• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home PARENTING Remaja

Urgensi Kenali Potensi Diri

31 Oct 2017
in Remaja
Reading Time: 2 mins read
A A
Urgensi Kenali Potensi Diri
10
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Saban tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia memeringati peristiwa Sumpah Pemuda yang terjadi pada 1928. Waktu itu, sejumlah muda-mudi negeri yang terjajah berkumpul menyatakan tekad bersama. Tekad untuk jadi satu bangsa dengan satu bahasa dan satu tanah air, Indonesia. Intinya, kawula muda waktu itu ngajak diri masing-masing kenal jati dirinya. Lalu menegaskan dan memroklamirkannya dalam sebuah naskah yang dibaca bareng, kompak, serempak.

Jati diri itu penting banget lho. Sebenernya ia dimiliki setiap individu. Tapi lucunya, banyak banget orang yang nggak mau tau. Mereka yang nggak kenal dirinya dan nggak punya usaha buat mengenali diri, biasanya cuma jadi bayangan orang lain. Kalo dalam lingkup yang lebih besar ya jadi bayangan komunitas lain atau negara lain. Serasa nggak berharga banget, bukan, kalo hidup cuma jadi bayangan? Padahan Allah subhanahu wa ta’ala udah ngasih bekal tiap makhlukNya potensi diri yang bersifat unik, beda satu dengan yang lain.

So, kalo seorang hamba sampe nggak kenal dirinya dan nggak mau mengenali dirinya sendiri, berarti ia nggak mensyukuri potensi diri yang Allah ta’ala berikan. Betul? Terus, apa kita mau kayak gitu? Enggak banget, dong!

Yup, setiap anak muda Muslim mesti kenal siapa dirinya, kenal potensi dirinya, kenal kekuatan dan kelemahannya, dan punya cita-cita berbasis potensi yang dimilikinya. Gitulah harusnya!

Allah subhanahu wa ta’ala sengaja bikin keberagaman, bukan keseragaman. Tiap individu makhluk atau komunitas makhluk dicipta dengan keunikan tersendiri, karna setiap keunikan itu bermanfaat buat kehidupan secara utuh di alam raya. Islam mendorong umatnya hidup berjama’ah, bersinergi dengan makhluk Allah yang lainnya. Nggak cuma dalam lingkup manusia aja, dengan alam semesta pun kita harus bekerja sama.

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (az-Zukhruf: 32).

Manusia adalah makhluk yang Allah ta’ala desain paling sempurna. So, kita mesti mensyukuri itu dengan cara mengelola (memanfaatkan dan merawat) kehidupan di alam dunia dengan bijaksana. Bukan malah merasa serba bisa dan berkuasa, terus bertindak eksploitatif yang akibatnya alam rusak binasa. Dengan potensi diri yang dimiliki, hendaknya kita ngasih sumbangsih kebaikan dalam kehidupan. Tampil di tengah makhluk yang heterogen sebagai pelopor penegak kebenaran, penebar kebaikan, pencegah kerusakan. Gitulah seharusnya Muslim, bukan malah jadi tukang ikut-ikutan.

“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah ….” (Ali Imran: 110).

Mental ikut-ikutan adalah tanda lemahnya jiwa yang Allah ta’ala membencinya.

“Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.” (Ali Imran: 139).

Bahkan kelakuan ikut-kutan tanpa sikap kritis adalah identitas komunitas kafir masa lampau yang kolot.

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, ‘Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,’ mereka menjawab, ‘(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya).’ Padahal nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun dan tidak mendapat petunjuk.” (al-Baqarah: 170).

Ayat senada tentang itu adalah al-Maaidah: 104 dan Luqman: 21. Kayak gitulah potret penentangan kebenaran karna sikap kolot ikut-ikutan.

Akhirnya, kita udah terima pesan berharga dari Hari Sumpah Pemuda: kenal jati diri, pede jadi diri sendiri, dan nggak sudi jadi bayangan pihak lain. Kalo generasi mudanya udah begitu, insya Allah Indonesia yang adalah negeri Muslim terbesar di dunia ini bakal kian berkemajuan, mandiri, nggak dicurangi bangsa asing penganut ideologi keserakahan.

Wahai muda-mudi Muslim Indonesia, ayo sinergikan potensi diri kita untuk bangkit bersama!Wallahu a’lam. [IB]

Tags: motivasipotensi diri
Share10TweetSend
Previous Post

MUI: UU Ormas Hanya Timbulkan Konflik di Masyarakat

Next Post

Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran Kemenag Luncuran Transaksi Pembayaran Non Tunai

Next Post
Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran Kemenag Luncuran Transaksi Pembayaran Non Tunai

Antisipasi Penyalahgunaan Anggaran Kemenag Luncuran Transaksi Pembayaran Non Tunai

Berikut Alasan GNPF MUI Berganti Nama Menjadi GNPF Ulama

UU Ormas Berpotensi Melanggar Hak Konstitusional Warga Negara

Mantan Missionaris: Nikah Beda Agama Tak Dibenarkan Semua Agama

Sekjen Komnas AP: UU Ormas Berbahaya

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Urgensi Kenali Potensi Diri

Urgensi Kenali Potensi Diri

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.