• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Meksipun Hadapi Kebencian, 4 Muslimah Latin Ini Bangga Akan Keimanannya

13 Mar 2016
in Internasional, Muslimah, NEWS
Reading Time: 4 mins read
A A
Meksipun Hadapi Kebencian, 4 Muslimah Latin Ini  Bangga Akan Keimanannya
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

WASHINGTON, (Panjimas.com) – Sejak Aamilah Vilchez, Mariana Aguilera, Shailie Nieves dan Zainab Ismail memutuskan untuk memeluk agama Islam, mereka mengatakan bahwa mereka tidak hanya menghadapi ketidaktahuan orang lain tentang ajaran Islam, tetapi banyak retorika kebencian anti-Muslim yang mereka hadapi, demikian dilansir oleh HuffPost Latino Voices Online News.

Para muslimah latin adalah subjek dari video terbaru yang diproduksi Vivala.com, di mana perempuan muslim berbagi segala sesuatu dari apa yang mereka ingin orang lain tahu tentang ajaran Islam, termasuk cara mengenakan jilbab dan bagaimana mereka bertahan dari serangan-serangan Islamophobia.

“Dalam suatu situasi, ada 2 laki-laki kulit putih di bagian produksi yang datang kepada saya, dan berteriak ke wajah saya, dan mulai memanggil saya seorang teroris,” ujar Aguilera, yang merupakan muslimah keturunan Meksiko-Amerika, mengatakan dalam video yang dirilis ke public itu.

Nieves, yang merupakan muslimah keturunan Puerto Rico dan telah memeluk Islam dengan keluarga dekatnya, juga berbagi cerita serupa.

“Waktu itu adalah… beberapa tahun setelah peristiwa 9/11, ibu saya juga telah masuk Islam dan saya sedang berjalan dengan seorang teman keluarga di jalanan,” kata Nieves. “Sebuah mobil Jeep lewat dengan 4 orang di dalamnya dan mereka berteriak ‘Kembalilah ke negara kalian, kembalilah ke Irak dan mereka bahkan melemparkan botol bir pada saya.”

Keempat Muslimah latin ini adalah bagian dari warga AS keturunan latin yang telah masuk Islam dan jumlah meningkatnya secara signifikan, menurut PBS. Pada bulan Januari, Pew Research Center memperkirakan ada sekitar 3,3 juta Muslim yang tinggal di Amerika Serikat pada tahun 2015. Dan dalam studi terpisah yang diterbitkan musim panas lalu, lembaga think tank ini memperkirakan bahwa 4 persen Muslim AS adalah keturunan Latino di tahun 2014. Meskipun kebencian anti-muslim seringkali mereka hadapi, para keempat muslimah latin ini berdiri bangga dengan keimanan mereka.

Ratusan Ribu Warga Latin-Amerika Berbondong-bondong Masuk Islam

Seperti diberitakan panjimas sebelumnya, Organisasi Amerika Serikat yang   bertugas melayani berpindahnya   warga Latin-Amerika ke Agama Islam, para muallaf   Hispanik (Latin-Amerika), awal Januari   tahun ini menyatakan bahwa   etnis Latin-Amerika   adalah   kelompok   yang   paling cepat berkembang   diantara   komunitas   Muslim   di   Negara Paman Sam   itu, dilansir oleh IINA.

Meskipun   dalam beberapa   tahun   belakangan ini   Islam   terus   difitnah   dengan     berbagai   macam cara dan   tuduhan,   mulai   dari   sebutan   agama   teroris   dan   cinta perang dan hal-hal lainnya   yang   memojokkan Islam, ternyata hal ini tidak   dapat memadamkan   bangkitnya   cahaya   Islam   di   Amerika.

Terlebih   lagi,   statistik   menunjukan   bahwa   justru   saat ini   Islam   malah   menjadi agama   yang   paling   cepat   pertumbuhannya   tak   hanya   disana,   tapi juga   di seluruh dunia.

