• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Perang Suriah, Imperialisme dan Nasionalisme

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Perang Suriah, Imperialisme dan Nasionalisme
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Ibnu Sahidin*

(PANJIMAS.COM) — Perang Suriah yang telah memasuki tahun ke enam belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Bahkan sejak 2015 ketika Rusia mulai terang-terangan ikut berperang di sisi rezim pemerintah Suriah, perang ini menjadi semakin rumit. Banyaknya pihak yang terlibat dalam perang menjadikan perang ini tidak jelas apakah termasuk perang internasional ataukah perang nasional. Oleh karena itu sebagian pengamat menyebut perang Suriah adalah perang asimetris.

Selama enam tahun perang ini telah merenggut korban jiwa lebih dari 450.000. Sementara dua pertiga dari 18 juta penduduk Suriah telah mengungsi ke luar negeri. Krisis kemanusiaan pun terjadi dan disebut-sebut yang terburuk sejak Perang Dunia Kedua.

Jatuhnya korban hingga lebih dari 450.000 jiwa jelas menunjukkan adanya pelanggaran Hukum Humaniter. Karena setiap warga sipil adalah haram dibunuh dalam perang, apapun alasannya. Sementara senjata kimia -fosfor putih- yang secara massif digunakan oleh pasukan pemerintah semakin memperparah pelanggaran tersebut. Terlebih dalam Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa 1977 Pasal 35 ayat (1) diatur bahwa alat dan metode berperang tidak tak terbatas.

Mandulnya peran Hukum Humaniter dalam mengatur maupun menyelesaikan konflik dikarenakan imperialisme dan standar ganda. Amerika Serikat dan Barat sejatinya berdiri dibelakang rezim Suriah, merestui pembantaian bahkan membantu pembantaian itu sendiri. Sama sekali tidak terlihat niatan Amerika Serikat dan Barat untuk memperkarakan kejahatan perang Suriah ini ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Tentu ini tidak mengherankan. Karena sesungguhnya jika perang Suriah ini dimenangkan oleh kelompok Revolusioner (pejuang islam) yang menginginkan pemerintahan Islam (Khilafah), maka itu akan menjadi lonceng kematian imperialisme Amerika Serikat dan Barat. Demokrasi-sekuler, ekonomi liberal-kapitalistik dan hegemoni dollar akan menemui ajalnya.

Oleh karena itu segala daya upaya dilakukan Amerika Serikat dan Barat untuk membelokkan tujuan Revolusi Suriah menjadi negara sispil demokratis, yang masih mau menerima nilai-nilai sekulerisme dan ideologi kapitalisme. Sehingga bisa dikatakan imperialisme yang menjadi penyebab perang berkepanjangan Suriah.

Di sisi yang lain absennya umat islam dan diamnya penguasa negeri-negeri islam saat ini tidak lain disebabkan belenggu paham nasionalisme. Nasionalisme yang menurut Ernest Gellner diartikan sebagai paham yang menyatakan bahwa unit kebangsaan dan unit politik semestinya kongruen; turut berperan dalam memperparah perang yang terjadi.

Solidaritas umat islam yang semestinya melahirkan kekuatan politik dan militer adidaya ternyata harus lumpuh akibat nasionalisme. Nasionalisme yang telah membentuk identitas kebangsaan tiap-tiap negara secara otomatis melahirkan pemahaman bahwa setiap yang bukan bagian negaranya maka bukan urusannya. Sehingga tidak mengherankan jika penguasa negeri-negeri islam tidak mengambil tindakan untuk menyelamatkan umat islam yang bukan bagian unit politik dan unit kebangsaannya. Pembiaran yang dilakukan penguasa negeri-negeri islam dengan tidak memobilisasi tentara mereka itulah yang turut andil memperparah perang Suriah.

* Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta

Tags: Ibnu SahidinImperialisme dan NasionalismePerang Suriah
ShareTweetSend
Previous Post

Kuasa Hukum Habib Rizieq: Menyadap Percakapan Via WhatsApp itu Melanggar HAM

Next Post

BOM LGBT

Next Post
BOM LGBT

BOM LGBT

Sinergi Foundation dan Ummahatul Firdaus Gelar KISS

Sinergi Foundation dan Ummahatul Firdaus Gelar KISS

Angkatan Muda Muhammadiyah Boyolali Gelar Pengkaderan Baitul Arqam

Angkatan Muda Muhammadiyah Boyolali Gelar Pengkaderan Baitul Arqam

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Perang Suriah, Imperialisme dan Nasionalisme

Perang Suriah, Imperialisme dan Nasionalisme

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.