• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Kisah Asy-Syahid Umar Al-Faruq (2): Surat Cinta dari Balik Penjara

15 Jul 2015
in INSPIRASI, Tokoh
Reading Time: 4 mins read
A A
Kisah Asy-Syahid Umar Al-Faruq (2): Surat Cinta dari Balik Penjara
106
SHARES
234
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANJIMAS.COM – Setelah mengarungi bersama bahtera rumah tangga di lautan perjuangan jihad fi sabilillah, Allah Ta’ala memberikan ujian kepada Mira Agustina. Umar Al-Faruq, sang suami tercinta ditangkap oleh aparat BIN di Masjid Raya Bogor pada 5 Juni 2002 di Masjid Raya Bogor. (Baca: Kisah Asy-Syahid Umar Al-Faruq (1): Perjalanan Cinta Sang Mujahid)

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai media, selepas Ashar pada 5 Juni 2002 waktu itu, terjadi keributan kecil di halaman Masjid Raya Bogor. Namun keramaian di Jalan Pajajaran di depan masjid, dan keriuhan di terminal Bogor yang tak jauh dari situ, membuat orang tampaknya tidak terlalu hirau ketika sekitar 10 orang mengepung dua orang di masjid itu dan meringkusnya. Keduanya adalah Umar Al-Faruq dan Abdul Haris.

Abdul Haris, orang yang ditangkap bersama Al-Faruq dalam penggerebekan kilat itu mengaku membantu menguruskan paspor Mira Agustina, istri Al-Faruq, yang berencana pergi bersama suami dan dua anaknya ke Selangor, Malaysia. Haris berjanji menyerahkan paspor pada hari itu.

Sebelum pertemuan, Haris mengaku sempat berbicara lewat telepon genggam dengan Al-Faruq. Dalam teleponnya yang pertama, kata Haris, terdengar suara Al-Faruq dengan nada gelisah dan ragu.

Firasatnya benar. Selepas salat asar, mereka sempat mengobrol dalam bahasa Arab di beranda masjid. Nahas, ketika itulah serombongan orang datang menangkap mereka. Al-Faruq, kata Haris, ditangkap dengan tuduhan memalsukan paspor. Haris, pun ikut diciduk namun dua hari kemudian Haris dibebaskan. Hingga kini, entah menghilang ke mana Abdul Haris, banyak pula kalangan yang mempertanyakan siapa sebenarnya Abdul Haris.

Muchyar Yara, Asisten Kepala Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Badan Intelijen Negara (BIN), mengatakan penangkapan itu dipimpin oleh Mayor Andika Perkasa, perwira pasukan elite Kopassus yang diperbantukan dalam operasi BIN. Andika sendiri adalah menantu A.M. Hendropriyono, Kepala BIN saat itu. Kini Andika Perkasa menjabat sebagai komandan Paspampres Presiden Joko Widodo.

Tiga hari setelah ditangkap Al-Faruq dibawa ke Bandar Udara Halim Perdanakusumah dan diserahkan kepada CIA hingga dijebloskan ke penjara paling angker di dunia, Baghram, Afghanistan.

Tak berhenti sampai di situ, rumah Mira dan keluarganya sempat digerebek aparat kepolisian. Meskipun mereka tak tahu-menahu berbagai tuduhan keji terhadap suaminya. Mira dan keluarganya pun sempat mendapatkan perlakuan zalim aparat, barang-barang dan sejumlah uang pun dirampas.

“Waktu Faruq ditangkap ada penggerebekan di sini, tepatnya di kamar saya. Banyak yang hilang, 1 Kg gaharu hilang, uang tiga peti. Padahal paginya itu Faruq bilang ke saya mau pergi naik pesawat ke Batam,” ujarnya.

Mira tak percaya dengan segala tuduhan yang dialamatkan kepada suami tercinta. Menurutnya, Umar Al-Faruq yang dikenalnya selama ini adalah seorang mujahid. Ia datang dari jauh, tak lain hanya untuk berjihad membela saudara muslimnya yang ditindas kafir Kristen di ujung timur Indonesia, Ambon, Maluku.

Pada saat peristiwa peledakan gedung WTC pada 11 September 2001, Umar Al-Faruq pun berada di rumah dan sempat menyaksikan bersama-sama berita yang mengguncang dunia saat itu.

Ia mengungkapkan, suaminya itu adalah sosok yang lembut, begitu perhatian dengan keluarga. Suatu ketika, Mira pernah bertanya kepada Faruq, dengan pertanyaan yang datang dari lubuk hatinya terdalam.

