• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Maunya Apa Menggarami Indonesia?

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
Maunya Apa Menggarami Indonesia?
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh AB Latif (Direktur Indopolitik Watch)

(PANJIMAS.COM)
-Indonesia langka garam. Ada garampun harga mahal. Ada apakah dengan kondisi negeri ini? Bukankah laut begitu luas dengan garis pantai yang panjang? Ujungnya bisa ditebak, berdasarkan ‘alasan khusus’ akhirnya karena dianggap produksi garam Indonesia tak mampu lagi memenuhi kebutuhan pasar, penguasa negeri ini telah memutuskan untuk impor garam dari luar negeri. Kran inpor garam sebanyak 75.000 ton pada Agustus mendatang. Direktur Jendral Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan menjelaskan bahwa impor sebesar 75.000 ton adalah tahap pertama dari yang ditetapkan pemerintah sebesar 226.000 ton (www.jawapos.com, 28 juli 2017).

Banyak pengamat dan masyarakat umum pun mempertanyakan kebijakan yang nyleneh ini. Banyak pertanyaan yang terlontar. Diantaranya apakah laut Indonesia yang sangat luas itu sudah tidak terasa asin lagi sehingga tak mampu memproduksi garam? Atau apakah rezim negeri ini yang sudah tidak mampu lagi mengendalikan produksi garam dalam negeri? Kalau rezim sudah tak mampu lagi mengendalikan produksi garam apalagi mengendalikan negeri ini?

Sungguh negeri ini amat luas lautnya. Artinya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kalau dikelola dengan baik saya yakin pasti bisa. Buktinya dari jaman orde lama, orde baru, orde reformasi atau dari jaman Bung Karno, Pak Harto, Habibi, Gus Dur, Megawati, Susilo Yudhoyono tidak pernah terjadi impor garam dan sejarah telah membuktikannya. Tapi mengapa hari ini bisa terjadi? ini menunjukkan adanyakesalahan dalam mengelola atau adanya kepentingan politis dibalik kebijakan rezim. Kebijakan impor garam menambah deret dari jauhnya swasembada memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia.

Kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok itu biasanya terjadi karena rekayasa oleh kartel impor dan mafia pangan. Tujuannya jelas yaitu untuk menciptakan alasan dilakukanya impor garam dan jenis pangan lainnya. Karena kartel impor dan mafia pangan tidak menghendaki tumbuhnya industri nasional yang kuat dan mandiri. Lalu fee dari setiap kebijakan impornya akan digunakan untuk bagi-bagi diantara oligarki kekuasaan, dan dipakai untuk biaya penggalangan dukungan politik untuk mempertahankan kekuasaan.

Sesungguhnya jika kita mau menganalisa, Fee dari impor setiap bahan pangan sangatlah banyak. Sebagai contoh kecil kita ambil dari fee impor garam saja. Kalau pemerintah sudah menetapkan akan impor garam sebanyak 226.000 ton sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Jendral Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan, berarti kita impor sebanyak 2.260.000 kwintal atau kalau kita jadikan kilogram berarti 226.000.000 kg.

Jika harga jual kita buat Rp.16.000/kg sebagaimana yang terjadi di Jember berarti pemerintah untung Rp. 14.000 dengan asumsi harga beli Rp. 2.000. dan kalau kita kalikan keuntungan dengan banyaknya impor Rp. 14.000 X 226.000.000 = 3.164.000.000.000. jadi rezim akan diuntungkan sebanyak tiga trilliun seratus enam puluh empat milyar rupiah (Rp.3.164.000.000.000). Sungguh ini adalah angka yang fantastis untuk biaya kampanye mempertahankan rezim. Ini baru dari garam belum yang lain. Fee dari utang luar negeri tak kalah fantastisnya. Itulah mengapa para pengambil kebijakan suka dengan impor dan hutang luarnegeri. Dengan kebijakan ini para oligarki kekuasaan akan berenang diatas duit.

Rakyat mana yang tidak marah. Sudah kebijakan tidak pro rakyat, malah bertambah masalah hidup. Sebaliknya, kepentingan individu atau partai lebih utama. Semua ini dikarenakan untuk memperoleh suatu jabatan dalam sistem demokrasi membutuhkan dana yang tidak sedikit. Maka dari itu untuk mengembalikan modal pencalonan harus ada proyek-proyek yang direkayasa. Sehingga tak heran kalau dalam sistem ini rakyat akan menjadi korban kerakusan penguasa.

Kebijakan menggarami Indonesia kian membuka kotak pandora pelayanan pada rakyat. Hajat hidup rakyat Indonesia masih saja terus digantung dan diberikan alasan-alasan pemanis. Sungguh ini bentuk ketidakadilan dan pengabaian urusan rakyat. Rakyat akan mencatat dalam memorinya dan akan mengadu kepada Allah untuk dipilhkan penguasa yang amanah. Secara teknis mengelola garam memang mudah dan murah jika memiliki kemauan. Begitu pun secara ideologis pengelolaan garam demi kepentingan rakyat harus dikedepankan daripada kepentingan bisnis. Sudahilah memalak uang rakyat melalui ragam usaha yang menyiksa.

Jika demikian adanya, maka sistem yang salah di negeri ini akan segera ditinggalkan rakyat. Sungguh sistem yang yang baik hanya bersumber dari yang baik saja. Dan tidak ada dzat yang baik kecuali penguasa alam semesta, yaitu Allas swt. Karena Dialah dzat yang Maha Baik. Artinya sistem yang baik hanya yang bersumber dari Al Kholik yaitu Allah swt. Dan itu adalah islam. Jadi sistem terbaik dan adil tidak lain adalah sistem islam. Masihkah kita meragukan sistem dari Al kholik ini?

Tags: Maunya Apa Menggarami Indonesia?
ShareTweetSend
Previous Post

10.000 Muslim Palestina “Sholat Jumat Akbar” di Masjid Al-Aqsa

Next Post

Forum Cipayung Plus Gelar Jambore Kebangsaan dan Wirausaha

Next Post
Forum Cipayung Plus Gelar Jambore Kebangsaan dan Wirausaha

Forum Cipayung Plus Gelar Jambore Kebangsaan dan Wirausaha

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Selenggarakan KKN

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala Selenggarakan KKN

Berani Karena Benar, Ranu Muda Minta Umat Peduli Media Islam

Berani Karena Benar, Ranu Muda Minta Umat Peduli Media Islam

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Maunya Apa Menggarami Indonesia?

Maunya Apa Menggarami Indonesia?

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Bapak  Para  Hafidz  Itu  Berpulang,  Ribuan  Umat  Islam  Sholatkan  dr.Tunjung

Bapak Para Hafidz Itu Berpulang, Ribuan Umat Islam Sholatkan dr.Tunjung

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.