• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home PARENTING Remaja

Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid?

23 Oct 2018
in Remaja
Reading Time: 2 mins read
A A
Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid?
327
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) — Ketua Umum GP Ansor mengklaim pembakaran bendera HTI merupakan upaya menjaga kalimat tauhid. Dia menegaskan, tindakan belasan anggota Banser di Garut itu justru sebuah penghormatan terhadap kalimat Tauhid dan bukan perbuatan salah. Bendera itu lebih baik dibakar daripada ada pihak lain yang menaruh di tempat yang tidak semestinya. (CNNIndonesia.com, 22/10)

Subhanallaah. Berbagai rasa menano-nano menyaksikan video pembakaran bendera tauhid ini. Geram. Marah. Sedih. Kasihan. Kasihan? Yup. Kasihan banget sama oknum kelompok yang membakar bendera ini. Kebencian mengubun-ubun terhadap saudara seaqidahnya di HTI telah melumpuhkan rasa. Membutakan mata.

Saking ingin menguatkan branding dan positioning sebagai haters HTI, maka segala benda yang mereka nisbatkan sebagai “punyanya” HTI pun dimusuhi.

Masih ingat saat mereka menghadang ceramah Ustaz Abdul Somad beberapa waktu lalu? “Hanya” karena ada tim ustaz yang memakai topi bertuliskan kalimat tauhid. Yang mereka klaim sebagai topi HTI.

Masyaa Allah. Dari peristiwa ini justru topi tauhid jadi nge-hits. Bahkan seorang artis icon hijrah mengadakan tauhid challenge yang memotivasi anak muda Muslim pede mengenakannya. Jadilah booming dimana-mana.

Lagian, ngapain parno amat sih sama HTI? Sampai sebel juga dengan bendera tauhid yang dianggap sebagai bendera HTI? Wong HTI juga nggak pernah nge-klaim itu sebagai benderanya kok. Dalam tiap kesempatan, HTI justru menyampaikan bahwa bendera tauhid adalah milik kaum Muslimin. Atas izin-Nya, kini bendera tersebut dikenal dan diterima oleh berbagai kalangan kaum Muslimin.

Kalau ingin menjaga kalimat tauhid, bukan bendera tauhid yang dibakar kaliiii… Mbok yao dicuci, dikasih pewangi, dijemur, disetrika, dilipat, dimasukkan lemari.

Demi menjaga kemuliaan panji Rasulullah ini, seorang Mush’ab bin Umair telah rela mengorbankan nyawa. Dalam Perang Uhud, beliau mempertahankan agar bendera tauhid tidak jatuh ke tanah hingga tangan kanannya putus tertebas pedang lawan. Lalu ia ambil dengan tangan kiri hingga ditebas oleh pasukan kafir. Kemudian menelungkupkan bendera itu di dada dan lehernya. Hingga beliau menemui syahid.

Lha hari ini… Ada yang ngaku menjaga kalimat tauhid tapi dengan membakar bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Duuh.. Jaka Sembung naik troli. Nggak nyambung sama sekali.

Alih-alih menuai tepuk tangan kaum Muslimin, ulah sekelompok “oknum” ini justru berbuah kemarahan umat. Dalam sebuah tayangan video, pemuka ponpes Nurul Huda Garut menyatakan sangat kecewa dan marah terhadap pembakaran bendera tauhid apapun alasannya. Kata beliau, “yang jelas yang dibakar adalah laa ilaha ilallah Muhammadurrasulullah. Pembakaran ini akan menyakiti umat Islam di seluruh dunia.” Nah lho…

Bukankah kita hidup dengan kalimat ini, dan akan mati dengannya? Bahkan kain penutup keranda jenazah di Indonesia biasanya juga bertuliskan kalimat tauhid ini. Lantas, mereka hidup saat ini dan kelak mati dengan kalimat apa?
Gemes, boleh. Geram, silakan. Tapi jangan meninggalkan kebencian. Sadarilah! Sebagaimana kita, mereka pun korban. Korban adu domba. Upaya pecah-belah umat Islam. Strategi pengkotakkan sekaligus pembenturan kelompok yang dinamai Islam fundamentalis dengan Islam tradisionalis.

Cuma bedanya. Kita “ngeh” jika tengah diadu. Sedang mereka nggak nyadar juga dari dulu. Kasihan kan. Jadi, nggak usah ada caci maki, dikatain kasar, dido’ain jelek. Meski asli telah bikin sesek di hati.
Semoga pihak berwajib segera memproses kriminalisasi simbol Islam ini. Sebagaimana sigapnya polisi di Nganjuk Juni lalu saat menetapkan tiga tersangka pembakaran bendera NU.

So, jika Allah mudahkan, semoga ada jalan untuk kita menunjukkan dan bergandengan. Kelak, mudah-mudahan mereka pun merasakan rasanya “lelah berpisah, mari berjama’ah.”

Salam tauhid, Salam ukhuwah.

Penulis, Puspita Satyawati

Tags: Bakar Bendera TauhidBendera HTIBendera Tauhidheadlineskalimat tauhid
Share327TweetSend
Previous Post

Napiter Diperlakukan Tidak Manusiawi, Keluarga Datangi DPR

Next Post

PP IKA BKPRMI Ajak Umat Islam Gaungkan Kalimat Tauhid

Next Post
PA 212 Kecam Tindakan Banser Bakar Bendera Tauhid

PP IKA BKPRMI Ajak Umat Islam Gaungkan Kalimat Tauhid

Fadli Zon Berjanji Akan Menindaklanjuti Laporan Keluarga Napiter

Fadli Zon Berjanji Akan Menindaklanjuti Laporan Keluarga Napiter

Bela Bendera Tauhid, Hari Ini Umat Islam Serentak Turun ke Jalan

Bela Bendera Tauhid, Hari Ini Umat Islam Serentak Turun ke Jalan

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid?

Bakar Bendera HTI Untuk Jaga Kalimat Tauhid?

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.