• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home PARENTING Remaja

Ngabuburit, Makna dan Pesan Tersiratnya

22 Jun 2016
in Remaja
Reading Time: 3 mins read
A A
Ngabuburit, Makna dan Pesan Tersiratnya
0
SHARES
109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Assalamu’alaikum, Sobat Panjimas yang inspiratif. Semakin bersemangat ya shaumnya? Alhamdulillah… Harus gitu dong. Kan kian hari kian terasah ibadahnya, makanya jadi makin meninggi aja semangatnya.

Eh, Sob, karena masih dalam suasana Ramadhan, maka di edisi ini kita tetep bertahan buat ngebahas seputaran bulan mulia ini ya? Oke?!

Yups! Kali ini kita mau ngebahas sebuah tradisi menjelang waktu berbuka. Apakah itu? Pasti udah pada tau istilahnya, khan? Iya dong, Sobat Panjimas kan anak gaul semua. Hehe… Yak, tradisi itu lazim dinamain Ngabuburit.

Kalo istilahnya sih emang udah pada tau, tapi masalahnya banyak yang belum pada tau apa makna darinya. Sobat Panjimas pun kayaknya ada yang belum tau juga deh. Betul? Hehehe… Nggak papa deh. Karena setelah baca tulisan ini ampe tuntas, insya Allah bakalan paham, gak gagal paham lagi tentang Ngabuburit.

Sob, kalian tau kenapa kegiatan jelang berbuka dinamain Ngabuburit? Gini nih, ceritanya…

Pada mulanya Ngabuburit adalah tradisi orang Sunda. Maka istilah itu pun asalnya juga dari Bahasa Sunda, yakni dari kata Burit. Burit artinya sore. Nah, kalo Ngabuburit, artinya kegiatan pada waktu sore. Ini makna secara bahasa. Kalo secara istilah, Ngabuburit dimaknai sebagai kegiatan di sore hari buat ngisi waktu menunggu saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Istilah Ngaburburit pun udah jadi bahasa baku dalam Bahasa Indonesia. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Ngabuburit artinya menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadhan. Di sana ada keterangan (sd) sebagai penanda kata serapan dari Bahasa Sunda.

Nah, karena ngabuburit itu mulanya adalah tradisi Sunda, maka tempo doeloe yang kenal Ngabuburit juga cuma orang Sunda aja. Nggak kayak sekarang, udah menasional.

Dulu, di daerah Pasundan, Ngabuburit diisi dengan kerja bikin tikar yang bahannya dari daun pandan yang diolah jadi pita. Mereka menganyam pita-pita itu menjadi tikar sembari asyik bercengkerama dengan keluarga di halaman rumah.

Bagi anak-anak, waktu Ngabuburit diisi dengan nyiapin diri buat pergi ke surau untuk shalat Maghrib dan mengaji. Mereka segera mandi setelah asyik bermain bersama. Lalu memakai pakaian bersih dan rapi, nyiapin mushaf Al-Qur’an, dan berangkat menuju surau.

Begitulah potret tradisi Ngabuburit pada mulanya. Lalu lambat laun Ngabuburit dikenal masyarakat luar Sunda, dan saat ini sampai menasional dan jadi tradisi bangsa Indonesia. Tapi, apakah “Nagabuburit” saat ini masih sesuai dengan makna asal mulanya? Sebelum kita lihat fenomena “Ngabuburit” masa kini, baiknya kita kupas dan ambil pesan tersirat dari potret orang Sunda dalam Ngabuburit mereka.

Pesan pertama adalah sabar. Pekerjaan menganyam tikar tentu membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Dari sini bisa kita ambil pelajaran bahwa kalo kita ingin menggapai tujuan, harus mau ngejalanin prosesnya dengan penuh kesabaran, ketelatenan, dan keistiqamahan.

