• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

29 Sep 2017
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YANGON, (Panjimas.com) – Ketua Dewan Rohingya Eropa, European Rohingya Council (ERC) pada hari Senin (25/09) menuntut penyelidikan independen terhadap pembunuhan massal warga desa Hindu pada 25 Agustus lalu saat pihak berwenang menemukan 45 mayat lain lebih banyak di negara bagian Rakhine Barat yang dilanda konflik tersebut.

Mayat-mayat tersebut, termasuk enam anak ditemukan di tiga kuburan dekat Desa Ye Baw Kya di kota Maungdaw.

Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) dituding rezim Myanmar sebagai dalang pembunuhan penduduk-penduduk desa Hindu. Namun, ARSA membantah tuduhan keterlibatannya dalam pembunuhan massal penduduk desa Hindu melalui rilisnya ke beberapa media.

ARSA secara konsisten membantah tuduhan tersebut, dan pada hari Senin seorang juru bicara ARSA mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa klaim pihaknya yang membunuh penduduk desa adalah “kebohongan”.

Dewan Rohingya Eropa juga membantah klaim tersebut, dengan mengatakan masih belum jelas apakah militan atau Angkatan Bersenjata Myanmar terlibat dalam insiden tersebut.

Dalam sebuah e-mailnya ke Anadolu Agency, Ketua Dewan Rohingya Eropa, European Rohingya Council (ERC) Hla Kyaw mengatakan: “Kami tidak dapat secara independen memverifikasi apakah penduduk desa Hindu tersebut benar-benar dibunuh oleh ARSA.”

Hla Kyaw mengatakan bahwa Rohingya telah tinggal dengan sesama anggota komunitas Hindu secara berdampingan selama beberapa generasi di daerah tersebut.

“Kami tidak melihat alasan ARSA melakukan pembunuhan massal terhadap penduduk desa Hindu,”pungkasnya.

Sebaliknya, Hla Kyaw mengatakan, pasukan Myanmar bisa saja terlibat dalam pembunuhan tersebut “karena kesalahan” karena Muslim Rohingya terlihat seperti orang-orang Hindu di daerah itu atau bisa juga karena Militer ingin menciptakan situasi di mana komunitas Hindu di seluruh dunia, termasuk pemerintah India sayap kanan terjebak dalam konflik.

“Menyalahkan Rohingya telah menjadi dalih yang sesuai bagi Angkatan Bersenjata Myanmar untuk memajukan kehancuran komunitas Rohingya,” pungkas Hla Kyaw.

Sementara itu, pernyataan dari Kantor Penasihat Negara Bagian Aung San Suu Kyi, yang mengutip seorang pemimpin masyarakat Hindu di kota Maungdaw, mengklaim bahwa “ratusan militan” diduga terlibat dalam serangan terhadap desa yang menewaskan sekitar 100 orang pada 25 Agustus, Pada hari yang sama ketika ARSA diduga meluncurkan serangan menjelang subuh di 30 pos polisi perbatasan di sepanjang perbatasan Barat Myanmar dengan Bangladesh.

Klaim pemerintah tidak dapat diverifikasi secara independen karena otoritas menghalang-halangi para jurnalis dan pengamat independen bebas bepergian di negara bagian Rakhine.

Dewan Rohingya Eropa mengatakan bahwa pelaku – apakah mereka berasal dari pasukan keamanan ARSA atau Myanmar – harus diseret ke pengadilan.

Ini mendesak pemerintah Myanmar untuk memberikan investigasi internasional independen atas pembunuhan massal warga desa Hindu dan juga warga desa Rohingya di bagian Utara negara bagian Rakhine.

“Semua pembunuhan massal harus diselidiki secara independen oleh tim investigasi yang dipimpin oleh PBB,” imbuh Hla Kyaw.[IZ]

 

 

 

 

Tags: ARSAheadlinesMiliter Myanmar
ShareTweetSend
Previous Post

Hindari Kekejaman Rezim Myanmar, 480.000 Pengungsi Rohingya Tiba di Kamp-Kamp Bangladesh

Next Post

Kriminalisasi Ustadz Anang, LAPAN Siap Bela

Next Post
Kriminalisasi Ustadz Anang, LAPAN Siap Bela

Kriminalisasi Ustadz Anang, LAPAN Siap Bela

Masjid se Ngruki Serempak Nonbar Film G30S PKI

Masjid se Ngruki Serempak Nonbar Film G30S PKI

Jonru Bicara Soal Insiden Pengusiran di Sikka: Jumlah Wartawan Lebih Banyak dari Pelaku

Soal Penangkapan Jonru, Pushami: Ada Diskriminasi Hukum

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

Militer Myanmar Bisa Jadi Dalang Pembunuhan Massal Umat Hindu, Tidak Ada Alasan ARSA Terlibat

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.