straziste. Visegrad, Bosnia dan Herzegovina, Mei 2013.

Antara April 1992 dan Desember 1995, diperkirakan 100.000 orang terbunuh dan 2,2 juta orang terpaksa mengungsi di Bosnia.

Bahkan sedikitnya 50.000 perempuan, kebanyakan diantaranya adalah warga Bosniak, diperkosa.

Perang Bosnia dipicu oleh pecahnya Yugoslavia, yang menyebabkan Bosnia mengumumkan kemerdekaannya pada bulan Februari 1992.

Ibukotanya, Sarajevo, mendapat serangan dari milisi Kristen Serbia-Bosnia yang didukung oleh Tentara Yugoslavia dalam apa yang menjadi operasi pengepungan terpanjang dalam sejarah perang modern.

 

Pembantaian Srebrenica

Dalam waktu singkat, yakni selama hari, mulai dari 11 hingga 13 Juli 1995, tercatat 8.373 warga Muslim Bosnia dibantai oleh tentara Serbia pimpinan Jendral Ratko Mladaik. Sebanyak 800 orang perempunnya saat itu diperkosa.

Di lokasi pembantaian, dekat sungai Drina, korban berbaris tiap empat orang sebelum ditembak mati. Mayat-mayat korban kemudian dimakamkan secara massal, dengan proses kasar. Maka ketika kuburan masal itu digali oleh para pelaku tak lama setelah perang usai munculnya pemandangan yang mengerikan. Sisa-sisa pakaian dan tubuh yang telah rusak ditemukan terpisah-pisah. Jasad merela lalu dipindahkan dalam sebuah area pemakaman masal.

Daerah kantong Srebrenica jatuh ke pasukan Serbia Bosnia pada tanggal 11 Juli 1995. Tanpa terhalang oleh kehadiran penjaga perdamaian PBB Belanda, orang-orang Serbia memulai pembantaian lebih dari 8.000 pria dan anak-anak Muslim Bosnia, ini merupakan pembantaian terburuk di Eropa sejak Holocaust.

Dewan Keamanan PBB telah menyatakan Srebrenica sebuah “daerah aman” pada musim semi tahun 1993. Namun, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Jenderal Ratko Mladic – yang sekarang menghadapi tuduhan genosida di Den Haag – menyerbu zona PBB meskipun terdapat sekitar 450 tentara Belanda yang ditugaskan sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB.untuk melindungi warga sipil yang tidak berdosa.

Pasukan Belanda gagal bertindak saat pasukan Serbia menduduki daerah tersebut, hingga menewaskan sekitar 2.000 pria muslim termasuk anak pada tanggal 11 Juli saja 1995 saja. Sekitar 15.000 penduduk Srebrenica melarikan diri ke pegunungan di sekitarnya namun tentara Serbia memburu dan membantai 6.000 di antaranya di hutan.

Pembantaian di kota Bosnia timur itu dikenal luas sebagai pembunuhan massal terburuk sejak era Perang Dunia II, “Srebrenica massacre” terjadi ketika satu Batalion pasukan penjaga perdamaian PBB asal Belanda, gagal melindungi warga sipil dari para pembantai pasukan Serbia-Bosnia.

Sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah tentara Serbia-Bosnia menyerang “daerah aman” Srebrenica pada bulan Juli 1995, terlepas dari kehadiran tentara Belanda yang bertugas sebagai penjaga perdamaian internasional.

Pada bulan Juli 2014, sebuah pengadilan di Belanda memerintahkan Belanda untuk memberi kompensasi kepada lebih dari 300 keluarga korban Srebrenica, dengan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian Belanda seharusnya tahu bahwa mereka akan dibunuh.[IZ]

 

 

 

 

 

Tags: 000 lives000 roses for 333000 Korban VisegradheadlinesHedija KasapovicMuslim BosniaPecahnya YugoslaviaPembantaian Muslim di BosniaPembantaian SrebrenicaPerang Serbia BosniaSungai Drina
ShareTweetSend
Previous Post

Pemuda Gaza Gugur Ditembak Tentara Israel, Total Korban Meningkat 132 Jiwa

Next Post

Jokowi Dinilai Blunder, Tokoh Solo : Masyarakat Makin Tak Percaya Pemerintah

Next Post
Jokowi Dinilai Blunder, Tokoh Solo : Masyarakat Makin Tak Percaya Pemerintah

Jokowi Dinilai Blunder, Tokoh Solo : Masyarakat Makin Tak Percaya Pemerintah

Viral Video Cornelis, Pakar Hukum : “Langgar Tindak Pidana dan Sejumlah Pasal KUHP”

Pelantikan Komjen Iriawan Tabrak Aturan Hukum, Pakar Hukum Sarankan Gugat Via PTUN

Inginkan Perubahan, Kongres Ulama Jateng Bertujuan Satukan Langkah Umat Islam

Inginkan Perubahan, Kongres Ulama Jateng Bertujuan Satukan Langkah Umat Islam

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Warga Bosnia Peringati Gugurnya 3.000 Korban Visegrad

Warga Bosnia Peringati Gugurnya 3.000 Korban Visegrad

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.