• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Pemerintah Dampingi Dua Mahasiswa yang Ditangkap karena Dituduh Terkait Gulen

20 Aug 2016
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Anggota Parlemen Rusia: “Fetullah Gulen, Bekerja untuk CIA”
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia, Jumat (19/8), memastikan bahwa pemerintah akan terus mendampingi kedua mahasiswi Indonesia yang ditangkap di Turki. Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Ankara telah mendatangi kepolisian Bursa dan meminta akses kekonsuleran.

Pada Senin (15/8) lalu, KBRI Ankara menyampaikan nota kepada Kementerian Luar Negeri Turki guna meminta klarifikasi dasar penangkapan dua mahasiswi itu. Selanjutnya, pada Selasa (16/8), pihak KBRI juga mendatangi Pengadilan Bursa untuk menemui jaksa penuntut. KBRI Ankara juga telah menghubungi pihak keluarga kedua mahasiswi dan menyampainya kejadian yang mereka alami.

Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika nantinya kasus ini masuk ke pengadilan. KBRI Ankara juga sudah memastikan bahwa kedua mahasiswi Indonesia ini akan didampingi pengacara, ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI) Lalu Muhammad Iqbal kepada Republika, Jumat (19/8).

Lalu menuturkan, hingga saat ini belum diperoleh pemberitahuan resmi mengenai tuduhan yang dijatuhkan kepada kedua mahasiswi. Namun, dalam salah satu penjelasan yang diperoleh, keduanya dikatakan semula tidak termasuk dalam target penangkapan.

Namun, saat aparat keamanan melakukan penangkapan di salah satu rumah yang dikelola Yayasan Gulen, keduanya tengah berada di sana dan mengaku tinggal di sana, kata Lalu.

Sebanyak dua mahasiswi Indonesia yang menempuh pendidikan di Turki ditangkap oleh aparat keamanan negara tersebut. Penangkapan ini dilakukan karena keduanya dicurigai terkait dengan Fethullah Gulen, ulama yang disebut sebagai dalang kudeta gagal pada 15 Juli lalu.

Keduanya ditangkap di tempat tinggal mereka di Bursa pada 11 Agustus lalu. Mahasiswi tersebut memiliki inisial DP, berasal dari Demak, Jawa Tengah. Sementara, satu lagi adalah YU dari Daerah Istimewa Aceh.

Kedua mahasiswi Indonesia ini diketahui menempuh pendidikan di Turki karena memperoleh beasiswa dari sebuah lembaga swadaya masyarakat di negara tersebut bernama Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association (PASIAD). Sebelumnya, Kedutaan Besar Turki di Jakarta pernah mengumumkan bahwa PASIAD terkait dengan Gulen dan meminta sembilan sekolah yang tersebar di Tanah Air ini ditutup karena terkait.

Pemerintah Turki telah menahan sebanyak 40.029 orang sejak kudeta militer gagal 15 Juli lalu. Sekitar 79 ribu orang juga telah diberhentikan dari jabatan di lembaga negara, termasuk militer, polisi, dan pegawai negeri.

Demikian pula dengan institusi pendidikan swasta. Penutupan telah dilakukan karena diduga terkait dengan gerakan Gulen atau membantunya melaksanakan kudeta.

Penangkapan terbaru dilakukan oleh orang-orang dari sektor bisnis di Turki. Baru-baru ini, pihak kepolisian negara itu melakukan penggerebekan 200 rumah dan perusahaan.  Disebut bahwa banyak pengusaha terkemuka yang membiayai gerakan Gulen dan melancarkan upaya kudeta.

Diminta proaktif Ketua DPR RI Ade Komarudin, Jumat, meminta Kemenlu proaktif membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi dua mahasiswi asal Indonesia yang ditangkap aparat keamanan di Turki.

Saya harap Kemenlu proaktif mengatasi masalah yang dihadapi dua mahasiswi kita di Turki yang sekarang sedang memerlukan campur tangan negara atas masalah yang dihadapinya agar mereka bisa seperti sediakala dan belajar dengan baik,” katanya di Jakarta, Jumat.

Ade meyakini, kedua mahasiswi yang ditangkap, yaitu DP dan YU, itu hanya tinggal di rumah milik Yayasan Gulem dan tidak terlibat dalam urusan politik di Turki. Dia menegaskan, Pemerintah Indonesia harus cepat bertindak untuk menyelesaikan masalah ini dengan melakukan diplomasi dengan Pemerintah Turki.

Negara harus beri perlindungan kepada mereka dan proaktif untuk keluar dari masalah, tentu dengan diplomasi Kemenlu dan saya percaya, masalah ini bisa selesai oleh Kemenlu, ujarnya.

Desakan senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. Menurut dia, perlu tindakan cepat pemerintah untuk membebaskan kedua mahasiswi Indonesia tersebut. Segera lakukan komunikasi dan pendampingan serta advokasi kepada dua mahasiswi, ujarnya.

Politikus PKS itu mengimbau agar semua mahasiswa di luar negeri untuk tidak terlibat politik praktis di negara di mana mahasiwa belajar dan tinggal. Dia menilai, lebih baik para mahasiswa di luar negeri fokus dengan studinya masing-masing.

Anggota Komisi I DPR, Evita Nursanty, mengatakan, Kemenlu harus benar-benar mengklarifikasi dalam kasus apa kedua mahasiswi itu terlibat. Menurut dia, jika betul dalam kaitan Gulen, perlu diklarifikasi lagi sejauh apa keterlibatan mereka. Kalau hanya karena kebetulan ada di rumah yayasan terkait Gulen, tidak alasan kuat untuk menahan mereka. Sangat perlu dipahami kita tidak ada terlibat dengan politik dalam negeri Turki, katanya. Menurut dia, Kemenlu harus terus memberikan pendampingan dari hari ke hari karena dirinya mendengar ada WNI lain sebelumnya menghadapi masalah yang sana. Kita kembali menyerukan kepada warga kita di Turki dan di negara lain untuk tidak terlibat urusan politik dalam negeri negara lain, kata politikus PDIP tersebut.

Tags: DPRgulenheadlinespemerintah KBRIturki
ShareTweetSend
Previous Post

Pengertian Qurban dan Keutamaannya

Next Post

DPR: Sikap Arogansi TNI AU terhadap Rakyat dan Melindungi Pengusaha, Itu Tindakan Pidana

Next Post
DPR: Sikap Arogansi TNI AU terhadap Rakyat dan Melindungi Pengusaha, Itu Tindakan Pidana

DPR: Sikap Arogansi TNI AU terhadap Rakyat dan Melindungi Pengusaha, Itu Tindakan Pidana

Awas & Jauhi!! Ada Hemoglobin Babi Dalam Filter Rokok

Bukan Hanya Naikkan Harga Rokok, Pemerintah Harus Tindak Penjual Rokok

Membangunkan Jiwa Pahlawan Masa Kini

Memaknai Kemerdekaan dengan Kebangkitan Berfikir

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Anggota Parlemen Rusia: “Fetullah Gulen, Bekerja untuk CIA”

Pemerintah Dampingi Dua Mahasiswa yang Ditangkap karena Dituduh Terkait Gulen

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.