• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home PARENTING Muslimah

Denmark Segera Ikuti Negara Uni Eropa lainnya, Larang Burqa dan Niqab bagi Muslimah

17 Oct 2017
in Muslimah
Reading Time: 2 mins read
A A
Denmark Segera Ikuti Negara Uni Eropa lainnya, Larang Burqa dan Niqab bagi Muslimah
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KOPENHAGEN, (Panjimas.com) – Denmark akan segera menjadi negara Eropa berikutnya yang menerapkan aturan pelarangan jilbab bercadar, burqa dan niqab, yang dikenakan oleh perempuan Muslim, setelah sebagian besar partai di Parlemen Denmark mendukung larangan penutup wajah atau semacamnya, dilansir dari Daily Sabah.

Jakob Ellemann-Jensen dari Partai Liberal Denmark yang memimpin koalisi pemerintahan beraliran kanan-tengah menegaskan bahwa rancangan undang-undang tersebut tidak ditujukan untuk agama-agama tertentu atau memberlakukan larangan jilbab, turban atau kippa, topi kepala tradisional Yahudi, paparnya saat berbicara pada hari Jumat setelah pertemuan di Parlemen Denmark.

Sebagian besar anggota parlemen, termasuk partai oposisi Sosial Demokrat – partai terbesar di Denmark – mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung disahkannya undang-undang semacam itu, yang dikenal sebagai “Larangan Burqa.” Langkah ini  dinilai secara luas diarahkan pada pakaian yang dikenakan oleh muslimah ultra-konservatif. Hanya sebagian kecil muslimah di Denmark yang mengenakan jilbab bercadar atau burqa yang menutupi wajah.

Niqab menutupi semua bagian wajah kecuali mata, sementara burqa juga menutupi bagian mata namun dengan sebagian area jilbab yang transparan.

Perancis, Austria, Belgia, Belanda, Bulgaria dan negara bagian Bavaria di Jerman,  sebelumnya terlebih dahulu memberlakukan pembatasan dan larangan mengenakan jilbab bercadar, burqa maupun niqab di tempat-tempat umum.

“Ini bukan larangan pakaian religius, ini adalah larangan untuk melakukan masking (penutupan wajah),” pungkas Jacob Ellemann-Jensen, juru bicara Partai Liberal, saat berbicara dengan para wartawan Jumat dua pekan lalu setelah partainya, yang memimpin koalisi pemerintah, memutuskan untuk mendukung larangan tersebut.

Ini secara efektif berarti larangan niqab dan burqa sekaligus, imbuhnya. Sekitar 200 perempuan di Denmark mengenakan pakaian semacam itu, demikian menurut peneliti.

3 partai bersuara minoritas yang berkoalisi membentuk pemerintahan beraliran kanan-tengah, serta sekutunya Partai Rakyat Denmark [People Party] juga partai oposisi utama, yakni Partai Demokrat Sosial [Social Democrats], semuanya mengatakan bahwa mereka mendukung  larangan jilba bercadar, burqa, dan niqab, walaupun mereka masih membahas bagaimana larangan tersebut harus dirancang dan diterapkan.

“Akan ada larangan “masking” [penutupan wajah] di Denmark, begitulah adanya,” ungkap Menteri Luar Negeri Denmark Anders Samuelsen melalui akun Facebooknya.

Partainya, Aliansi Liberal, yang sebelumnya adalah salah satu penentang UU larangan [Burqa dan Niqab] yang paling gigih, yang sebelumnya menegaskan bahwa larangan tersebut membatasi kemampuan rakyat untuk secara bebas memilih pakaian mereka, sayangnya kini telah menyesuaikan sikap politiknya dengan partai koalisi lainnya, Konservatif dan Kaum Liberal.

“Jadi, jika secara praktis memungkinkan untuk disahknya larangan tersebut tanpa mengkhianati diri kami atau nilai kami sendiri, maka ‘Aliansi Liberal’ akan memilihnya,” tandas Samuelsen.

Partai Demokrat Sosial, yang merupakan partai terbesar di Denmark yang kini berperan sebagai partai oposisi, juga memberikan isyarat dukungannya secara prinsip untuk melarang pakaian seperti jilbab bercadar, burqa ataupun niqab, yang menurut mereka menindas perempuan.

“Kami siap untuk melarang burqa jika itu yang diperlukan … Tapi ada beberapa dilema, tidak sedikit yang berkaitan dengan bagaimana larangan tersebut diterapkan,” pungkas Pemimpin Partai Demokrat Sosial Mette Fredriksen saat debat di parlemen. pada hari Kamis.

Pemerintah Norwegia pada bulan Juni lalu telah mengajukan larangan jilbab bercadar bagi Muslimah di taman kanak-kanak, sekolah dan universitas.

Hingga kini belum ada tanggal pemungutan suara resmi terkait rancangan undang-undang larangan itu.

Austria, Prancis dan Belgia memiliki jenis hukum semacam itu yang melarang jilbab bercadar, burqa maupun niqab.

Pemakaian cadar wajah penuh dan sebagian seperti burqa dan niqab membelah pendangan di seluruh Eropa, menetapkan pendukung kebebasan beragama melawan para penganut ide sekuler serta mereka yang berpendapat bahwa pakaian semacam itu berasal dari budaya asing atau merupakan simbol penindasan terhadap perempuan.[IZ]

 

Tags: anti cadarBurqaheadlinesLarangan BurqaMuslim DenmarkMuslimah Bercadar
ShareTweetSend
Previous Post

Uni Emirat Arab (UAE) Berencana Invasi Qatar Gunakan Tentara Bayaran

Next Post

Orang Tua Tak Dihormati Anak, Apa Sebabnya?

Next Post
Orang Tua Tak Dihormati Anak, Apa Sebabnya?

Orang Tua Tak Dihormati Anak, Apa Sebabnya?

Mendidik Adalah Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak

Mendidik Adalah Kewajiban Orang Tua Terhadap Anak

Tiba di  Tanah Air, Dirjen Bimas Islam Kemenag Sambut Juara Hafidz Internasional

Tiba di Tanah Air, Dirjen Bimas Islam Kemenag Sambut Juara Hafidz Internasional

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Denmark Segera Ikuti Negara Uni Eropa lainnya, Larang Burqa dan Niqab bagi Muslimah

Denmark Segera Ikuti Negara Uni Eropa lainnya, Larang Burqa dan Niqab bagi Muslimah

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Bapak  Para  Hafidz  Itu  Berpulang,  Ribuan  Umat  Islam  Sholatkan  dr.Tunjung

Bapak Para Hafidz Itu Berpulang, Ribuan Umat Islam Sholatkan dr.Tunjung

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.