• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Menyamak Demokrasi

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Menyamak Demokrasi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Diterimanya konsepsi demokrasi sebagai sistem politik  oleh umat Islam di Indonesia berasal dari berfikir yang berlandaskan atas realitas.  Bukan berasal dari prinsip norma dan mencoba untuk secara radikal mengubah realitas itu kepada satu bentuk ideal yang di inginkan. Idealisme yang di inginkan umat terhadap sistem politik harus berkompromi dengan realitas bangsa yang majemuk.  Pun tidak sepenuhnya sama seperti demokrasi yang dianut oleh  mayoritas di negeri barat. Penerimaan konsepsi demokrasi yang bukan lahir dari rahim Islam, meminjam istilah Adian Husaini perlu disamak.

Ibarat benda benda “najis” maka demokrasi itu najisnya  bukan najis lizatihi tetapi najisnya masuk kategori lighairihi, najis yang masih dapat suci karena disamak. Najis nya bukan berasal dari bangkai kulit anjing atau kulit babai tetapi bangkai yang dihukumkan najis itu adalah bangkai yang berasal dari binatang kambing atau kerbau. Penyamakan itu paling mendasar adalah dari epistimologinya, barat menggunakan demokrasi dengan epistimologi sekuler sedangkan demokrasi di Indonesia menggunakan epistimologi Islam. Setiap konsep yang datang dari barat di affirmasi dengan menerima yang baik dan menolak yang tidak sesuai dan bertentangan dengan wahyu.

Demokrasi yang berjalan tanpa adanya penyamakan maka akan berhukum najis yang tidak dapat digunakan.  Sebab secara normatif teori yang datang dari barat tanpa adanya penyamakan maka secara realitas tidak akan membawa bangsa ini menjadi lebih baik bahkan membawa kepada keterpurukan. Pasca reformasi kekuatan meng-affirmasi demokrasi tidak berjalan sesuai dengan yang di harapkan, demokrasi yang berjalan di Indonesia semakin liberal.

Menurut Yudi Latif, diterimanya gagasan demokrasi liberal di Indonesia tanpa diuji, apakah dapat membawa rakyat Indonesia menjadi sejahtera. Mencengkramnya demokrasi liberal dengan melahirkan sistem politik elektoral yang telah mendesign politik Indonesia berbiaya sangat mahal, untuk menjadi kepala daerah atau anggota dewan perwakilan rakyat  misalnya harus keluar uang ratusan juta bahkan milyaran rupiah untuk biaya dukungan partai, kampanye, menyewa konsultan politik, belanja iklan bahkan politik uang. Biaya politik yang sangat mahal inilah penyebab dari tumbuh suburnya korupsi di Indonesia.  Dalam catatan Indonesia CorruptionWatch (ICW) selama 2010-2017 tidak kurang dari 215 kepala daerah menjadi tersangka korupsi baik yang di tangani KPK, kejaksaan, maupun kepolisian.

Revitalisasi penyamakan demokrasi seperti yang dilakukan oleh generasi awal politisi umat Islam saat kemerdekaan republik ini mestilah dilakukan. Perlu dijadikan teladan generasi politisi awal kemerdekaan, mereka mampu memberikan  warna dan masukan konsep demokrasi di Indonesia. Peran itu dapat terlihat dari hasil perumusan dasar Negara dan konstitusi Negara yang tidak bercorak sekuler.

Selain itu M. Natsir berperan mengembalikan Indonesia dengan mosi integralnya sebagai bentuk penolakan demokrasi liberal (federalisme)  dengan nilai dan cara pandang masyarakat Indonesia. Politisi muslim tidak mesti terbawa arus Pragmatisme.Politisi muslim mesti membentuk arus baru. Arus yang  memiliki kekuatan konsep dan nilai-nilai Islam yang mulia.  Hal itulah yang mesti di tunjukan agar politisi muslim memilki perbedaan yang jelas di bandingkan dengan politisi yang berada di luar garis agama Islam. [RN]

Penulis, Ahmad Basori

Penggiat Sosial Politik Islam, guru, tinggal di Tangerang

Tags: demokrasipartai politik
ShareTweetSend
Previous Post

Jauh dari Semangat Persaudaraan, MUI Sesalkan Surat Pernyataan Sikap Persekutuan Gereja Gereja Jayapura

Next Post

Sidang Pendeta Julius Herry Sarwono, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Memenuhi Unsur Penistaan Agama

Next Post
Sidang Pendeta Julius Herry Sarwono, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Memenuhi Unsur Penistaan Agama

Sidang Pendeta Julius Herry Sarwono, Saksi Ahli Sebut Terdakwa Memenuhi Unsur Penistaan Agama

Sidang Muhammad Hidayat, Al Katiri: Dakwaaan JPU Keliru dan Tidak Berdasar

Setelah Ditunda Beberapa Pekan Sidang Ustadz Alfian Tanjung Kembali Dilanjutkan

Parlemen Arab Serukan Pengakuan Kedaulatan Negara Palestina

Parlemen Arab Serukan Pengakuan Kedaulatan Negara Palestina

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Menyamak Demokrasi

Menyamak Demokrasi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.