• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Tauhidnya Warga Muhammadiyah adalah Multiaspek-Multidimensi dan Hijrahnya Tidak Artifisial

22 Jul 2023
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Panjimas – Tauhid bagi Muhammadiyah harus operasional dan multiaspek. Tidak cukup tauhid hanya dimaknai dalam tiga macam, maupun tauhid yang hanya besifat syadid saja.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Kamis (20/7) di Wonosobo. Bahkan Haedar menyebut, tauhid harus menjadi kosmologi dan epistemologi hidup warga Muhammadiyah.

“Tauhid jadi kosmologi hidup menjadi epistemologi kehidupan yang utuh. Sehingga orang yang pemahaman tauhid dan belajar tauhid harus multiaspek,” ungkapnya.

Haedar melanjutkan, Tuhan jangan hanya dilihat dari sisi Syadid dan Muthahar-nya saja. Tetapi harus multiaspek, sifat Rahman, Rahim dan Latif juga harus diperhatikan sebagai sifat yang melekat pada Tuhan.

Selain multiaspek, tauhid bagi warga Muhammadiyah juga harus multidimensi. Merujuk ke beberapa buku, Haedar menjelaskan dari pemahaman tauhid yang multidimensi tersebut melahirkan gagasan teologi pembebasan dan lain sebagainya.

Dalam tradisi Muhammadiyah, nilai-nilai pembebasan dari tauhid tersebut dapat ditemukan dalam teologi Al Ma’un yang diajarkan oleh KH. Ahmad Dahlan. Berbeda dengan teologi pembebasan Asghar Ali, teologi Al Ma’un mengubah dari ketidakberdayaan menjadi berdaya melalui gerakan kultural – kemudian struktural.

“Al Ma’un sebenarnya teologi pembebasan ya kan, Al Ma’un nya Kiai Dahlan. Dari tauhid membebaskan kehidupan dari berbagai macam belenggu, belenggu itu bukan hanya kezaliman mereka yang berkuasa tapi juga kezaliman atau kondisi buruk dari sistem yang membuat orang menjadi miskin, membuat orang menjadi bodoh termasuk kolonialisme itu semuanya bentuk dari kezaliman, kolonialisme yang baru maupun yang baru.” Kata Haedar.

Hijrah Artifisial

Masih dalam momen Tahun Baru Hijriyah, Haedar berpesan kepada warga Muhammadiyah supaya memaknai hijrah jangan secara artifisial – simbolik semata. Hijrah harus dimaknai juga secara substantif, yaitu dengan menghadirkan Islam sebagai dinul hadharah (agama peradaban).

“Sekarang ada trend di tengah suasana ingin hijrah lalu hal-hal simbolik artifisial. Tidak salah yang simbolik karena agama itu ada yang simbol nya ada yang parsialnya, tapi tidak cukup,” ungkapnya.

Dalam kacamata Haedar, semangat hijrah yang dilakukan oleh sebagian masyarakat masih lebih cenderung pada istilah-istilah yang kearab-araban. Menurutnya hal itu baik, tetapi jangan sampai menegasikan yang lain, sampai-sampai menghilangkan jati diri.

Semangat hijrah yang serba bablas ini menjadikan istilah-istilah dari Bahasa Arab diagamakan menjadi kaku dan rigid. Bahkan tidak jarang juga sampai mempersulit komunikasi dan pola interaksi sesama muslim, maupun dengan masyarakat umum.

“Di medsos kan ketahuan usianya lalu mengucapkan milad barakallahu fii umriik misalkan. Tidak apa-apa, tapi jangan mensulit-sulitkan istilah dalam Islam,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, sebab juga ditemukan bahwa ada juga kelompok yang rigid tersebut sampai mempertentangkan Masyallah dengan Subhanallah dalam penggunaannya. Guru Besar Sosiologi ini curiga, berbagai kekakuan dalam berislam ini karena dangkalnya ilmu.

“Mentertentangkan masalah Masyallah dan Subhanallah itu karena dangkal, itu ditemukan karena mubaligh instan ya mungkin rujukannya dari google, mbah google, kitabnya mbah google, salah satu akhirnya salah semua. Kalau toh letak istilah itu benar tapi itu tidak cukup istilah,” pungkasnya

Tags: Haedar NashirheadlineheadlinesMuhamadiyah
ShareTweetSend
Previous Post

Pemerintah, Hukum dan Panji Gumilang

Next Post

Dirjen PHU : Tambahan Zamzam Jemaah dan Petugas dalam Proses Pengiriman

Next Post
Dirjen PHU : Tambahan Zamzam Jemaah dan Petugas dalam Proses Pengiriman

Dirjen PHU : Tambahan Zamzam Jemaah dan Petugas dalam Proses Pengiriman

Ceramah Subuh Ustadz Abu Bakar : Menasehati Penguasa Sebagai Alasan di Hadapan Tuhan

Ceramah Subuh Ustadz Abu Bakar : Menasehati Penguasa Sebagai Alasan di Hadapan Tuhan

Duta Besar Saudi Undang Makan Malam Menhub Bahas Peningkatan Layanan Transportasi Haji dan Umrah

Duta Besar Saudi Undang Makan Malam Menhub Bahas Peningkatan Layanan Transportasi Haji dan Umrah

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Tauhidnya Warga Muhammadiyah adalah Multiaspek-Multidimensi dan Hijrahnya Tidak Artifisial

Tauhidnya Warga Muhammadiyah adalah Multiaspek-Multidimensi dan Hijrahnya Tidak Artifisial

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.