• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia

17 Jul 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com)–Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menilai dunia membutuhkan narasi baru dalam hubungan antarbangsa untuk meredam islamofobia, prasangka antaragama, serta pemanfaatan identitas keagamaan sebagai instrumen konflik geopolitik.

Hal itu disampaikan Anis saat menjadi pembicara dalam Sajid Diplomat Talk yang diselenggarakan Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (Sajid) di Gedung Konstitusi Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 jurnalis dari berbagai media.

Menurut Anis, ketakutan terhadap suatu ideologi, negara, maupun agama kerap direkayasa menjadi instrumen politik untuk membangun persepsi ancaman. Fenomena itu, kata dia, tampak dalam berbagai bentuk, mulai dari ketakutan terhadap China, Rusia, hingga Islam.

“Yang paling kita khawatirkan adalah pemanfaatan isu agama sebagai instrumen dalam konflik geopolitik,” ujar Anis.

Karena itu, lanjut dia, diplomasi Indonesia tengah mengembangkan kerja sama dengan sejumlah negara untuk membangun narasi yang memungkinkan masyarakat saling memahami latar belakang agama masing-masing tanpa merasa saling terancam.

Anis mencontohkan, Kementerian Luar Negeri sedang menjajaki kerja sama dengan utusan khusus Belanda untuk urusan kebebasan beragama sebagai bagian dari upaya melawan berbagai bentuk fobia yang lahir dari residu sejarah.

Ia bahkan mengusulkan agar pameran mengenai Syekh Yusuf Al-Makassari tidak hanya digelar di Kedutaan Besar Belanda, tetapi juga di Benteng Rotterdam, Gowa, Sulawesi Selatan. Menurutnya, langkah itu dapat menjadi simbol sejarah bersama yang mendorong rekonsiliasi dan mengurangi beban masa lalu.

“Supaya kita sama-sama punya sejarah dan mulai melupakan residu-residu itu. Kalau residu sejarah terus hidup dalam memori kita, kita akan sulit bekerja sama,” katanya.

Dalam paparannya, Anis juga mengajak peserta melihat keterhubungan sejarah dunia. Ia menyinggung jatuhnya Konstantinopel pada 1453, berakhirnya kekuasaan Islam di Andalusia pada 1492, hingga kedatangan Portugis ke Nusantara pada 1511 sebagai rangkaian peristiwa yang saling berkaitan dalam perubahan geopolitik global.

Menurut dia, keterhubungan dunia pada era modern bahkan jauh lebih cepat sehingga dampak konflik di suatu kawasan dapat dirasakan secara langsung oleh negara lain.

“Dengan cara pandang seperti ini, kita punya tugas menciptakan narasi baru yang membantu kita memahami persoalan secara lebih utuh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anis juga menyoroti peran media. Ia menegaskan pemberitaan tidak semestinya diukur dari kesesuaiannya dengan arah kebijakan pemerintah. Sebaliknya, media merupakan instrumen sosial yang mendorong lahirnya diskursus publik.

“Pemerintah seharusnya mendengarkan perdebatan publik dan memahami denyut nadi masyarakat,” katanya.

Ia menilai kualitas ruang publik harus diarahkan pada pendalaman pengetahuan, bukan sekadar memperbanyak perdebatan yang dangkal. Menurutnya, masyarakat akan semakin sehat apabila diskursus publik mendorong lahirnya pengetahuan dan gagasan baru.

Anis juga mengingatkan bahaya model bisnis media sosial yang bertumpu pada sensasi dan provokasi demi mengejar lalu lintas pengguna. Menurut dia, algoritma platform digital bekerja dengan memanfaatkan emosi pengguna melalui fitur seperti like dan dislike sehingga mendorong konten yang memancing kemarahan atau sensasi.

“Bisnis media sosial bertumpu pada sensasi dan provokasi karena itu yang menghasilkan trafik. Padahal, pada akhirnya yang paling diuntungkan justru pemilik platform,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai media yang berorientasi pada pendidikan dan pencerahan memerlukan model pendanaan yang tidak semata bergantung pada trafik, melainkan ditopang oleh dana abadi (endowment) agar dapat menjaga kualitas jurnalisme.

Anis berharap jurnalis dapat mengambil peran dalam membangun narasi yang mendorong pemahaman, mengurangi prasangka, dan memperkuat dialog di tengah meningkatnya dinamika geopolitik dunia.*

ShareTweetSend
Previous Post

SHQ Wisuda 73 Santri, UBN Tegaskan Misi Cetak Generasi Qurani

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

7 May 2026
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia

Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia

17 Jul 2026
SHQ Wisuda 73 Santri, UBN Tegaskan Misi Cetak Generasi Qurani

SHQ Wisuda 73 Santri, UBN Tegaskan Misi Cetak Generasi Qurani

17 Jul 2026
Shalat Gaib di Istiqlal, UBN Sebut Syekh Hamad Berjasa bagi Dunia Islam

Shalat Gaib di Istiqlal, UBN Sebut Syekh Hamad Berjasa bagi Dunia Islam

15 Jul 2026
Perayaan Literasi Indonesia di Tokyo: Enam Buku Penulis Tanah Air Diluncurkan di KBRI

Perayaan Literasi Indonesia di Tokyo: Enam Buku Penulis Tanah Air Diluncurkan di KBRI

6 Jul 2026
Ketua MHH PDM Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Penegakan Hukum dari MUI Pusat

Ketua MHH PDM Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Penegakan Hukum dari MUI Pusat

8 Jul 2026
Majelis Ormas Islam Tolak Rencana Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi

Majelis Ormas Islam Tolak Rencana Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi

8 Jul 2026
Haedar Nashir Hadiri Peluncuran MSUS, Tonggak Baru Pendidikan Muhammadiyah

Haedar Nashir Hadiri Peluncuran MSUS, Tonggak Baru Pendidikan Muhammadiyah

8 Jul 2026
Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia

Wamenlu Anis Matta: Dunia Butuh Narasi Baru untuk Lawan Islamofobia

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Apa Fungsi Meteor, Komet atau Bintang Jatuh menurut Al-Qur’an dan Hadits?

Apa Fungsi Meteor, Komet atau Bintang Jatuh menurut Al-Qur’an dan Hadits?

Subhanallah.. Satu Desa di Filipina Secara Bersama-Sama Masuk Islam

Subhanallah.. Satu Desa di Filipina Secara Bersama-Sama Masuk Islam

Rahasia Ayam, Mengapa Umat Islam Diperintahkan Memuliakannya?

Rahasia Ayam, Mengapa Umat Islam Diperintahkan Memuliakannya?

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.