• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Situasi Pengungsi Rohingya di Bangladesh Memprihatinkan, Terutama Masalah Kesehatan

5 Sep 2018
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Dewan Keamanan PBB Kecam Pembunuhan Massal Militer Myanmar
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

COX’S BAZAR, (Panjimas.com) — Kini, lebih dari 900.000 Muslim Rohingya tinggal di wilayah Cox’s Bazar, Bangladesh. Sebanyak 700.000 diantaranya berasal dari gelombang pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan brutal militer pada 25 Agustus 2017 lalu.

Direktur Dokter Lintas Batas (Medecins Sans Frontiere) Bangladesh, Pavlo Kolovos memaparkan bahwa para pengungsi tinggal di tempat penampungan kecil yang terbuat dari bambu dan terpal plastik. “Banyak daerah di kamp-kamp sangat padat sehingga tidak mungkin ambulans untuk berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya,” ujar Pavlo, dikutip dari ROL.

Pavlo Kovolos mengatakan kondisi hidup memprihatinkan pun menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan bagi Rohingya. Diantaranya beberapa masalah seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernafasan.

“Tidak dapat dipungkiri, diare berair tetap menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar yang kita lihat di kamp,” pungkasnya.

Pavlo menuturkan, kebanyakan pengungsi tidak memiliki akses yang cukup ke infrastruktur air dan sanitasi yang baik. Jamban yang dibangun sejak awal dalam tanggap darurat telah meluap. Selain itu banyak jamban telah rusak. Pengungsi juga tidak memiliki infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Hal itu dinilai sangat mempengaruhi kualitas hidup yang dijalankan pengungsi.

“Kebutuhan paling mendesak di kamp saat ini adalah untuk mengatasi kondisi hidup, untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi orang-orang yang tinggal di sana,” tuturnya.

Direktur MSF Bangladesh itu pun mengatakan pengungsi Rohinya membutuhkan solusi jangka panjang terkait masalah yang mereka alami di kamp pengungsian.

Solusi jangka panjang diperlukan karena keberadaan ratusan ribu Rohingya di Bangladesh. Bahkan, mereka belum memperoleh kepastian terkait pemulangan kembalinya ke Myanmar.

Pavlo menyebut sebagian besar pengungsi khawatir tentang kondisi masa depan tidak pasti yang mereka hadapi. Seorang pengungsi yang ditemui MSF menggambarkan kondisi keluarganya di kamp.

“Ketika hujan turun kami duduk bersama, semua anggota keluarga kami, (menahan rumah) sehingga rumah tidak akan roboh. Di malam hari sangat gelap di sini, kami tidak memiliki lampu,” ujar seorang pengungsi.

Pengungsi lain mengaku kehilangan kekuatan dan kemampuan untuk bekerja.

“Saya selalu memiliki begitu banyak kekhawatiran, kekhawatiran tentang masa depan. Saya berpikir tentang makanan, pakaian, kedamaian, dan penderitaan kita. Jika saya tinggal di tempat ini selama 10 tahun atau bahkan selama satu bulan, saya harus mengalami rasa sakit ini,” kata Abu Ahmad, seorang ayah dari delapan anak Rohingya.

Pavlo Kolovos berharap pihak berwenang segera menyerukan solusi jangka panjang untuk mengatasi kemiskinan yang dialami pengungsi. Selain itu, masalah Rohingya juga harus dibahas secara internasional agar penderitaan mereka berakhir.

Berdasarkan data MSF, 55 persen pengungsi adalah anak-anak dan sekitar 53 persen orang dewasa adalah wanita. Selama setahun terakhir, lebih dari 1.300 wanita telah melahirkan bayi mereka di fasilitas kesehatan MSF. Jumlah itu diperkirakan lebih tinggi karena banyak wanita tidak melahirkan bayi mereka di fasilitas kesehatan.

MSF juga memberikan perawatan medis dan psikososial bagi perempuan dewasa dan anak perempuan yang mengalami kekerasan seksual di Myanmar.

“Para korban kekerasan seksual terus mengunjungi fasilitas kesehatan MSF hari ini. Ini termasuk orang-orang yang pernah mengalami kekerasan seksual dalam situasi mereka saat ini yang tinggal di kamp-kamp,” tandasnya.[IZ]

 

Tags: headlinesKamp Pengungsi Rohingya BangladeshSituasi Pengungsi Rohingya
ShareTweetSend
Previous Post

Di Turki Dolar Dibakar, iPhone dihancurkan, McDonalds dan Starbucks tak Diberi Izin

Next Post

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis : Jangan Berlebihan Sikapi Aksi 9 September

Next Post
Kampus Dituding Terpapar Radikalisme, Ketua Komisi 1 DPR Desak Pengujian Data BNPT

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis : Jangan Berlebihan Sikapi Aksi 9 September

Ustadz Abu Deedat: Tutup Bandara Misionaris di Papua, Mereka Jalankan Misi Penjajahan & Pecah Belah NKRI

KDK MUI Minta Polisi Periksa Terduga Misionaris di Lombok

Waketum PD Syarief Hassan : Tidak Ada UU Yang Dilanggar Oleh Gerakan #2019GantiPresiden

Waketum PD Syarief Hassan : Tidak Ada UU Yang Dilanggar Oleh Gerakan #2019GantiPresiden

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Dewan Keamanan PBB Kecam Pembunuhan Massal Militer Myanmar

Situasi Pengungsi Rohingya di Bangladesh Memprihatinkan, Terutama Masalah Kesehatan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.