• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Situasi di Krimea Memanas, Rusia Peringatkan Potensi ‘Perang Dingin Baru’

15 Feb 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Situasi di Krimea Memanas, Rusia Peringatkan Potensi ‘Perang Dingin Baru’

Russian Prime Minister Dmitry Medvedev attends the Munich Security Conference in Munich, Germany, February 13, 2016. REUTERS/Dmitry Astakhov/Sputnik/Pool

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MOSCOW, (Panjimas.com) – Situasi Ukraina Timur yang memanas diikuti dengan semakin intensifnya lonjakan   kekerasan yang terjadi, mendorong milisi pemberontak yang   disokong Rusia memindahkan persenjataan artileri berat mereka kembali ke garis depan.   Hari Sabtu (13/02/2016) pemantau internasional memperingatkan   bahwa   Moskow   merespon situasi ini   dengan menuduh pihak   Barat   telah   menyeret   dunia   kembali ke masa 50 tahun lalu, dunia   menuju perang dingin baru (new cold war), tegas PM Rusia Dmitry Medvedev, sebagaimana dilansir oleh Reuters.

Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev menjelaskan hubungan Timur dan Barat kini telah   “jatuh ke dalam Perang Dingin baru” dan mengatakan bahwa   NATO memiliki sikap “bermusuhan dan tertutup” terhadap Rusia, ini tampak pada pertanda terbaru bahwa upaya perdamaian tak cukup membuat kemajuan hampir dua tahun lamanya sejak   Moskow meng-aneksasi wilayah Crimea .

“Saya kadang   bertanya-tanya apakah kita pada tahun 2016 atau   1962?” PM Medvedev mengatakan dalam pidatonya   pada Konferensi   Keamanan   Munich baru-baru ini.

Implementasi dari   kesepakatan yang disepakati di Minsk tahun lalu, yang akan memungkinkan untuk pencabutan sanksi terhadap Rusia, dan   juga situasi ketenangan   akhir tahun lalu   menimbulkan harapan bahwa konflik yang   telah   menewaskan   lebih   dari 9.000 orang bisa diselesaikan dengan cepat.

Akan tetapi Lamberto Zannier, yang mengepalai   Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), Organisation for Security and Co-operation in Europe, yang melakukan pemantauan di wilayah timur Ukraina (Krimea), mengatakan bahwa   situasi   telah “menjadi sulit kembali.”

“Kami melihat berkali-kali terjadi insiden, pelanggaran gencatan senjata,” katanya   kepada Reuters pada Konferensi Keamanan Munich. “Kami telah melihat kasus pemindahan persenjataan artileri   berat ke posisi yang   lebih dekat dengan garis kontak … dan   peluncur roket, artileri yang digunakan,” katanya, mengacu pada persenjataan   berat yang dimaksudkan harus dihilangkan   di bawah kesepakatan Minsk.

Medvedev menuduh kubu Kiev mencoba untuk menggeser upaya untuk menyalahkan pihak Moskow pada insiden penembakan yang terus berlanjut di wilayah industri timur Ukraina, yang   sekarang berada   di bawah   kendali milisi pemberontak.

“Perjanjian Minsk harus diamati oleh semua orang. Tapi kami percaya bahwa itu   pertama dan   terutama ditujukan untuk   pihak   berwenang   Kiev agar menerapkannya ,” katanya.

Pihak Barat mengatakan bahwa mereka   memiliki citra satelit, video dan bukti-bukti lain untuk menunjukkan bahwa   Rusia menyediakan senjata kepada pasukan milisi pemberontak dan   bahwa pihak   Moskow   memiliki   tentara   yang terlibat dalam konflik   yang   meletus setelah aneksasi   Rusia   terhadap wilayah Krimea milik Ukraina pada tahun   2014.

Namun, pihak   Rusia membantah tuduhan-tuduhan tersebut.

Komandan Tertinggi Pasukan   Sekutu, NATO, Jenderal Philip Breedlove mengatakan bahwa Rusia memiliki   kekuatan   untuk “dial up dan down” (memicu situasi) konflik   karena ingin menekan   pemerintah   di Kiev akan   tetapi Jenderal Philip mengatakan bahwa NATO tidak menginginkan, maupun melihat bahwa situasi kini, menuju Perang Dingin baru.

Amnesti

Diperpanjang pada akhir tahun lalu, kesepakatan damai Minsk ditandatangani oleh Rusia, Ukraina, Perancis dan Jerman bertujuan untuk memberikan Ukraina kembali kendali atas wilayah perbatasannya dengan Rusia, melihat semua senjata berat ditarik kembali, mengembalikan   para   sandera dan memungkinkan adanya   pemilihan lokal yang dipantau oleh pihak internasional di timur Ukraina.

Zannier mengatakan bahwa pemilihan   suara tidak dapat terjadi sampai ada gencatan senjata dan bahkan kemudian akan sulit untuk dilakukan pada pertengahan tahun ini karena pengamat internasional perlu berada disana.

Medvedev menekankan bahwa dengan mengatakan Ukraina, bukanlah Rusia, adalah   melanggar kesepakatan Minsk karena Kiev   belum mengubah konstitusi Ukraina untuk memberikan status khusus   ke wilayah Krimea.

Rusia menginginkan amnesti bagi penduduk terutama yang   berbahasa   Rusia di wilayah Krimea yang sebelumnya telah merebut gedung-gedung   pemerintah   selama   pergolakan di awal 2014, ketika para demonstran   pro-Eropa menggulingkan Presiden Ukrainian yang yang didukung Rusia,   Viktor Yanukovich.

“Tanpa amnesti ini, orang-orang yang berbahasa Rusia ini tidak akan   dapat   berpartisipasi dalam pemilu,” kata Medvedev.

Pihak Kiev, yang didukung Barat, mengakui pemerintahan Presiden Petro   Poroshenko   harus mempercepat reformasi, terutama yang terkait   dengan bantuan Dana bailout senilai $ 10 miliar dolar dari IMF, tetapi mengatakan bahwa   Rusia harus   menghormati   kedaulatan Ukraina.

“Baik orang Ukraina maupun mitra mereka dalam komunitas internasional meyakini bahwa mereka telah melakukan upaya-upaya yang cukup,” kata   Menteri Luar Negeri   AS , John Kerry. [IZ]

Tags: headlinesrusiaUkraina
ShareTweetSend
Previous Post

Hadirilah! Deklarasi ANNAS Bekasi, “Umat Islam Bekasi Bersatu Menolak Syi’ah”

Next Post

Terapi Quran Khas Klinik Daqu Sehat Malang

Next Post
Terapi Quran Khas Klinik Daqu Sehat Malang

Terapi Quran Khas Klinik Daqu Sehat Malang

Ribuan Umat Islam Medan Hadiri Deklarasi Anti Syiah

Ribuan Umat Islam Medan Hadiri Deklarasi Anti Syiah

DPD: Gerakan LGBT Jangan Coba-Coba Ubah Tatanan Sosial

DPD: Gerakan LGBT Jangan Coba-Coba Ubah Tatanan Sosial

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Situasi di Krimea Memanas, Rusia Peringatkan Potensi ‘Perang Dingin Baru’

Situasi di Krimea Memanas, Rusia Peringatkan Potensi ‘Perang Dingin Baru’

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.