Kedua adalah produktifitas. Waktu menanti berbuka baiknya kita pakai buat berkegiatan yang bermanfaat, yang menghasilkan sesuatu. Dan tentu sesuatu itu nggak melulu berupa materi, namun yang lebih utama dalam bulan Ramadhan adalah pembangunan ruhiyah. Kita usahakan waktu jelang berbuka berisi kegiatan-kegiatan positif dan produktif seperti taklim, tadarus, baca buku, ngebersihin masjid, rumah, atau menyiram tanaman. Atau mungkin nyiapin takjil buat dibagiin ke masyarakat.

Ketiganya yakni membina ukhuwah. Orang Sunda menganyam pandan sambil ngobrol dengan keluarga. Hal ini menjadi cara memererat ukhuwah islamiyah. Kalo dalam konteks sekarang, kita bisa wujudkan dengan acara buber dengan teman-teman sekomunitas, sembari ngobrolin hal-hal positif dan menyusun program ke depan.

Nah, itu dia makna dari Ngabuburit yang sesungguhnya. Yang mana di dalamnya memuat pesan-pesan kebajikan. Nah, sekarang coba kita lihat fenomena Ngabuburit masa kini di sekitar kita. Udah sesuaikah dengan makna mulanya?

Hmm… kalo saat ini ada aktivitas Ngabuburit kok ternyata isinya berupa hal-hal yang bersifat sia-sia, yang negatif-negatif, berarti mereka yang ngelakuin mungkin aja belum paham apa itu Ngabuburit. Hanya ikut-ikutan aja tanpa dasar yang benar. Hadeh…

Tapi alhamdulillah, belakangan ini mulai tumbuh juga kegiatan Ngabuburit yang baik. Ada pengajian, buber yang dikelola dengan baik, dan lain sebagainya. Dan ini semua berkah kreativitas dan kerja keras para aktivis dakwah saat ini. Bahagia ya? Dan moga aja Sobat Panjimas bisa masuk ke dalam barisan aktivis kreatif itu. Sesuai bidang dan kapasitas masing-masing. Siap? Insya Allah ya.

Kalo emang masih nggak sedikit dari Muslimin, utamanya para remaja dan kawula mudanya masih suka “Ngabuburit Abal-abal” (yang isinya negatif), ya ini amanah dakwah. Dakwah emang butuh proses kayak menganyam pita pandan menjadi tikar. Moga aja kian waktu kian banyak yang sadar bahwa nggak bener kalo waktu jelang berbuka hanya dipakai buat beraktifitas yang sia-sia, apalagi maksiat. Karena kalo demikian, pelakunya bisa bernasip kayak yang disabdakan Rasulullah SAW ini:

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَش

”Betapa banyak orang puasa, bagian dari puasanya (hanya) lapar dan dahaga”. (HR. Ahmad, hadist hasan shahih).

Orang bisa begini kalo Shaumnya cuma nggak makan minum aja, tanpa ninggalin kelakuan-kelakuan yang nggak baik (sia-sia dan maksiat).

Dan yang terpenting adalah, Sobat Panjimas semua siap jadi pelopor pelurusan makna Ngabuburit yang sebenarnya. Yang artinya siap berusaha mengisi waktu jelang berbuka dengan kegiatan-kegiatan positif dan produktif. Siap? Selamat berdjoeang! Wallahu a’lam. [IB]

 

Tags: Arti NgabuburitMakna NgabuburitNgabuburit
ShareTweetSend
Previous Post

Sukseskan Sanlat Anak Sinabung

Next Post

Pemuda Muallaf Dibacok Orang Tak Dikenal

Next Post
Pemuda Muallaf Dibacok Orang Tak Dikenal

Pemuda Muallaf Dibacok Orang Tak Dikenal

Berikut Ini Fasilitas yang Didapat Teman Ahok Selama Bekerja

Berikut Ini Fasilitas yang Didapat Teman Ahok Selama Bekerja

Inilah Modus Teman Ahok untuk Kumpulkan KTP

Inilah Modus Teman Ahok untuk Kumpulkan KTP

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Ngabuburit, Makna dan Pesan Tersiratnya

Ngabuburit, Makna dan Pesan Tersiratnya

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.