• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Membedah Buya Hamka sebagai Sastrawan

17 Feb 2018
in INSPIRASI, Nasional, NEWS, Tokoh
Reading Time: 2 mins read
A A
Membedah Buya Hamka sebagai Sastrawan
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (Panjimas.com) — Profesor Hamka adalah pribadi yang kompleks. Ia bukan hanya sekedar wartawan penulis dan editor, tetapi juga adalah sastrawan yang prolifik dan sekaligus sejarawan dan ulama terkemuka. Tak kurang pentingnya, Buya Hamka adalah ulama/intelektual-cum-aktivis sosial-budaya dan agama yang melalui pengalaman langsung, observasi, dan aktivisme menuliskannya dalam karya tulis reflektif yang tajam dan menggigit.

Demikian pemaparan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Azyumardi Azra, CBE, dalam makalahnya yang berjudul “Perjuangan Politik dan Pendidikan Buya Hamka”, dalam Seminar Nasional “Membedah Pemikiran Buya Hamka dalam bidang Teologi, Fiqh, Harakah, Sastra, Pendidikan dan Tasawuf di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Kamis (15/2).”

Makalah itu disampaikan dalam rangka milad ke 66 Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar dan Milad ke 110 tahun Buya Hamka. Direktorat Dakwah dan Sosial YPI Al Azhar menggelar

Menurut Azyumardi, membaca karya sastra Hamka beserta banyak karya lain menyangkut agama, khususnya Islam, terlihat bahwa ia adalah seorang sastrawan-cum-intelektual yang rebellious, yang nampaknya banyak bersumber dari pengalaman pahitnya di masa kecil.

Sebagai sastrawan, Hamka memiliki intelektualisme yang kosmopolitan melalui bacaannya atas karya sastrawan, filsuf, sejarawan, ideolog dan seterusnya semacam Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Akkad, Mustafa al-Manfaluti, Hussain Haykal, Albert Camus, William James, Sigmud Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx, Pierre Loti dan banyak lagi.

Hamka dengan demikian memberikan contoh tentang keluasan bacaan, tanpa prasangka yang kemudian dia refleksikan secara kritis. Sikap intelektual Hamka seperti ini jelas sangat relevan dan kontekstual dengan tantangan kaum intelektual dan ulama Nusantara masa kini dan mendatang, yang harus terus membuka perspektif dan horizon intelektualisme kritis mereka di tengah lingkungan yang terus berubah dan berkembang sangat cepat.

Selanjutnya, sebagai sastrawan dan intelektual ‘organik’, Hamka menghasilkan karya-karya sangat distingtif, yang bukan hanya sarat dengan pesan-pesan keislaman, tetapi juga sekaligus merupakan refleksi imajinatif dan kritis terhadap lingkungan keagamaan, sosial, budaya dan politik yang mengitarinya.

Melalui karya-karya sastranya, Hamka menyampaikan kritik-kritik tajam terhadap aspek-aspek adat, khususnya adat Minangkabau—juga bisa berlaku untuk adat suku bangsa lain di Indonesia—yang sebagiannya masih bertahan sampai hari ini. Masih banyak aspek adat tertentu, baik di Minangkabau maupun bagian Dunia Melayu lain yang mengandung persepsi stereotipikal satu sama lain.

Sastra kritis Hamka itu, sebagai contoh, misalnya novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1939). Melalui kisah cinta Zainuddin dan Hayati, Hamka mengungkapkan konflik karena perbedaan kelas sosial yang tercipta akbat adat Minangkabau.

Kritik Hamka terhadap aspek tertentu adat Minangkabau juga disampaikannya melalui novel Merantau ke Deli (1959) dalam kisah percintaan dan kehidupan pasangan suami Leman (asal Minangkabau) dan istrinya Poniyem (asal Jawa) yang semula berbahagia meski berbeda suku.

Tragedi pasangan suami-istri itu terjadi ketika keluarga Leman memaksakan tradisi adat Minangkabau dengan menikahkan Leman dengan Mariatun, perempuan Minang.

Karya sastra Hamka beserta karya-karya dia lainnya, khususnya bidang agama (Islam), sejarah, dan politik jelas melintasi batas-batas Minangkabau. Sebaliknya bersifat nasional, regional dan internasional. Hal ini dilihat dari kenyataan bahwa karya-karya masih dibaca di banyak bagian Dunia Melayu-Nusantara. (ass)

Tags: buya hamkaBuya Hamka sebagai Sastrawan
ShareTweetSend
Previous Post

Ikatan Ulama dan Da’i se-Asia Tenggara Tolak Internasionalisasi Dua Kota Suci

Next Post

Buya Hamka dan Sekolah Islam al-Azhar

Next Post
Buya Hamka dan Sekolah Islam al-Azhar

Buya Hamka dan Sekolah Islam al-Azhar

Komnas HAM: Kerusuhan Kampung  Pulo  Terjadi Karena Tak Adanya Transparasi Tata Kota

Keluarga Punya Hak untuk Tahu Penyebab Kematian Muhammad Jefri

Istri Jefri Bantah Suaminya Meninggal Karena Sakit: Suami Saya Sehat dan Tidak Merokok

Istri Muhammad Jefri Bantah Pernyataan Polri

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Membedah Buya Hamka sebagai Sastrawan

Membedah Buya Hamka sebagai Sastrawan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.