• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Erdogan dan Gulen: Dua Arus Kekuatan yang ‘Dibelah’?

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 4 mins read
A A
Ada Warganya yang Disandera Jadi Alasan Turki Tolak Gabung Koalisi AS Perangi IS
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Nama Reccep Tayyep Erdogan dan Fathulleh Gulen kini menjadi magnet politik internasional setelah upaya kudeta di Turki gagal. Nama Fathulleh Gullen kembali muncul sebagai lawan politik Erdogan yang dituding berada di balik aksi ini. Gullen sendiri telah membantahnya. Ia mengaku tidak terlibat sama sekali dan mengutuk keras upaya penggulingan pemerintahan yang sah. Sedangkan sebuah analisa mengemuka sejumlah prajurit militer yang melakukan upaya kudeta, meski memiliki hubungan dengan Gulen, sama sekali melakukan aksi tanpa perintah Gulen. Penyelidikan akan menjawab semuanya.

Hubungan Gulen dan Erdogan

Sedikit sekali tulisan, khususnya di Indonesia, yangmendalami, hubungan antara Erdogan dan Gulen. Padahal sejarah kebangkitan Islam Politik di era 2000-an tidak bisa dipisahkan dari kedua nama ini.

Kehadiran Gulen di panggung politik tahun 1999telah memicu banyak kontroversi di kalangan intelektual sekuler. Sejumlah besar mereka telah mencurigai Gulen telah menggunakan taktik yang berbeda untuk mencapai tujuan yang sama seperti para Islamis lainnya. Mereka khawatir di balik kelembutan Gulen, ada ambisi untuk mengubah Turki menjadi negara Islam. Isu keamanan dan intoleransi digerakkan kelompok sekuler untuk menyudutkan komunitas Gulen sebagai musuh Republik Turki. [Lihat: Bulent Aras and Omer Caha, Fethullah Gulen And His Liberal “Turkish Islam” Movement, in Middle East Review of International Affairs, Vol. 4, No. 4 (December 2000)]

Hubungan antara Gulen dan Erdogan sebenarnya sudah lama berlangsung. Pada bulan Februari 2000, koran Zamanmilik Gulen memberikan ruang kepada Erdogan dan Bülent Arınç yang dianggap generasi penerus Erbakan untuk menyampaikan pandangan-pandangan terbarunya. Dalam dua wawancara terpisah, dua pemimpin ini menekankan demokrasi sebagai prioritas mereka dan mengadopsi sekularisme secara pasif. Hal ini disebut-sebut sebagai publikasi pertama terhadap pandangan baru Erdogan setelah Partai Refah dikudeta pemerintah.

Kedua wawancara dari sosok intelektual muda Turki ini sontak mendapatkan perhatian dari surat kabar lainnya. Hurriye, koran yang memiliki pandangan sekularis dan liberal menulis headline dengan judul: “Political Islam at the Crossroad.”Sementara Vakit dari kalangan Islamis justru menuduh Gulen merusak pandangan Erdogan danArınç[Lihat: Ahmed T Kuru, Changing Perspectives On Islamism And Secularism In Turkey: The Gülen Movement And The AK Party, in Muslim World in transition contribution of Gulen Movement (London: Leeds Metropolitan, University Press, 2007].

Pandangan Gulen, walaupun pada gilirannya berbeda pendapat dengan Erdogan, tetaplah tidak bisa dipisahkan dari pandangan-pandangan Islamis di Turki. Kebijakan pendidikan AKP bersama indoktrinasi Islamis di sekolah-sekolah Gulen pernah dituding telah melakukan upaya Islamisasi masyarakat Turki. Selama masa pemerintahan pertama AKP, pemerintahan Erdogan dianggap telah mengubah buku teks, menekankan pemahaman agama, dan mentransfer ribuan imam di Direktoral Hubungan Agama ke posisi sebagai guru dan dan administrasi sekolah-sekolah negeri Turki. [Rachel Sharon-Krespin, Fethullah Gülen’s Grand Ambition: Turkey’s Islamist Danger, Middle East Quarterly, Winter 2009, Volume 16, No: 1]

Dua Potensi Kebangkitan Umat

Syarif Thagian dalam biografinya tentang Erdogan menilai, meskipun Necmettin Erbakan dianggap sebagai guru besar politik Erdogan, akan tetapi pengalaman AKP dalam pemerintahan menunjukkan bahwa Fathulleh Gülen merupakan guru sejati Erdogan dan juga guru spiritual bagi AKP.

Thagian menilai, jika kita ingin membaca keberhasilan AK Parti, maka cermatilah gerakan Gülen. Banyak kolumnis Barat yang menulis tentang Gülen dan melukiskannya sebagai pemimpin gerakan sosial Islam dan nasionalis yang tidak memusuhi Barat dan membangun masa depan Islam secara sosiologis di Timur Tengah.

