• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Gerakan Deklarasi #2019gantipresiden, Efektifkah?

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Gerakan Deklarasi #2019gantipresiden, Efektifkah?
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Yons Achmad
*Pengamat Medsos. CEO Kanet Indonesia

(PANJIMAS.COM) — Gerakan ini dicetuskan oleh Mardani Ali Sera kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Artinya, gerakan ini sebuah gerakan politik elit. Bukan murni gerakan rakyat arus bawah. Walau kemudian mendapat dukungan rakyat yang lumayan bagus. Ditandai dengan marak dan banyaknya peserta yang hadir dalam deklarasi di beberapa kota. Hanya saja dalam jagat politik kontemporer, apalagi sambut pemilihan presiden 2019 mendatang yang hanya diikuti dua pasangan, petahana Jokowi-Makruf Amin dan penantang (opisisi) Prabowo-Sandi, strategi demikian perlu ditafsir (dipikir) ulang.

Kenapa perlu ditafsir ulang? Agar langkahnya bukan hanya sekadar menjadi gerakan emosional saja. Akan tetapi bisa benar-benar membawa angin perubahan menuju kondisi yang lebih baik. Dalam diskursus konstitusi, ada pandangan menarik dari Prof Jilmy Assidiqqie (Pakar Hukum Tata Negara) yang mengatakan bahwa gerakan #2019gantipresiden itu sah dan boleh-boleh saja, hanya saja yang menjadi masalah, dilakukan disaat belum waktunya berkampanye dan dengan kebencian kepada presiden yang sah.

Saya sendiri sepakat dengan pernyataan itu walau tak sependapat soal tuduhan menyebar kebencian. Kenapa? Yang ada sebenarnya bukan penyebaran kebencian kepada presiden yang sah, akan tetapi lebih didasarkan kepada sikap kritis menyikapi beragam kebijakan yang dilakukan Jokowi. Artinya, sebagai pakar hukum, tuduhan demikian sangat tendensius dan sangat tak berpihak kepada gerakan opisisi. Tapi, biarlah pandangan demikian berkembang, menjadi kembang-kembang, warna-warni argumen dalam menyikapi politik kekinian kita.

Yang perlu mendapat tafsir ulang lagi adalah munculnya gesekan sesama anak bangsa dilevel bawah. Kita sudah sama-sama tahu, baik di media mainstream maupun di media sosial, beredar berita dan foto maraknya penolakan deklarasi #2019gantipresiden. Tentu saja, kita tak menginginkan bentrok-bentrok yang kerap diwarnai dengan kekerasan fisik apalagi kelak mengakibatkan korban meninggal. Sebagai antisipasinya, memang diskusi soal gerakan #2019gantipresiden ini harus selesai dulu di level konsitusi.

Artinya apa? Pihak petahana dan oposisi harus duduk bersama. Kalau terus dilakukan pembiaran. Pihak istana tak setuju, pihak oposisi bersikeras gerakan ini sah. Sementara pihak aparat dinilai tendensius. Dan, arus pro kontra terus mengemuka, maka negeri ini bakal chaos, bakal kacau.

Tentang boleh tidaknya gerakan demikian show di alam nyata, kita tunggu bersama kesepakatannya.
Hanya, saya tertarik dengan ide Sandiana Uno yang mengatakan untuk sementara, gerakan #2019gantipresiden ini disuarakan saja di media sosial. Dan saya kira, gerakan #2019gantipresiden di media sosial memang bakal sangat efektif. Asal, lagi-lagi bukan semata melulu dilakukan dengan emosional semata, tapi dengan argumen-argumen meyakinkan plus kreativitas penyampaikan ide melalui video, teks atau info-info grafis yang ciamik tanpa perlu mengedepankan kebencian personal. Inilah PR gerakan #2019gantipresiden.

Gerakan ini, saya nilai akan efektif memikat para pemilih milenial. Dari data yang saya baca, saat ini, ada sekitar 55 persen pemilih dari generasi milenial (berusia 17-38 tahun), merekalah yang nantinya bakal ikut memilih di pentas panggung politik 2019. Jika ada kurang lebih 190 juta daftar pemilih tetap, artinya akan ada 100 juta milenial. Nah, dari jumlah tersebut 60 sampai 70 persennya aktif di media sosial. Maka, penyebaran ide dan gagasan perubahan di media sosial menjadi sangat efektif jika dilakukan dengan benar.

Di sini, tentu saya tidak berada dalam posisi melarang-larang gerakan deklarasi #2019gantipresiden dilakukan di berbagai kota. Saya hanya menawarkan perspektif keefektifan sebuah gerakan dilakukan, walau tentu saja masih banyak tantangan dan efek boomerang yang perlu diantisipasi.

Misalnya, apakah menyebut para penolak gerakan deklarasi #2019gantipresiden dengan sebutan para “Idiot” seperti kata Ahmad Dani itu layak dan bakal efektif? Biarlah ini menjadi bahan pemikiran para elit-elit gerakan. Bagaimanapun juga, kalau menginginkan gerakan politik rakyat seharusnya dilakukan dengan riang gembira, kalau jagonya memang mereka senang, kalau kalah biasa saja dan hidup harus terus lanjut.

Depok, 27 Agustus 2018.

Tags: #2019GantiPresidenGerakan Deklarasi #2019gantipresiden Efektifkah?headlinesYons Achmad
ShareTweetSend
Previous Post

Apa Kabar Kasus Mbak Neno Warisman?

Next Post

IPW Minta Polri Tegas Sikapi Konflik Pro-Kontra #2019GantiPresiden

Next Post
IPW Minta Polri Tegas Sikapi Konflik Pro-Kontra #2019GantiPresiden

IPW Minta Polri Tegas Sikapi Konflik Pro-Kontra #2019GantiPresiden

Bawaslu: #2019GantiPresiden Tidak Termasuk Kampanye Negatif

Bawaslu: #2019GantiPresiden Tidak Termasuk Kampanye Negatif

Skandal Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Didesak Mundur

Skandal Pelecehan Seksual, Paus Fransiskus Didesak Mundur

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Gerakan Deklarasi #2019gantipresiden, Efektifkah?

Gerakan Deklarasi #2019gantipresiden, Efektifkah?

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.