• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Para Founding Fathers Menginginkan Indonesia Sebagai Negara Tauhid

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 4 mins read
A A
Baca Al-Qur’an dengan Langgam Jawa, Dr Adian Husaini: ‘Bener Ning Ora Pener’
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Para Founding Fathers Mencitakan Indonesia Negara Tauhid

Oleh Adian Husaini

PANJIMAS.COM – Dalam Majelis Akhir Tahun yang dilaksanakan Insists, Sabtu lalu (31/12), peneliti senior Insists Dr Adian Husaini menyampaikan bahwa Indonesia bukanlah negara sekuler, tapi Negara Tauhid. Mengutip pernyataan Rois Am NU KH Achmad Siddiq, Adian menyatakan : “Kata ‘Yang Maha Esa’ pada sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) merupakan imbangan tujuh kata yang dihapus dari sila pertama menurut rumusan semula. Pergantian ini dapat diterima dengan pengertian bahwa kata ‘Yang Maha Esa’ merupakan penegasan dari sila Ketuhanan, sehingga rumusan ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ itu mencerminkan pengertian Tauhid (monoteisme murni) menurut Akidah Islamiyah. Kalau para pemeluk agama lain dapat menerimanya, maka kita bersyukur dan berdoa,”terangnya.

Dalam makalahnya yang dibagikan kepada ratusan peserta, Adian juga menyatakan bahwa Ketua Umum MUI Prof Hamka pernah menjelaskan tentang makna Ketuhanan Yang Maha Esa pada pertemuan dengan Wanhamkamnas 25 Agustus 1976 : “Jadi Ketuhanan Yang Maha Esa di pasal 29 itu bukanlah Tuhan yang lain, melainkan Allah! Tidak mungkin bertentangan dan berkacau diantara Preambul dengan materi undang-undang.”

“Karena itu sudah sepatutya, sesuai dengan makna Pancasila yang sebenarnya, sebagaimana dirumuskan oleh para founding fathers, dalam negara Tauhid, yang mengakui Allah sebagai Tuhan, paham-paham syirik dan kemunkaran, tidak patut dikembangbiakkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam konsep Tauhid Islam, maka Tauhid sepatutnya diletakkan di tempat tinggi. Tidak disejajarkan dengan kemusyrikan. Konsep negara Tauhid ini tentunya dengan memandang bahwa Tauhid merupakan konsep ideal dan mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim,”jelas cendekiawan Islam yang produktif menulis buku ini.

Dalam Majelis Akhir Tahun 2016 Insists ini, Adian menyatakan dengan tegas bahwa tauhid dan syirik tidak boleh diberikan hak yang sama. “Nggak ada hak murtad dalam Islam, sekali masuk Islam dibawa sampai mati,”terang Dosen Pasca Sarjana UIKA Bogor ini. Prinsip Islam ini berbeda dengan Deklarasi HAM PBB yang menyatakan bahwa termasuk hak asasi adalah hak untuk pindah agama.

Dalam majelis yang dihadiri mayoritas kaum muda terpelajar ini, Adian menekankan tentang pentingnya bangsa ini mempelajari sejarah masa lalunya. Ia mengutip pernyataan tokoh Islam terkenal Muhammad Asad (Leopold Weiss) dalam bukunya, Islam at the Crossroads : “No civilization can prosper or even exist, after having lost this pride and the connection with its own past” Pengalamannya dengan teman-teman Insists saat menimba ilmu dengan Prof Naquib al Attas di ISTAC Malaysia adalah bagaimana Prof Al Attas menekankan pentingnya kebanggaan (pride) sebagai seorang Muslim.  Adian menyampaikan bahwa kini umat Islam Indonesia diputus kebanggaannya terhadap sejarah bangsa ini, karena pelajaran sejarah yang kacau yang diberikan di sekolah atau universitas.

Penulis buku Wajah Peradaban Barat ini juga mengingatkan adanya penyakit bangsa ini yang berbahaya saat ini. Ia menjelaskan bahwa Pak Natsir (tokoh Masyumi) dulu pernah berdialog dengan Amien Rais, Kuntowijoyo dan lain-lain. “Pak Natsir mengingatkan penyakit bangsa kita yang paling parah adalah hubbuddunya (cinta dunia),”jelasnya. Pak Natsir juga mengingatkan bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh guru yang mau berkorban untuk bangsanya.