Gülen memang sempat berbeda pandangan dengan AKP atas pilihan gerakan dengan simbol Islam, karena Gülen memiliki basis jaringan ke seluruh elemen di Turki, khususnya partai non Islam. Namun kritikan Gülen semakin meredup terhadap partai-partai Islam seiring naiknya AKP ke puncak kekuasaan.

Gulen tampaknya sadar akan realita ini bahwa jubah Islam masih memiliki magnet yang besar di Turki. Hal tentu di luar ekspektasi Gulen. Namun, Gulen tetaplah ulama sekaligus politisi yang menghendaki kekuatan aspirasi Islam hadir di ruang publik yang telah lama menjerat Turki. Bedanya, ia tidak ingin terjebak pada simbol.

Tidak lama berselang, romantisme Gulen dan AKP mulai kembali terjalin. Mereka berhasilmelakukan kerjasama dalam proyek sosial politik di Turki. Hal inilah yang dipandang Thagian, menambah kekhawatiran kelompok Kemalist Ultra Nasionalis.

Seorang penulis bernama Foller, seperti dikutip Thagian, mengatakan, kelompok Islam di Turki mencerminkan kekuatan intelektual yang lebih inovatif dalam panggung politik Turki sekarang. Meskipun,Turki akan tetap menjadi negara sekular, akan tetapi mereka berhasil mengembangkan pemahaman dan pengertian sekular yang berbeda: merajut hubungan baik antara masa lalu Turki Utsmani dengan segala tradisi kebudayaan dan keagamaan mereka. Foller berkesimpulan bahwa segi-segi persamaan antara AKP dengan gerakan Gulen memperlihatkan ke arah fenomena ini dengan jelas. [Syarif Thagian, Erdogan: Muadzin Istanbul Sekularisme Turki, Pustaka Al Kautsar: Jakarta, 2012]

Ahmad T Kuru dalam akhir tulisannya mengenai AKP dan Gulen menyimpulkan, persaingan antara kelompok sekuler dan Islam telah menjadi aspek utama dari politik Turki selama beberapa dekade. Di mana faksi Kemalis tetap melawan upaya memasukkan politik agama ke dalam negara. Sementara kelompok Gulen dan AK Parti (yang tetap disebut sebagai kelompok konservatif) terus mempromosikan ideologi sekuler pasif yang memungkinkan masuknya agama di ruang publik. Apalagi Turki telah menyaksikan selama sepuluh tahun bahwa pertarungan yang terjadi tidak lagi sekedar sekularisme dan Islamisme, tetapi telah menjadi konflik antara dua jenis sekularisme.

Dalam dunia politik dan kekuasaan, politik selalu tidak mudah ditebak. Sebagaimana istilah yang sering kita dengar, tidak ada kawan dan lawan abadi, yang ada hanya kepentingan yang abadi.

Yang kita khawatirkan adalah adanya upaya-upaya pihak tertentu untuk memecah belah kekuatan politik Islam di Turki, sebagaimana cita-cita faksi sekularis yang tidak ingin Erdogan dan Gulen bersatu.

Rasulullah mengingatkan kita agar melakukan Islah, berusaha mendamaikan antara dua atau beberapa pihak yang berselisih. Sementara usaha itu belum kita melakukan itu, justru banyak diantara kita ikut saling bermusuhan satu dengan yang lainnya. Wallahu a’lam.*

 

Penulis,  Muhammad Pizaro

Pemerhati Politik Timur Tengah dan Dunia Islam

 

 

 

Tags: headlineskudeta turkiPresiden Turki Recep Tayyib Erdogan
ShareTweetSend
Previous Post

Islam Berkembang Pesat di Kerala India, di Tahun 2015 Saja 900 Orang Bersyahadat

Next Post

Gubernur Jawa Barat Larang Anak Buahnya Main Pokemon Go

Next Post
Sekolah Diminta Batasi Masuknya Game Pokemon Go

Gubernur Jawa Barat Larang Anak Buahnya Main Pokemon Go

Raja Mohammed VI: Maroko Ingin Bergabung Kembali ke Blok Uni Afrika (AU)

Raja Mohammed VI: Maroko Ingin Bergabung Kembali ke Blok Uni Afrika (AU)

Pasca Kudeta Gagal, Erdogan Bersumpah Singkirkan Simbol-Simbol Sekuler di Pusat Kota Istanbul

Pasca Kudeta Gagal, Erdogan Bersumpah Singkirkan Simbol-Simbol Sekuler di Pusat Kota Istanbul

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Ada Warganya yang Disandera Jadi Alasan Turki Tolak Gabung Koalisi AS Perangi IS

Erdogan dan Gulen: Dua Arus Kekuatan yang ‘Dibelah’?

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.