Begitu   banyaknya   pemberitaan   miring   mengenai   Islam di   Amerika   Serikat yang   menyebutkan   seolah-olah   Islam   sebagai   agama yang   kejam   dan   menakutkan   justru   malah   membuat   banyak   warga   Latin Amerika   disana   tertarik   untuk   mempelajari   Islam   dan   pada   akhirnya     memutuskan   untuk   menjadi   pemeluk Muslim.

Saat ini   Islam   menjadi   pilihan   bagi   para   warga   Latin   Amerika.   Tercatat   sebanyak   lebih   dari   150   ribu   warga   Hispanik   yang     telah   bersyahadat   dan   menerima   Agama   Islam.

Banyak pejabat resmi AS mengatakan bahwa warga Latin   di   AS   merupakan segmen warga etnis yang secara   demografi mengalami pertumbuhan   tercepat. Menurut Press-Enterprise, diperkirakan   ada   150.000   mualaf   Muslim di   kalangan   masyarakat   Latino di   Amerika Serikat.

Kecenderungan   mualaf   Hispanik beralih   memeluk   Islam   telah   dilacak   oleh Islamic Society of North America , yang pada tahun   2006   memperkirakan   ada   sekitar   40.000 Muslim   Latin-Amerika   di   AS, demikian   menurut   laporan dari   National Public Radio.

Beberapa   tokoh   komunitas   mengatakan   pertumbuhan   demografis baru-baru   ini   berakar pada   pengalaman   bersama tentang imigrasi dan   retorika   politik   negatif   yang telah     dianggap   sebagai   retorika, ujaran bahkan tindakan   anti-Muslim.

“Islam   adalah   agama   yang   paling   cepat   berkembang   di   dunia,   dan   warga   Latin yang   memeluk   Islam   lebih   banyak   dari   etnis   lainnya   di   AS,” kata   Mark     Gonzales, seorang seniman, penyair   dan   pujangga   Muslim   dari   yang   mewarisi darah keturunan Meksiko-Amerika dan   Perancis-Amerika, yang telah   memutuskan   memeluk Islam 12 tahun lalu.

Menurut Mark, serangan   terror   di   gedung   World Trade Center (WTC) pada tanggal 11 September 2001   telah   menjadi   faktor   pemicu warga   Hispanik lebih   mempelajari Islam.

Hal   ini   sejalan   dengan   keterangan   dari   Imam   Masjid   Indonesia   di   New York, Imam Shamsi   Ali yang menyebutkan   hijrahnya   sejumlah   warga   Amerika   Serikat   keturunan Latin   kepada   Agama Islam, pelafalan   2   kalimat   syahadat   malah   semakin gencar   beberapa   saat   terakhir ini   terutama   setelah   sejumlah   serangan   teroris yang digembar-gemborkan   media   Barat   dilakukan   oleh   kalangan   Islam.

Sebelum 2040, Islam Agama Terbesar Ke-2 di AS

Hasil   penelitian   terbaru   Pew   Research   Center, yang awal bulan januari ini   dirilis     menyatakan   bahwa Islam diprediksi akan menjadi Agama yang   paling   banyak   pemeluknya ke-2 di   AS. Prediksi ini   disampaikan   oleh   Pew   Research   Center pada hari   Rabu   (06/01/2016) lalu, demikian   dilansir   oleh   Siasat Daily.

Untuk diketahui, saat ini   Kristen merupakan   Agama   terbesar pertama   dan   diikuti     oleh Yahudi sebagai Agama terbesar kedua di   Negeri   yang dijuluki ‘tanah   para   imigran’ itu.

Besheer Mohamed, peneliti senior di   Pew   Research   Center mengemukakan   bahwa ada   sekitar 3,3 juta Muslim dari   segala   usia   yang saat ini di 2015 tinggal di   AS. “ini   berarti umat Muslim mencakup sekitar 1 % dari total penduduk AS, dimana tercatat sejumlah 322 juta orang ,“ pungkas Besheer   dalam hasil penelitiannya, “A New   Estimate of The   US Muslim   Population”.