Pak Natsir mengingatkan : “Dahulu, mereka girang gembira, sekalipun hartanya habis, rumahnya terbakar, dan anaknya tewas di medan pertempuran, kini mereka muram dan kecewa sekalipun telah hidup dalam satu negara yang merdeka, yang mereka inginkan dan cita-citakan sejak berpuluh dan beratus tahun yang lampau. Mengapa keadaan berubah demikian? Kita takkan dapat memberikan jawab atas pertanyaan itu dengan satu atau dua perkataan saja. Semuanya harus ditinjau kepada perkembangan dalam masyarakat itu sendiri. Yang dapat kita saksikan ialah beberapa anasir dalam masyarakat sekarang ini, di antaranya: Semua orang menghitung pengorbanannya, dan minta dihargai. Sengaja ditonjol-tonjolkan kemuka apa yang telah dikorbankannya itu, dan menuntut supaya dihargai oleh masyarakat. Dahulu, mereka berikan pengorbanan untuk masyarakat dan sekarang dari masyarakat itu pula mereka mengharapkan pembalasannya yang setimpal… Sekarang timbul penyakit bakhil. Bakhil keringat, bakhil waktu, dan merajalela sifat serakah. Orang bekerja tidak sepenuh hati lagi. Orang sudah keberatan memberikan keringatnya sekalipun untuk tugasnya sendiri. Segala kekurangan dan yang dipandang tidak sempurna, dibiarkan begitu saja. Tak ada semangat dan keinginan untuk memperbaikinya. Orang sudah mencari untuk dirinya sendiri, bukan mencari cita-cita yang di luar dirinya. Lampu cita-citanya sudah padam kehabisan minyak, programnya sudah tamat, tak tahu lagi apa yang akan dibuat!… ”

Ia menjelaskan bahwa seorang Muslim harusnya 10 kali lipat kualitasnya disbanding orang kafir. Allah SWT menjelaskan : “Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti.” (QS Al Anfal 65)

Terhadap masalah guru, Adian menekankan guru bukan tukang ngajar. “Institusi pendidikan kita gagal melahirkan pejuang Islam (amar makruf nahi mungkar). Padahal Imam Ghazali menyatakan amar makruf nahi mungkar menentukan hidup matinya umat,”paparnya di Aula Gedung Insists yang baru, di Jalan Kalibata Utara II, Jakarta Selatan.

Majelis Akhir Tahun Insists (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations) ini dipenuhi oleh anak-anak muda. Jumlah peserta yang membludak menyebabkan para peserta menggelar karpet untuk mengikuti acara. Insists merencanakan tahun 2017 akan mengadakan kajian ilmiah tiap Sabtu, dengan nama Saturday Insists Forum. * [nh]

Tags: adian husainiheadlinesINSISTkemunkaranNegara Tauhid
ShareTweetSend
Previous Post

[VIDEO] Mengapa Pemuda Muhammadiyah Membela Ranu?

Next Post

MUI Sesalkan Penangkapan Wartawan Panjimas oleh Kepolisian

Next Post
Pesan MUI Kepada Umat Islam Jangan Hura-hura di Tahun Baru Masehi

MUI Sesalkan Penangkapan Wartawan Panjimas oleh Kepolisian

Lagi, Polda Jateng Tangkap 11 Orang Diduga Terlibat Aksi Nahi Munkar di AW Resto Karanganyar

Lagi, Polda Jateng Tangkap 11 Orang Diduga Terlibat Aksi Nahi Munkar di AW Resto Karanganyar

ANNAS Solo Raya Siap Nahi Munkar Bentengi Umat dari Aliran Sesat Syiah dan Komunis

ANNAS Solo Raya Siap Nahi Munkar Bentengi Umat dari Aliran Sesat Syiah dan Komunis

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Baca Al-Qur’an dengan Langgam Jawa, Dr Adian Husaini: ‘Bener Ning Ora Pener’

Para Founding Fathers Menginginkan Indonesia Sebagai Negara Tauhid

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.