• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Penting! Mantan Misionaris ini Beberkan Cara Efektif Hadapi Kasus Kristenisasi

30 Nov 2014
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Penting! Mantan Misionaris ini Beberkan Cara Efektif Hadapi Kasus Kristenisasi
0
SHARES
252
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Ustadz Bernard Abdul Jabar, mantan misionaris yang berasal dari agama Katolik ini membeberkan cara yang paling efektif menghadapi kasus Kristenisasi.

Pria kelahiran Malang 37 tahun lalu ini, bernama asli Bernardus Doni dengan keluarga besar penganut Katolik. Sebagai misionaris ia pernah mendapatkan tugas penting melakukan Kristenisasi, bahkan dikirim untuk mempelajari Islam dengan tujuan untuk memurtadkan orang Islam.

Namun, alih-alih memperdalam Islam sebagai bagian dari misi Kristenisasi, Bernard justru mendapat hidayah dan masuk Islam pada tahun 1999.

Sebagai mantan misionaris dan kini telah bertaubat memeluk Islam, Ustadz Bernad geram dengan aksi Kristenisasi. Apalagi, baru-baru ini terbongkar melalui sebuah video yang diunggah di Youtube berjudul “Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta” yang begitu menggemparkan. (Baca: Miris, Sasaran Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta, Anak-anak, ABG dan Lansia)

Menurut Ustadz Bernard watak orang-orang Kristen itu akan terus berupaya melakukan pemurtadan terhadap umat Islam sebagaimana dalam surat Al-Baqarah ayat 120:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…”

Buat apa dibawa ke kantor polisi, besok juga mereka bebas lagi. Yang penting itu kasih pelajaran dulu! Bonyokin dulu, karena cuma itu caranya yang efektif

Oleh sebab itulah, kegiatan Kristenisasi akan tetap marak, apalagi di Indonesia mayoritas berpenduduk Muslim, akan terus menjadi sasaran utama.

“Sampai kita mati pun bakal masih tetap ada kristenisasi, dengan adanya kita atau tidak adanya kita akan terus berlangsung,” kata Ustadz Bernard Abdul Jabbar saat menjadi pembicara di Temu Pembaca Suara Islam dan Majelis Taqarub Ilallah (TPSI-MTI) di Masji Abu Bakar Shiddiq, Jl. Otista Raya, Cawang, Jakart Timur, pada Sabtu (29/11/2014).

Ustadz Bernard pun menceritakan pengalamannya menghadapi misionaris yang melakukan Kristenisasi terhadap umat Islam, bahkan sampai ke kampong-kampung.

“Berdasarkan pengalaman kita beberapa bulan yang lalu ada dari Saksi Yehova melakukan pemurtadan langsung ke kampung-kampung, membagikan brosur-brosur. Kemudian ada yang lapor, ‘ustadz mereka ini ngajak-ngajak kita masuk Kristen, gimana?’ Akhirnya mereka itu ditangkap, warga bilang mau dibawa kepolisi, saya bilang jangan! Hari ini dibawa ke polisi, nanti sejam, dua jam atau besok mereka bebas,” ujarnya.

Lantaran kesalnya, Ustadz Bernard pun memberi pelajaran sang misionaris agar mereka kapok.

“Udah saya bilang, suruh warga gebugin dulu sampai babak belur. Akhirnya digebukin mereka sampai babak belur, baru dibawa ke kantor polisi. Jadi begitu caranya!” tegasnya.

Menurut Ustadz Bernard, meski mayoritas di negeri ini Umat Islam pada hakikatnya tidak memilki kekuasaan karena negara ini tidak diatur Syariat Islam. Sehingga apabila ada kasus yang mengancam aqidah umat seperti Kristenisasi maka penangananya tidak akan maksimal.

“Buat apa dibawa ke kantor polisi, besok juga mereka bebas lagi. Yang penting itu kasih pelajaran dulu! Bonyokin dulu, karena cuma itu caranya yang efektif,” tandasnya. [AW]

Tags: bernard abdul jabbarbonyokgebukinheadlineskatolikkristenkristenisasimisionarispolisisaksi yehova
ShareTweetSend
Previous Post

Miris, Sasaran Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta, Anak-anak, ABG dan Lansia

Next Post

Pemimpin Katolik, Paus Fransiskus Ajak Umat Islam Kecam Daulah Islamiyah & Restui Operasi Militer

Next Post
Pemimpin Katolik, Paus Fransiskus Ajak Umat Islam Kecam Daulah Islamiyah & Restui Operasi Militer

Pemimpin Katolik, Paus Fransiskus Ajak Umat Islam Kecam Daulah Islamiyah & Restui Operasi Militer

Para Ulama Deklarasikan Ikatan Ulama dan Dai Se-Asia Tenggara

Para Ulama Deklarasikan Ikatan Ulama dan Dai Se-Asia Tenggara

Ribuan Massa GMJ Kembali Datangi Balai Kota Jakarta Untuk Lengserkan Ahok

Ribuan Massa GMJ Kembali Datangi Balai Kota Jakarta Untuk Lengserkan Ahok

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Penting! Mantan Misionaris ini Beberkan Cara Efektif Hadapi Kasus Kristenisasi

Penting! Mantan Misionaris ini Beberkan Cara Efektif Hadapi Kasus Kristenisasi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.