• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Di Pusat Studi Islam Oxford, Mahathir Bicara Soal Koruptor Hingga Demokrasi

25 Sep 2018
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Di Pusat Studi Islam Oxford, Mahathir Bicara Soal Koruptor Hingga Demokrasi

LONDON, 25 Sept -- Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad menyampaikan Ucaptama bertajuk 'The Challenge of Good Governance in The Muslim World' di Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS) semalam.
--fotoBERNAMA (2018) HAK CIPTA TERPELIHARA LONDON, Sept 25 -- Prime Minister Tun Dr Mahathir Mohamad delivering a keynote address entitiled 'The Challenge of Good Governance in The Muslim World' at Oxford Center for Studies Studies (OCIS) yesterday. --fotoBERNAMA (2018) COPYRIGHTS RESERVED

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LONDON, (Panjimas.com) — Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan, pelaku korupsi harus dihukum setimpal. Namun, di Malaysia, terdakwa kasus korupsi belum sampai dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

“Mereka (orang-orang korup) harus dipenjara. Berapa lama mereka harus dipenjara tergantung pada sejauh mana korupsi-nya, dan saya pikir berbagai tingkat korupsi membutuhkan hukuman yang berbeda,” pungkas Mahatir Muhammad dikutip dari Channel News Asia, Selasa (25/9).

“Namun, kita belum mencapai tahap harus menghukum koruptor seumur hidup,” ujarnya.

Tanggapan Mahathir Muhammad ini muncul mengomentari pertanyaan apakah ia mendukung hukuman mati bagi para pemimpin korup, saat ia berpidato dalam acara bertema ‘Tantangan Pemerintahan yang Baik di Dunia Muslim‘ pada Senin (24/9) di Pusat Oxford untuk Studi Islam (Oxford Center of Islamic Studies).

Mahatir Muhammad menekankan, bagi mereka yang dinyatakan bersalah melakukan korupsi oleh pengadilan di Malaysia, akan dijatuhi hukuman penjara, sesuai tingkatan korupsinya.

Dalam pidatonya, Mahathir Muhammad juga bicara soal sistem demokrasi negara Muslim. Mahathir mengatakan, negara-negara Muslim mengadopsi sistem demokrasi yang diperlukan untuk belajar memahami cara kerjanya.

“Jika Anda tidak memahami bahwa dalam demokrasi, pemungutan suara itu kuat, maka Anda tidak dapat memiliki sistem demokrasi,” jelasnya.

Menurut Mahathir Muhammad, di beberapa negara Muslim, transisi ke sistem demokrasi kadang membawa bencana ke negara-negara tersebut.

“Setiap kali mereka mencoba sistem demokrasi, akan ada pertempuran di antara mereka dan sebuah negara bisa hampir hancur,” papar Maharir.

Dalam sistem demokrasi, lanjutnya, orang memilih pemerintah dan mendukungnya untuk jangka waktu tertentu. Namun, di beberapa negara Muslim, mereka tidak bisa menunggu sampai masa berakhir dan ingin segera berubah setelah pemilihan berlangsung.

“Sudah waktunya bagi mereka untuk menghormati pemungutan suara demi kekuatan untuk kemajuan negara dan warganya,” tukasnya.

Mahathir menegaskan, Malaysia merupakan negara Muslim yang mengadopsi sistem demokrasi, meskipun hanya 60 persen penduduknya beragama Islam. Sistem demokrasi itu bisa dibilang berhasil, sebab penduduk di Malaysia menemukan besarnya manfaat bisa memiliki sistem demokrasi.

“Kami di Malaysia tidak suka kekerasan. Kami tidak menggulingkan pemerintah sampai pemerintah berubah dengan sendirinya,” tuturnya.

Pada kunjungan perdananya ke Pusat Oxford untuk Studi Islam, pada tahun 1996, Mahathir Muhammad pernah menyampaikan ceramah berjudul ‘Islam, Agama yang Disalahpahami‘.

Pusat Oxford untuk Studi Islam, sejak didirikan pada 1985, telah mengundang banyak tokoh terkemuka untuk berbicara mengenai hal-hal yang berkaitan dengan dunia Islam. Di tempat barunya, pusat ini memiliki sejumlah ruang kuliah khusus, termasuk auditorium Malaysia, untuk pengembangan program-program yang dicanangkan.[IZ]

 

 

 

 

 

Tags: headlinesMahathir MuhammadPM MalaysiaPusat Studi Islam Oxford
ShareTweetSend
Previous Post

5 TKI Asal Sultra Dilaporkan Hilang di Sabah Malaysia

Next Post

PM Israel Netanyahu: Israel Tetap Lanjutkan Operasi Militer di Suriah

Next Post
PM Israel Diselidiki Polisi Terkait Tuduhan Korupsi Perusahaan Telekomunikasi

PM Israel Netanyahu: Israel Tetap Lanjutkan Operasi Militer di Suriah

Ustaz Bernard: Ukhuwah Tertinggi Itu Mendahulukan Kepentingan Saudaranya

Ustaz Bernard: Ukhuwah Tertinggi Itu Mendahulukan Kepentingan Saudaranya

Din Syamsudin: MengIslamkan Indonesia Bukan Malah Sebaliknya

Din Syamsudin: MengIslamkan Indonesia Bukan Malah Sebaliknya

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Di Pusat Studi Islam Oxford, Mahathir Bicara Soal Koruptor Hingga Demokrasi

Di Pusat Studi Islam Oxford, Mahathir Bicara Soal Koruptor Hingga Demokrasi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.