• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Remaja dalam Bius Tik Tok

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
Remaja dalam Bius Tik Tok
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

oleh: Ana Ummu Al Fatih

Siapa sih yang ngaku kids jaman now, kalau nggak tahu aplikasi yang namanya Tik Tok. Buka google buat browsing iklannya Tik Tok, buka youtube iklannya Tik Tok, buka aplikasi iklannya Tik Tok lagi, Tik Tok lagi. Gimana anak dan remaja ngga tergiur buat klik dan instal aplikasi ini. Awalnya sih bisa jadi cuma coba coba, akhirnya keterusan dan nagih, ya begitulah pola remaja Kranjingan Jaman Now. Akhirnya karena asik dan asik mereka terbius dengan aplikasi ini, jiwa bersaing pun muncul tatkala penggun lain bikin video lebih menarik. Akhirnya berawal dari iseng hingga kebablasan.

Usut punya usut Pemerintah Indonesia secara resmi memblokir aplikasi Tik Tok yang sudah terlanjur karena aplikasi tersebut dianggap banyak melakukan pelanggaran.

“Pornografi, pelecehan agama, banyak sekali pelanggarannya,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan kepada BBC Indonesia, 3 Juli 2018. (BBC.com)

Memang benar bahwa aplikasi Tik Tok diblokir sementara sejak Selasa siang (03/07). Namun info yang dilansir dari TRIBUNJABAR.ID – Bahwa Menteri Komunikasi dan Informatka (Menkominfo) Rudiantara memberikan beberapa syarat kepada pihak aplikator Tik Tok untuk dapat kembali eksis di Indonesia.

Rudiantara mengatakan, selama aplikasi Tik Tok digunakan di Indonesia, banyak aduan dari masyarakat ke Kominfo lantaran menemukan konten negatif di aplikasi tersebut. Jika pihak aplikator mampu mengikuti syarat yang diajukan, Rudiantara mengaku tidak akan menutup kemungkinan jika Tik Tok dapat kembali diunduh di Indonesia.

“Dimungkinkan dibuka kembali tapi dengan dua syarat. Pertama, harus membersihkan konten-konten yang enggak benar, karena banyak yang tidak senonoh, tidak layak posting,” kata Rudiantara di Palembang, Sumatera Selatan.

“Kedua mereka harus menjamin adanya filtering, sehingga konten negatif tidak masuk lagi dan ada kontak poin khusus untuk Indonesia,” tambahnya.

Apa salahnya dengan aplikasi  Tik Tok, kenapa harus dibokir? lantas kenapa bisa dibuka kembali kalau benar telah terjadi penyalah gunaan? akhirnya jadi kaya permainan buka tutup. Tik Tok itu aplikasi apa sih, ternyata aplikasi pembuat konten video berdurasi singkat dengan fitur-fitur yang unik dan lucu yang di dukung dengan musik. Video yang sudah dibuat tersebut kemudian bisa di-share langsung ke pengguna Tik Tok atau ke media sosial lain yang beraliansi dengannya.

Aplikasi buatan Tiongkok ini banyak digunakan oleh gen Z (generasi 1995 – 2014 an). Mengapa aplikasi ini sangat diminati oleh kaum remaja yang masuk kategori gen Z ?

TikTok mampu memfasilitasi keinginan Gen Z untuk mengaktualisasi diri, bikin video mudah lucu asyik dan menarik full musik. Tidak heran, meski sejak diperkenalkan di Indonesia pada September 2017 lalu, aplikasi ini cepat sekali booming di kalangan anak-anak dan remaja.

Sebenarnya aplikasi Tik Tok atau aplikasi lainnya yang serupa  adalah  sarana media yang pada dasarnya bersifat netral. Maksudnya adalah sah saja jika dimanfaatkan untuk mengembangkan kreatifitas kearah yang kreatif dan terdidik. Bahkan, jika berada ditangan remaja yang faham dengan islam maka aplikasi semacam ini bisa menjadi alat untuk mensyiarkan islam. Masalahnya saat ini remaja kita bagaimana kualitasnya, duh hancur banget hati ini kalau baca postingan ‘bowo lover misal – si artis Tik Tok’. Remaja saat ini benar telah kehilangan akal sehat, aqidah islam tak lagi mereka jadikan pegangan hidup. Ada yang bilang mau bikin agama baru dan Bowo Tuhannya, sampai ada juga yang bilang rela kehilangan keperawanan asal dengan Bowo, sungguh miris perulaku anak sekarang. Belum lagi tersebar di berbagai akun instagram ataupun youtube video remaja yang goyang erotis yang memamerkan kemolekaan tubuhnya seperti sedang dijajakan. naudzubillah.

Artinya ni, remaja zaman now mau dikasih apapun selama aqidahnya lemah, pemahaman islamnya lemah, yang akhirnya standar dalam hidup mereka bukan halal haram tapi suka suka gue. Hal ini juga didukung dengan kontrol ortu dan kontra sosial yang juga lemah. Tidak heran semua ini terjadi karena negara yang abai dalam melihat berbagai persoalan di negeri ini termasuk persoalan pendidikan yang membentuk pola fikir dan pola sikap remaja. Abai dalam mengendalikan media sebagai media edukasi dan informasi yang benar, justru media menjadi alat penyebaran ide kebebasan. Belum lagi dalam tataran ekonomi yang juga turut membidani lahirnya generasi yang rusak, bagaimana tidak keluarga sebagai tempat kontrol dan pendidikan yang pertama dan utama telah mengalami disfungsi. Orang tua sibuk mencari penghidupan guna memenuhi kebutuhan hidup, hingga abai dalam pendidikan akidah anaknya.

Dengan adanya kasus Tik Tok ini sebenarnya kita kembali diingatkan akan pentingnya membekali generasi muda kita dengan pemahaman islam yang kuat. Tidak cukup dengan menutup aplikasi TikTok tapi  lebih keranah sistemis, harus ada perbaikan pendidikan, ekonomi, sosial, media dan informasi agar bangsa ini tersuasana dengan kebaikan. Semua ini tidak mungkin terjadi bila tidak dengan menerapkan syariat Islam, karena hanya Islam lah agama yang sempurna ajaran aqidah dan syariat yang akan mampu mencegah dan mengatasi permasalahan generasi muda khususnya. . Perubahan yang sedemikian ini butuh pemimpin yang pemberani,, membutuhkan kerjasama seluruh elemen bangsa. Jika mampu bersatu tidaklah mustahil mengubah negeri ini menjadi negeri yang mampu meraih ridho ilahi.

Tags: fenomena tik tokkids jaman now
ShareTweetSend
Previous Post

Anies Baswedan Hadiri Malam Silaturahim Idul Fitri Al Irsyad Al Islamiyah

Next Post

Menanti Ijtima Ulama Akhir Juli Nanti

Next Post
Menanti Ijtima Ulama Akhir Juli Nanti

Menanti Ijtima Ulama Akhir Juli Nanti

ISAC: Penelitian tentang Paham Radikal lsi Khutbah di Masjid Resahkan Mubaligh

ISAC: Penelitian tentang Paham Radikal lsi Khutbah di Masjid Resahkan Mubaligh

Sasar Jazan, Arab Saudi Berhasil Cegat Rudal Houthi

Sasar Jazan, Arab Saudi Berhasil Cegat Rudal Houthi

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Remaja dalam Bius Tik Tok

Remaja dalam Bius Tik Tok

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.