• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Ditolak Umat Islam Semarang, Cap Go Meh di Kompleks Masjid Agung Jateng Batal

18 Feb 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Ditolak Umat Islam Semarang, Cap Go Meh di Kompleks Masjid Agung Jateng Batal
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG (Panjimas.com) – Perayaan “Cap Go Meh” yang rencananya digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang pada 19 Februari 2017 akhirnya dipindahkan ke Balai Kota Semarang karena mendapatkan reaksi penolakan.

“Kami sepakat memindahkan perayaan Cap Go Meh ke Balai Kota Semarang. Panggungnya di MAJT juga sudah dipindah,” kata Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah Dewi Susilo Budiharjo di Semarang, Sabtu.

Sebagai penyelenggara, PSMTI Jateng juga akan mengundang sejumlah tokoh agama, seperti KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Habib Luthfi bin Yahya, Bhante Dhammasubho Mahathera, Romo Aloysius Budi Purnomo, dan Marga Singgih.

Dewi sempat berembuk dengan sejumlah tokoh yang dijadwalkan akan hadir, seperti Habib Luthfi bin Yahya dan Romo Budi yang memberikan wejangan untuk tidak perlu berkecil hati dan tidak mempermasalahkan pemindahan lokasi kegiatan itu.

“Saya banyak berembuk dengan beliau (Habib Luthfi, red.). Ya, memang demi banyak hal kita harus sepakat pindah ke Balai Kota Semarang. Tidak masalah, balai kota juga merupakan rumah besar bagi masyarakat Kota Semarang,” ungkapnya.

Ia menegaskan perubahan hanya terjadi pada lokasi kegiatan, namun untuk lainnya tetap sama seperti yang direncanakan, termasuk tokoh-tokoh yang hadir dalam dialog budaya yang menjadi rangkaian perayaan Cap Go Meh di Semarang tersebut.

Dalam perayaan Cap Go Meh di Semarang itu, ditargetkan akan dihadiri sampai 12 ribu orang yang akan makan lontong Cap Go Meh secara bersama-sama sebagai bentuk keharmonisan tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Jumlah peserta makan lontong Cap Go Meh itu pun akan dicatatkan dalam rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri), apalagi jika bisa melebihi jumlah peserta makan lontong serupa di Berau, Kalimantan Timur, yang diikuti 11 ribu orang.

Namun, Dewi menegaskan bukan rekor Muri itu yang dipentingkan, melainkan bagaimana indahnya gambaran keharmonisan seluruh masyarakat yang hadir dari berbagai agama, suku, ras, dan sebagainya dalam perayaan budaya tersebut.

“Bukan soal 10 ribu, 11 ribu, atau 12 ribunya (orang yang hadir, red.), tetapi kami ingin mewartakan betapa indahnya harmoni yang ada di Semarang ini. Bagaimana kebersamaan dalam kebhinnekaan dalam keindahan budaya Semarang,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Romo Budi yang kini bertugas di Paroki Ungaran, Kabupaten Semarang mengatakan tidak perlu mempersoalkan lokasi perayaan Cap Go Meh yang mengusung perdamaian dalam keberagaman itu, termasuk soal reaksi penolakan.

“Yang justru penting, selalu ada banyak sisi positif dalam kesulitan yang dihadapi. Dengan dipindah di Balai Kota Semarang, saya justru melihat bisa membantu memudahkan masyarakat untuk datang karena lokasinya yang strategis,” katanya.

Yang jelas, Romo Budi yang piawai bermain saksofon itu mengingatkan jangan sampai perayaan budaya yang menjunjung tinggi persahabatan dan kebersamaan dalam keberagaman melukai hati siapapun yang malah bisa merusak persaudaraan.

Sebelumnya, sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam beraudiensi dengan pengelola MAJT Semarang karena keberatan atas pelaksanaan perayaan budaya di tempat itu sehingga pengelola meminta panitia memindahkan lokasi acara. [AW/Antara]

Tags: Cap Go MehGus MusheadlinesMasjid Agung Jawa Tengah
ShareTweetSend
Previous Post

Berbagai Elemen Umat Islam Tolak Perayaan Cap Go Meh di Kompleks Masjid Agung

Next Post

Relawan IDC Bergerak Bantu Korban Banjir di Brebes

Next Post
Relawan IDC Bergerak Bantu Korban Banjir di Brebes

Relawan IDC Bergerak Bantu Korban Banjir di Brebes

Wow! Pencinta Alam Bersihkan Menara Istiqlal Setinggi 96.66 Meter

Wow! Pencinta Alam Bersihkan Menara Istiqlal Setinggi 96.66 Meter

Pemungutan Suara Ulang: Ketahuan Curang, Ahok Pun “Keok” di Dua TPS

Pemungutan Suara Ulang: Ketahuan Curang, Ahok Pun “Keok” di Dua TPS

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Ditolak Umat Islam Semarang, Cap Go Meh di Kompleks Masjid Agung Jateng Batal

Ditolak Umat Islam Semarang, Cap Go Meh di Kompleks Masjid Agung Jateng Batal

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.