• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Kasus Metrodanan, Polisi Salah Tangkap Disiksa Lalu Dilepas

Diinterogasi Sambil Dipukuli Sampai Mulut Berdarah

3 Sep 2020
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Kasus Metrodanan, Polisi Salah Tangkap Disiksa Lalu Dilepas
0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SOLO (Panjimas.com) – Aparat telah menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan keluarga Umar Assegaf, usa insiden yang terjadi di Metrodanan, Pasar Kliwon, Solo pada Sabtu (8/8/2020) lalu.

Dilansir detik.com dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Polresta Surakarta, Selasa (11/8/2020), Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi mengatakan lima orang tersebut berinisial BD, MM, MS, ML, dan RN. Dari lima orang tersebut, empat di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tak banyak masyarakat yang tahu, diantara kelima orang tersebut, satu diantaranya adalah korban salah tangkap oleh aparat kepolisian.

RN atau Rodi Nurdiansyah (32) warga Semanggi RT 09/04, Pasar Kliwon, Surakarta. Sebagai tulang punggung keluarga, bapak tiga anak ini sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci piring di sebuah warung makan yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Rodi dikenal sebagai jama’ah aktif sholat 5 waktu di masjid Muhajirin Semanggi. Aktivitasnya sederhana, berangkat kerja dan beribadah di masjid saja. Ditambah lagi ia tak memiliki alat komunikasi smartphone Android, sehingga tertinggal informasi yang sedang hangat terjadi di kota Solo waktu itu.

Ditangkap Dinihari
Nasib yang dialaminya sungguh tak terduga. Kepada tim Panjimas.com Rodi menceritakan kronologi penangkapan aparat kepolisian terhadap dirinya pada hari Selasa (11/8/2020), Jam 01.00 dini hari saat para penghuni rumah tertidur, kecuali ibunya yang saat itu sedang perawatan sakit jantung. Ibunya yang lemah menyaksikan sendiri penangkapan anaknya.

“Waktu itu saya tidur, diambil jam 01.00 Selasa dini hari, terus saya dibawa memakai dua mobil, sekitar 10 orang berpakaian preman, lalu saya diborgol terus dilakban bagian mata saya,” jelasnya.

Ia dibawa ke Polresta Surakarta dan ditanya tentang keterlibatannya terkait kejadian di Metrodanan.

“Ditanya tentang keterlibatan saya masalah Metrodanan, saya jawab pada waktu kejadian saya di rumah saja,” terangnya.

Rodi dicecar dengan berbagai pertanyaan hingga subuh, kemudian ia sholat Subuh dalam kondisi mata dibalut lakban dan tangan di depan diborgol.

Sekitar jam 09.00 dikeluarkan dari sel dalam kondisi mata masih dilakban dan tangan diborgol, kemudian kembali ditanya oleh aparat dengan kekerasan fisik terhadapnya.

“Sekitar jam 09.00, saya dibawa tapi masih dipakaikan borgol sama lakban belum dilepas, saya dikeluarkan dari sel, terus ditanya lagi, saya memang bener-bener ndak ikut dalam kejadian itu, saya jawab itu terus karena saya memang tidak ikut, kemudian saya dipukul pipi sebelah kiri lalu keluar darah dari mulut saya, kemudian telinga saya dipukul juga ndak tau pakai apa terus bagian mata juga, terus kepala saya dipukul,” jelasnya.

Kemudian ia dibawa ke Mako dalam keadaan mata tertutup dan tangan diborgol, dan kembali di interogasi aparat.

“Seputar kejadian Metrodanan, saya jawab saya tidak berada di tkp, saya memang berada di rumah, dan sorenya dirilis di TV dengan dikenakan baju tahanan, kemudian saya dibawa ke Polresta lagi dan diinterogasi lagi sampai malam pukul 01.00 kemudian pukul 16.00 sore saya dilepaskan,” terangnya.

Karena tak terbukti terlibat, Rodi dipulangkan dengan ojek online pada Rabu (12/8/2020) Pukul 16.00 Sore , namun hingga saat ini Rodi mengaku merasa trauma, was-was dan mata bagian kiri penglihatannya buram dan terlihat sedikit bekas lebam.

Rodi Nurdiansyah berharap adanya keadilan atas peristiwa yang menimpa dirinya tersebut dan memulihkan psikis dan nama baiknya di masyarakat. Kendati demikian, ia harus rutin absen setiap hari senin dan kamis ke Polresta Surakarta.[RN]

Tags: metrodananmetrodranansyiah solo
ShareTweetSend
Previous Post

Pesantren Content Creator Gratis di Solo

Next Post

MUI Kecam Fachrul Razi: Sejak Jadi Menag yang Jadi Kambing Hitam Umat Islam

Next Post
MUI: Orang Islam Hanya Kuasai 20 Persen Ekonomi Nasional

MUI Kecam Fachrul Razi: Sejak Jadi Menag yang Jadi Kambing Hitam Umat Islam

Bela Muslim Uyghur, MUI: Pemerintah Tidak Boleh Diam

Sekjen MUI Tegaskan Tolak Sertifikasi Dai Kemenag Karena Selalu Sudutkan Umat Islam

Sudutkan Hafizh Al-Qur’an, Umat Islam Solo Desak Menteri Agama Mundur

Sudutkan Hafizh Al-Qur'an, Umat Islam Solo Desak Menteri Agama Mundur

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kasus Metrodanan, Polisi Salah Tangkap Disiksa Lalu Dilepas

Kasus Metrodanan, Polisi Salah Tangkap Disiksa Lalu Dilepas

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.