• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS

Dibalik Kalimat “Aku Luwe” Yang Sedang Viral

16 Jan 2021
in NEWS, Suara Pembaca
Reading Time: 3 mins read
A A
Dibalik Kalimat “Aku Luwe” Yang Sedang Viral
0
SHARES
230
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUKOHARJO (Panjimas.com) – “Aku ora wedi karo uwong, aku luwe, sopo sing tanggung jawab, ora ono, aku luwe!”

“Aku tidak takut dengan orang, aku lapar, siapa yang tanggung jawab, tidak ada, aku lapar!”

Begitulah kalimat yang keluar dari seorang pedagang kaki lima bernama Anggit Suseno ketika berdebat dengan petugas satpol PP saat hendak menertibkan warungnya karena dianggap melanggar peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sukoharjo dalam sebuah video yang menjadi viral di medsos.

Dilansir Solopos.com, Heru Kepala Satpol PP Kabupaten Sukoharjo menyampaikan terkait aturan jam operasional usaha sampai pukul 19.00 WIB selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 11-25 Januari 2020. Namun menurut pengakuannya pemilik warung makan sate kambing marah-marah.

“Kami awalnya mendatangi warung makan sate kambing itu pukul 20.30 WIB. Di sana ada empat orang pembeli katanya dibawa pulang, tapi ternyata ada yang habis makan,” kata Heru kepada Solopos.com, Kamis (14/1/2021).

Namun Anggit sapaan akrabnya menjelaskan kronologi peristiwa tersebut kepada Panjimas.com pada Sabtu (16/1/2021) saat ditemuinya di Warung Marki Food tempat usahanya.

“sebenernya kita itu sudah mentaati peraturan, tutup jam 19.00, kursi sudah kita balik semua, dan memang ada orang selesai makan, cuman posisinya itu kan teman yang sering kesini, lha kalau mau ngusir ya nggak enak gitu lho, lagian juga sudah tutup,” katanya.

Anggit melanjutkan penjelasannya, bahwa pada saat itu tengah melayani ojek online yang sedang mendapat orderan.

“Terus posisinya saya ojek online belum saya off-kan terus masih ada yang order, saya juga sungkan kalau mau saya cancel kok ya saya cancel wong dia dari jauh kesini, ya sudah saya layani terus tiba-tiba saat melayani datanglah Satpol PP, itu memang sudah jam 19.15 memang sudah kelewat dari jam 19.00 ya sudah terjadi seperti itu,”

Anggit sapaan akrabnya menjelaskan awal mulanya para petugas membentak-bentak ketika mendatangi warungnya, memang sudah beberapa kali sejak dari tahun baru ketika awal buka warungnya. Ia pun membantah jika argumen yang dilancarkannya ketika itu dianggap sebuah perilaku melawan pemerintah.

“Melawannya dari mana, kalau masyarakat punya argumen ya itu argumen saya ya seperti itu, namanya melawan petugas itu ketika saya memukul petugas atau apa itu saya melawan petugas, tetapi ketika itu saya berargumen kan harus ada rundingan disitu sebenarnya,”

 

Sejak awal mereka meminta berunding terkait kebijakan PPKM tersebut, namun karena mereka mengalami kebuntuan berargumen, maka meminta Bupati datang langsung untuk membahas permasalahannya.

“Akhirnya Pak Bupati kesini, tetapi tidak sesuai harapan kan seperti itu, ternyata yang datang bukan sosok Bapak kalau menurut saya pribadi begitu,” katanya.

Terkait kalimat “aku luwe” yang pada akhirnya menjadi kalimat yang trending dan sering dikutip oleh para netizen, Bapak dua anak ini tak merasa keberatan.

“Ya nggak keberatan wong itu keresahan bersama ternyata seperti itu, sebelumnya saya juga apa ya saya sendiri, tetapi dengan temen-temen seperti itu berarti yang merasakan kan orang banyak,” katanya.

Kalimat spontan yang dilakukan Anggit tersebut menurutnya sesuai realita yang dialami kebanyakan orang terutama pelaku usaha seperti yang Ia tekuni saat ini, hanya saja tidak semua berani melakukan adu argumen dengan petugas.

“Tetapi saya pikir ketika semakin banyak yang menjadi korban tetapi tidak ada yang berani mengungkapkan lama-lama ya tindak kriminal, ketika ngapain lagi kerja, mau kerja maling takut, sekarang kerja halal dikejar-kejar sedangkan kita ndak punya basic untuk kerja pabrik, mesin, tukang bengkel, kalau tidak jadi kriminal jadi apa lagi,” katanya.

“Masak ya harus diem perut lapar diterima, mengemis ya digaruk Satpol PP gitu aja jadi mintanya solusi,” sambungnya.

Atas kejadian tersebut, dikatakan Anggit dan Abel justru semakin banyak para PKL dan OJOL (Ojek Online) yang datang ke tempat usahanya dan mengutarakan nasib yang sama.

Di kemudian hari perwakilan pedagang yang dikoordinatori oleh Abdul Syukur atau sering disapa Abel, beberapa hari yang lalu menyampaikan surat permohonan audiensi kepada DPRD terkait peraturan PPKM yang menurutnya harus melibatkan para pedagang sebelum menerbitkan kebijakan yang pada akhirnya menjadi polemik bagi masyarakat.

Tags: aku luweheadlinesmarkiSukoharjo
ShareTweetSend
Previous Post

Pondok Al Mukmin Ngruki Kembali Berduka, Ustadz Hamim Sofyan Tutup Usia

Next Post

Diincar Pemurtadan, Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak Modal Usaha, Ayo Bantu..!!

Next Post
Diincar Pemurtadan, Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak Modal Usaha, Ayo Bantu..!!

Diincar Pemurtadan, Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak Modal Usaha, Ayo Bantu..!!

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Gempa dan Banjir

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Gempa dan Banjir

Perpres No.7 Tahun 2021 Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

Perpres No.7 Tahun 2021 Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Dibalik Kalimat “Aku Luwe” Yang Sedang Viral

Dibalik Kalimat “Aku Luwe” Yang Sedang Viral

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.