Pew   Research   Center   dikenal luas di   AS, sebagai   lembaga peneliti yang cukup prestisius, yang sebelumnya juga   menyebutkan   bahwa   pemeluk   Islam akan   tumbuh berlipat-lipat pada tahun 2050, yakni   mencapai 8,1 juta orang atau sekitar 2,1 % dari total penduduk AS. Dalam   hasil penelitian   itu   juga   disebutkan   bahwa   pertumbuhan   pemeluk Islam di   AS   cukup   stabil.

Sebagai   perbandingan, Pusat Data (Data   Center) memprediksikan bahwa Agama Islam   (8,1 juta)   akan mengungguli     Yahudi yang akan berjumlah   sekitar   5,7 juta  orang   sebelum   tahun   2040.

Pusat Data telah mendata beberapa alasan pertumbuhan pesat umat Muslim AS, termasuk peningkatan jumlah imigran Musllim selama 20   tahun   terakhir.

Pertumbuhan pemeluk Islam di AS dinilai cukup berkembang pesat, dan ini lebih cepat daripada pertumbuhan pemeluk Hindu dan juga pemeluk Yahudi. Oleh karena itu, diyakini dalam   beberapa   dekade   mendatang, Islam akan menjadi Agama terbesar kedua di AS, Setelah   Kristen.

Perkiraan tersebut didasarkan pada demografis dalam pertumbuhan populasi Muslim di Amerika sejak tahun   2011. Pew   Research   Center telah mengamati seluruh Muslim baik usia dewasa   hingga anak-anak. Seperti dicantumkan   dalam   dasar analisis penelitiannya, Pew   Research   Center menggunakan   data usia,   fertilitas, mortalitas, migrasi, dan   mualaf   yang   mereka   ambil   dari   berbagai   sumber termasuk survei   Muslim Amerika pada tahun   2011.

Pew   Research   Center     mengungkapkan bahwa   “Muslim   Amerika   cenderung   memiliki lebih banyak anak   dari pemeluk agama-agama lain”. Umat   Muslim   juga   cenderung   lebih   muda   dari segi usia daripada   masyarakat AS pada   umumnya,   sehingga   bagian yang   lebih   besar   dari   umat   Islam   akan   segera   berada   di titik   pesatnya   dalam kehidupan   mereka ketika   mereka   mulai   memiliki   anak.

Persebaran Muslim di AS saat ini masih belum merata, karena terdapat beberapa Negara bagian yang populasi Muslimnya 2 atau 3 kali lebih banyak dari rata-rata per kapita usia dewasa nasional, misalnya   di   New Jersey. [IZ]

 

Tags: headlinesIslamphobiaMuslimah Amerika
ShareTweetSend
Previous Post

Harie Moekti Sentil Peserta Kajian Humaira

Next Post

Mantan Wakil Menlu Nyatakan Mesir Dalam Kondisi “Krisis”

Next Post
Mantan  Wakil  Menlu Nyatakan  Mesir  Dalam  Kondisi “Krisis”

Mantan Wakil Menlu Nyatakan Mesir Dalam Kondisi “Krisis”

Baca Al-Qur’an dengan Langgam Jawa, Dr Adian Husaini: ‘Bener Ning Ora Pener’

Pondok Pesantren Daarul Fikri Gelar Bedah Buku "Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab"

DPD: Gerakan LGBT Jangan Coba-Coba Ubah Tatanan Sosial

Waspada Promosi LGBT Masuk Puskesmas

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Meksipun Hadapi Kebencian, 4 Muslimah Latin Ini  Bangga Akan Keimanannya

Meksipun Hadapi Kebencian, 4 Muslimah Latin Ini Bangga Akan Keimanannya

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.