JAKARTA (Panjimas.com) – Wacana dan rencana dari DPRD DKI Jakarta untuk menjadikan dan melantik Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan presiden RI terpilih 2014-2019, Joko Widodo (Jokowi) terus menuai protes dan penolakan dari masyarakat dan tokoh serta elemen umat Islam.

Setelah Forum Betawi Bersatu (FBB) dan Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta menyuarakan penolakannya terhadap rencana Wagub DKI Jakarta beragama Kristen itu menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta, kini Sekjen Forum Umat Islam Indonesia (FUI) KH Muhammad al Khaththath menyuarakan hal yang serupa.

Kepada Panjimas.com pada Sabtu (20/9/2014) sore via pesan singkat, ustadz Khaththath menegaskan bahwa Ahok tidak layak memimpin Jakarta yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Selain itu menurut ustadz Khaththath, warga Jakarta memilih Ahok karena saat itu melihat sosok Jokowi yang beragama Islam.

“Jangan Ahok berlagak di TV seolah dia pilihan rakyat! Ahok tidak layak memimpin Jakarta yang mayoritas muslim dan relijius sebab TIDAK PROPORSIONAL!!!,” tegas ustadz Khaththath.

“Lebih-lebih Ahok Arogan!!! Sudah selayaknya umat Islam menolak Ahok, apalagi mereka yang dulu memilih Jokowi karena masih melihat dia seorang muslim dan mengabaiikan Ahok karena kemusliman Jokowi. Sehingga begitu Jokowi meninggalkan jabatan tidak relevan mempertahankan Ahok. Semoga umat sadar,” tandasnya. [GA]

BERITA TERKAIT:

  1. Spanduk Bertuliskan “Usir Ahok dari Jakarta” Kembali Terpasang di DPRD DKI
  2. Maklumat Resmi FPI yang Menolak Ahok “Kristen” Jadi Gubernur DKI Jakarta
  3. Ikuti Aksi Tolak Ahok Jadi Gubernur DKI Jakarta Pada Rabu 24 September 2014