• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Hindari Kekejaman Rezim Myanmar, 480.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Kamp-Kamp Bangladesh

29 Sep 2017
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Hindari Kekejaman Rezim Myanmar, 480.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Kamp-Kamp Bangladesh

Rohingya refugees queue for aid at Cox's Bazar, Bangladesh, September 26, 2017. REUTERS/Cathal McNaughton

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

COX’S BAZAR/NEW YORK, (Panjimas.com) – Jumlah Muslim Rohingya yang  melarikan diri ke wilayah Bangladesh dalam satu bulan terakhir telah meningkat menjadi 480.000 jiwa, demikian menurut Badan Pengungsi PBB, UNHCR, Selasa (26/09)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada hari Selasa (26/09), perkiraaan jumlah peningkatan sebesar 45.000 jiwa dalam dua hari terakhir.

Dilaporkan bahwa jumlah tersebut meningkat karena 35.000 pengungsi baru belum dimasukkan dalam penghitungan sebelumnya.

“Perubahan jumlah pendatang baru … sebagian disebabkan, diperkirakan sekitar 35.000 pendatang baru menetap di 2 kamp pengungsi, yang tidak dilaporkan dalam laporan situasi terakhir,” jelas Kelompok Koordinasi Antar Sektor Badan-Badan Bantuan Kemanusiaan, Inter-Sector Coordination Group of aid agencies dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Reuters.

Para pengungsi tersebut melarikan diri dari serangan militer Myanmar yang diluncurkan sebagai tanggapan terhadap sekitar 30 serangan terkoordinasi oleh gerilyawan Muslim Rohingya pada 25 Agustus.

PBB mengatakan angka pendatang pengungsi baru yang melintasi perbatasan sudah mulai naik lagi. Sebelumnya, PBB memberi angka lebih dari 435.000 jiwa pengungsi Rohingya pada hari Sabtu (23/09), dikutip dari AFP.

Setelah melaporkan penurunan signifikan dalam kedatangan pekan lalu, laporan baru tersebut menyebutkan ratusan orang telah melintasi perbatasan setiap harinya dalam beberapa hari terakhir.

Sebuah tempat seluas 2.000 acre (delapan kilometer persegi) di dekat kamp-kamp yang ada telah disisihkan untuk menampung para pendatang baru tersebut namun belum ada fasilitas yang dibangun.

Kamp pengungsian dan permukiman darurat di sisi perbatasan Bangladesh telah menampung sekitar 300.000 Rohingya sebelum kekerasan terakhir, dan sekarang ini benar-benar kewalahan.

“Lelaki, perempuan dan anak-anak yang melarikan diri dari kekejaman brutal Militer Myanmar di negara bagian Rakhine menghadapi “risiko tinggi” untuk menjadi korban perdagangan manusia,” terang Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, mengutip laporan Anadolu.

Rohingya telah ditargetkan oleh apa yang disebut Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Zeid Ra’ad Al Hussein digambarkan sebagai “contoh buku teks tentang pembersihan etnis”.

Mereka melarikan diri dari operasi militer di mana pasukan Myanmar dan gerombolan ektrimis Buddha membunuhi Lelaki, perempuan dan anak-anak Rohingya, menjarah rumah-rumahnya dan membakar desa-desa Muslim Rohingya.

Seruan yang dibuat oleh 7 pelapor khusus PBB yang menangani hak asasi manusia tersebut muncul di laman situs resmi Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR).

Beberapa pakar PBB pada hari Selasa juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak pemerintah Myanmar untuk menghentikan “semua kekerasan terhadap  minoritas Muslim Rohingya dan menghentikan penganiayaan yang sedang berlangsung serta berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius”.

Pakar PBB menyatakan terdapat berbagai tuduhan yang kredibel atas pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran serius. Para ahli juga mengatakan Myanmar harus memberikan “akses kemanusiaan secara bebas” kepada organisasi internasional untuk membantu pengungsi di internal Rakhine.

Pernyataan bersama tersebut juga menyebutkan bahwa pelanggaran hak asasi manusia itu mencakup pembunuhan di luar hukum, penggunaan kekerasan, perlakuan sewenang-wenang dan perlakuan sewenang-wenang yang berlebihan, kekerasan seksual dan berbasis gender, dan penculikan paksa, “serta pembakaran dan penghancuran lebih dari 200 desa-desa Rohingya dan puluhan ribu rumah “.

Menurut Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hasan Mahmood Ali, sekitar 3.000 orang Rohingya tewas dibantai dalam tindakan brutal Militer Myanmar.

Secara keseluruhan, lebih dari 800.000 pengungsi Rohingya sekarang diyakini berada di Bangladesh.[IZ]

Tags: BangladeshheadlinesPengungsi Rohingya
ShareTweetSend
Previous Post

Rezim As-Sisi Putuskan Akan Cabut Status Kewarganegaraan Mantan Presiden Mohamed Morsi

Next Post

Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

Next Post
Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

Kriminalisasi Ustadz Anang, LAPAN Siap Bela

Kriminalisasi Ustadz Anang, LAPAN Siap Bela

Masjid se Ngruki Serempak Nonbar Film G30S PKI

Masjid se Ngruki Serempak Nonbar Film G30S PKI

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Hindari Kekejaman Rezim Myanmar, 480.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Kamp-Kamp Bangladesh

Hindari Kekejaman Rezim Myanmar, 480.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Kamp-Kamp Bangladesh

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.