• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA Thibbun Nabawi

Lidah Buaya, Enak Dilihat, Kaya Manfaat

9 Aug 2017
in Thibbun Nabawi
Reading Time: 2 mins read
A A
Lidah Buaya, Enak Dilihat, Kaya Manfaat
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Di Indonesia, banyak orang menanam Lidah Buaya. Tanaman berdaun tebal berduri tersebut lazim menghiasi taman dan teras rumah. Selain berfungsi sebagai hiasan, tanaman ini juga berkhasiat untuk mengatasi gangguan kesehatan, menjaga kesehatan, dan memelihara kecantikan.

Tanaman bernama Latin Aloevera ini sebenarnya sudah dikenal sejak zaman kuno. Terdapat keterangan bahwa ia berasal dari Pulau Socotra, Yunani, dan di sana sudah dikenal sejak abad ke-4 SM. Peradaban Mesir Kuno mengenal khasiat Lidah Buaya sejak 1.500 SM. Konon di zaman Cleopatra, ia dijadikan bahan baku kosmetik. Tanaman ini sampai ke wilayah Indonesia ditengarai dibawa oleh Bangsa China pada abad ke-17 M.

Istimewanya, tanaman tak berbatang yang cocok dengan iklim sedang dan panas ini, sejak lama pula telah dikenal di Jazirah Arab. Di masa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, ia sudah dikenal khasiatnya dan diambil manfaatnya. Bangsa Arab menyebutnya Shabir atau Uluwwah. Rupanya penyebutan Uluwwah didasarkan pada wujud fisiknya, yang artinya zat pahit yang mengkilap. Dari kata ini pula Bangsa Barat menamakannya Aloevera.

Sejumlah hadits menunjukkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam juga mengenal Lidah Buaya. Tak hanya mengetahui khasiatnya, beliau pun merekomendasikan para shahabat untuk menggunakannya. Artinya, Lidah Buaya juga digunakan dalam Tibbun Nabawi (pengobatan cara Nabi).

“Dua obat yang pahit ini sangat baik, yaitu Shabir (Lidah Buaya) dan Seledri Air.” (Hr. Abu Dawud),

“Shabir mencerahkan (memutihkan) wajah. Jangan menggunakannya (pada wajah) selama siang hari. Jangan gunakan Shabir kecuali di malam hari.” (Hr. Abu Dawud).

Bahkan beliau mengabarkan bahwa Lidah Buaya juga menjadi komponen kenikmatan surga.

“Di dalam pemanas mereka (yang tinggal di surga), Shabir akan dibakar, sehingga akan tercium aroma yang harum.” (Hr. Bukhari).

Bagian yang dapat diambil manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan dari tanaman Lidah Buaya adalah bunga, daun, dan akarnya. Artinya, semua bagian tanaman ini memiliki khasiat obat. Ia dapat diterapkan sebagai obat luar dan dalam. Kandungan kimia tanaman ini adalah: aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe emodin, aloenin, dan aloesin. Sedangkan sifat kimiawinya adalah: pahit, dingin, anti radang, pencahar, parasitiside; masuk ke meridian jantung, hati, dan pankreas.

Dengan kandungan dan kemampuan tersebut, cukup banyak gangguan kesehatan yang dapat dibantu penyelesaiannya dengan Lidah Buaya. Penelitian pada 1930 menemukan manfaat daging (bagian dalam daun) Lidah Buaya untuk obat luka bakar, koreng, dan borok. Selain itu, ia juga terkenal sebagai obat penyubur rambut. Berikut ini kami sajikan beberapa contoh cara pemakaian Lidah Buaya sebagai obat luar dan dalam.

1. Penyubur Rambut

Gosokkan pada kulit kepala saat mandi sore, tutup dengan kain, lalu cuci (keramas) pada paginya.

2. Luka Bakar

Ambil dagingnya, lalu tempel pada luka bakar.

3. Bisul

Haluskan seluruh bagian daunnya (kulit dan dagingnya), tambahkan sedikit garam, lalu tempelkan pada bisul.

4. Kencing Manis

Sebatang daun Lidah Buaya ukuran sedang dipotong-potong, rebus dengan tiga gelas air sampai tinggal setengahnya, lalu minum tiga kali sehari setelah makan (setengah gelas sekali minum).

5. Wasir/Ambaien

Setengah batang daun ukuran sedang diparut, ditambah setengah cangkir air matang dan dua sendok makan madu murni. Aduk rata lalu saring. Minum 3 kali sehari.

Masih banyak lagi manfaat lain dari Lidah Buaya untuk kesehatan dan kecantikan. Maka itu, betapa baiknya bila setiap kita menanam tanaman hias ini di sekitar hunian masing-masing. Selain sebagai hiasan dan penghasil oksigen, ia menjadi persediaan bila suatu saat diri, keluarga, atau tetangga kita membutuhkan. Wallahu a’lam. [IB]

Tags: Lidah BuayaSeledri
ShareTweetSend
Previous Post

Serukan De-politisasi Angkatan Bersenjata, Hekmatyar Bertekad Wujudkan Perdamaian di Afghanistan

Next Post

Seruan Habib Rizieq dari Mekkah: Victor Kristen Ekstrim, Tebar Kebencian antarumat Beragama

Next Post
Seruan Habib Rizieq dari Mekkah: Victor Kristen Ekstrim, Tebar Kebencian antarumat Beragama

Seruan Habib Rizieq dari Mekkah: Victor Kristen Ekstrim, Tebar Kebencian antarumat Beragama

BWI Terbitkan Buku Pedoman Akuntansi Wakaf

BWI Terbitkan Buku Pedoman Akuntansi Wakaf

Tiongkok Targetkan 200 Juta Warganya Serbu Indonesia

Meneropong Indonesia, Benarkah Dalam Pengaruh Cina?

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Lidah Buaya, Enak Dilihat, Kaya Manfaat

Lidah Buaya, Enak Dilihat, Kaya Manfaat

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.