“Saya pernah tanya dengan sejujur-jujurnya, bener nggak sih kamu seperti yang dibilang sama orang-orang? Dia bilang, ‘ummi lebih tahu saya daripada orang lain’,” jawabnya singkat.

Surat Cinta Umar Al-Faruq

Surat Cinta dari Penjara

Hari demi hari dilewati Mira tanpa sang suami tercinta, hingga akhirnya Faruq sempat mengirimkan beberapa pucuk surat cinta dari balik jeruji besi, penjara Baghram Afghanistan, melalui sebuah lembaga kemanusiaan. Berikut ini salah satu kutipan surat cinta Umar Al-Faruq yang dikirimkan pada 21 Januari 2004 yang ditulis dengan dua bahasa, Arab dan Inggris:

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

ياحبيبة أبو الفاروق.. كيف حالكي ياأم الغالية

وكيف حال الغالية والحانون هل انتم بخير؟

لقد طال شوقي لكم وأرجوا أن نلتقي قريبا بعون الله…

أريد ياحبيبتي صورة للغالية والحنون سويّا..

بالحجاب وغير الحجاب…

بلغني سلامي للوالدة أمّك

 وإخوانك وأطلبي منهم الدّعاء لي

أنا بخير ولا تحزني عليّ والمهمّ صحّتك وصحّة بناتي

أرجوا أن تصل الرسالة لك وتردين عليً بسرعة

أخيرا .. ابو يحبك كثيرا

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Wahai istri tercinta Abu Faruq, bagaimana kabarmu duhai Ummu Ghaaliyah? dan bagaimana kabarnya Ghaaliyah dan Hanun? Apakah kalian semua baik-baik saja…

Sungguh kerinduanku telah terasa semenjak lama pada kalian, dan aku berharap kita bisa berjumpa dalam waktu dekat ini -bi’aunillah- (dengan pertolongan Allah).

Wahai Istriku, aku ingin sekali melihat foto Ghaliyah dan Hanun bersama-sama, yang memakai hijab dan tanpa hijab (saat itu keduanya masih kecil, pent).

Sampaikan salamku pada orang tua, ibumu dan saudara-saudaramu.. aku meminta pada mereka panjatan (untaian do’a) untukku..

Aku dalam keadaan baik baik saja, jangan kau bersedih atasku, yang penting ialah kesehatanmu dan kesehatan putri-putriku..

Dengan surat yang sampai padamu, ku harap kau segera membalasnya untukku..

Sebagai penutup, aku (Abu Faruq) sangat mencintaimu..

Wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh.

Masya Allah, seorang mujahid seperti Umar Al-Faruq, ternyata memiliki hati yang lembut, bahkan sikap yang romantis. Hal itu terukir lewat surat yang ditulisnya, betapa dalam cintanya kepada sang istri, Mira Agustina serta kedua anaknya, Ghaliyah dan Hanun.

Sikap Al-Faruq yang tegas dan garang di medan jihad namun lembut kepada keluarganya, seolah menggambarkan ciri mujahid sejati sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang Mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS al-Maidah [5]: 54).

Semoga kita bisa mengambil hikmah di dalamnya. Bahwa, bagaimanapun seorang mujahid tetaplah manusia biasa, ia punya rasa cinta dan sayang yang dicurahkan kepada keluarganya sebagaimana manusia pada umumnya. Bersambung. [AW]

Tags: andika perkasabaghramBINCIAheadlinesHendropriyonomujahidsurat cintaUmar Al Faruq
Share106TweetSend
Previous Post

Din Syamsudin: Jika ada Kalender Hijriah Tak Perlu ada Sidang Isbat yang Memakan Anggaran

Next Post

Berniat Gabung Dengan Mujahidin Indonesia Timur, Tiga Muslim Uighur Divonis 6 Tahun

Next Post
Berniat Gabung Dengan Mujahidin Indonesia Timur, Tiga Muslim Uighur Divonis 6 Tahun

Berniat Gabung Dengan Mujahidin Indonesia Timur, Tiga Muslim Uighur Divonis 6 Tahun

Bagaimana Bila Idul Fitri atau Idul Adha Jatuh pada Hari Jum’at?

Bagaimana Bila Idul Fitri atau Idul Adha Jatuh pada Hari Jum'at?

Giliran Guru TPQ Mendapat Kado Bingkisan Lebaran

Giliran Guru TPQ Mendapat Kado Bingkisan Lebaran

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kisah Asy-Syahid Umar Al-Faruq (2): Surat Cinta dari Balik Penjara

Kisah Asy-Syahid Umar Al-Faruq (2): Surat Cinta dari Balik Penjara

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.