• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA

Ibu Rumah Tangga, Cita-cita Terbesar Kaum Hawa

25 Apr 2018
in ISLAMIA, Kuliah Akhlaq
Reading Time: 2 mins read
A A
Sistim Sekuler Merenggut Sisi Keibuan Perempuan
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Anak-anak kecil biasa ditanya oleh guru, orang tua, teman, atau saudaranya, soal cita-cita. Baik laki-laki maupun perempuan, hampir mereka semua akan memberi jawaban berupa nama profesi. Ada yang bilang ingin jadi polisi, guru, dokter, koki, pemain bulu tangkis, penyanyi, atau dosen. Nyaris bisa dipastikan tak ada anak perempuan yang bilang ingin jadi ibu rumah tangga. Para orang tua dan guru juga sama, mereka memberikan gambaran-gambaran masa depan berupa bentuk-bentuk profesi. Nyaris bisa dipastikan tak ada guru yang menganjurkan siswinya agar kelak jadi ibu rumah tangga. “Nak, rajinlah belajar agar kelak jadi ibu rumah tangga yang baik!” atau, “Nak, kuliahlah yang tinggi agar kelak jadi ibu rumah tangga yang baik!” Apa ada guru dan orang tua yang memberi nasihat begitu? Langka!

Ketika orang tua memasukkan anak perempuannya di sekolah, yang terbayang adalah di hari tuanya nanti mereka akan menyaksikan buah hatinya punya profesi. Jadi orang berseragam dan setiap bulan menerima gaji yang lebih dari sekadar mencukupi. Begitu pula remaja putri yang sudah mulai bisa berpikir dewasa, mereka memilih sekolah dan perguruan tinggi dengan motivasi agar kelak dapat memperoleh pekerjaan yang menghasilkan pendapatan lumayan sehingga dapat membuat orang tuanya bangga dan terdongkrak taraf hidupnya.

Pekerjaan ibu rumah tangga, yakni memasak untuk keluarganya, mencuci perabot dapur rumahnya, mencuci pakaian suami dan anak-anaknya, bersih-bersih rumahnya, memandikan dan menceboki anaknya, menyuapi buah hatinya, dan lain sebagainya, dianggap pekerjaan gampang yang bisa dilakukan oleh setiap perempuan. Orang yang tak pernah sehari pun masuk sekolah, yang tak kenal satu pun nama abjad, bisa melakukan itu semua. Begitu anggapan umum yang terjadi saat ini. Intinya, untuk menjadi ibu rumah tangga tidak diperlukan pendidikan tinggi, dan sangat disayangkan kalau ada sarjana perempuan tapi tidak berkarir, hanya jadi ibu rumah tangga.

Sesungguhnya tatanan Islam sangatlah indah. Istri tidak diwajibkan mencari maisyah karena itu tugas dan tanggung jawab suami.

“…. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf ….” (al-Baqarah: 233).

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Dan kewajiban ayah si anak memberi nafkah (makan) dan pakaian kepada para ibu (si anak) dengan makruf (baik), yaitu dengan kebiasaan yang telah berlaku pada semisal para ibu, dengan tanpa israf (berlebihan) dan tanpa bakhil (menyempitkan), sesuai dengan kemampuannya di dalam kemudahannya, pertengahannya, dan kesempitannya.”

Peran istri dalam mencari maisyah hanya diperlukan saat kondisi tertentu saja, yakni saat penghasilan suami belum mencukupi kebutuhan (bukan keinginan) keluarga. Islam mengatur demikian agar urusan rumah tangga bisa tertata.

Sebuah peradaban dibangun dari budaya di tingkat keluarga. Apabila rumah tangga rakyat suatu negeri semrawut secara fisik maupun non fisiknya, wajar bila negeri itu juga semrawut. Bila rumah tangga rakyat sangat konsumtif, wajar bila negerinya juga konsumtif, sedikit-sedikit impor. Kita lihat negeri kita sendiri, kedelai yang ada di pasaran jauh lebih banyak yang impor dari AS. Beras juga impor, padahal Indonesia adalah negara luas yang sangat subur tanahnya. Sebagai bangsa yang kaya aneka ragam tanaman penghasil karbohidrat, kita pun jadi pengimpor terigu yang sangat besar. Anak muda kita jauh lebih kenal terigu daripada umbi-umbian yang kandungan nutrisinya jauh lebih baik. Ini pertanda bahwa bangsa Indonesia mengalami masalah di tingkat rumah tangga. Maka artinya rumah tangga-rumah tangga kita harus diperbaiki dengan cara mengubah paradigma bahwa pekerjaan rumah tangga adalah pekerjaan besar yang membutuhkan bekal keilmuan yang mumpuni. Wallahu a’lam. [IB]

(Bersambung, insya Allah)

 

Tags: rumah tangga
ShareTweetSend
Previous Post

Hari Ini Alumni 212 Klarifikasi Pertemuan dengan Presiden Jokowi

Next Post

Sehat Islami dari Dapur

Next Post
Sehat Islami dari Dapur

Sehat Islami dari Dapur

Sejarah Para Wanita di Indonesia Sebelum dan Semasa Kartini

Feminisme Salah Tempat

Klarifikasi Ulama 212 Terkait Beredarnya Foto dengan Presiden di Istana

Klarifikasi Ulama 212 Terkait Beredarnya Foto dengan Presiden di Istana

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Sistim Sekuler Merenggut Sisi Keibuan Perempuan

Ibu Rumah Tangga, Cita-cita Terbesar Kaum Hawa

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.