GAZA, (Panjimas.com) — Hamas mengkritik pernyataan Gerakan Fattah yang mengatakan tak mau lagi membahas soal rekonsiliasi internal Palestina dalam pertemuan dengan kelompok-kelompok Palestina pada pertengahan Februari mendatang di Moskow, Rusia.

Juru bicara Hamas, Hazim Qasim mengatakan bahwa sikap Fattah tersebut menandakan mereka ingin menghindar dari rekonsiliasi Palestina.

Hal ini terungka[ jelas, lanjut Qasim, pihak Fattah berusaha untuk menutup semua pintu yang akan berkontribusi dalam penyelesaian perpecahan politik (di antara masyarakat Palestina) dan mencapai sebuah rekonsiliasi.

“Kami mengutuk sikap Fattah yang enggan bernegosiasi untuk rekonsiliasi,” tukasnya, dikutip dari Anadolu.

Seorang anggota Dewan Pusat Gerakan Fattah, Azzam al-Ahmad mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menghadiri pertemuan tersebut untuk membahas penentangan terhadap “Perjanjian Abad ini”, Deal of the Century, oleh Amerika Serikat (AS).

Sementara Fattah enggan membahas rekonsiliasi Palestina pada pertemuan dengan kelompok-kelompok Palestina di Moskow.

Anggota Biro Politik Hamas, Husam Badran kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya diundang oleh Mesir untuk menghadiri pertemuan antar kelompok-kelompok Palestina yang akan membahas upaya-upaya pemulihan persatuan nasional.

Sementara itu, Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh bertemu dengan Kepala Intelijen Mesir Abbas Kamel di Kairo, ibu kota Mesir, ungkap pernyataan tertulis dari Hamas.

Pertemuan tersebut mencapai sebuah kesepakatan untuk menciptakan keadaan yang sesuai untuk membangun dialog nasional yang komprehensif di Palestina.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membicarakan penyelesaian perpecahan internal, persiapan pemilihan umum di seluruh Palestina dan akan mengatasi pemisahan antara Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Hamas menekankan perlu mendirikan pemerintahan yang akan mempersatukan perbedaan-perbedaan antar kelompok di Palestina.

Kelompok-kelompok Palestina menandatangani “perjanjian rekonsiliasi” pada 12 Oktober 2017 lalu di Kairo, Mesir, yang mengakhiri perpecahan di Palestina.[IZ]