• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Idealisme Pemimpin Hanya Dalam Naungan Islam

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
Idealisme Pemimpin Hanya Dalam Naungan Islam
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – HUT salah satu partai terbesar terasa spesial karena penuh keriuhan. Di acara ini, kita melihat para petinggi negeri berjoget Maumere. Bukan cuma itu, beberapa menteri juga ikut joget. Bergoyang di bawah ‘hujan’ kertas.

Mungkin itu privasi mereka dalam mengekspresikan kegembiraan berjamaah. Namun gaya seperti ini sungguh tidak mencerminkan sikap jeli dan sensitivitas seorang pemimpin negara, disaat persoalan negara yang menyangkut urusan kemanusiaan yang begitu banyak.

Kejutan atau surprise yang di suguhkan pada masyarakat dari hari ke hari dan tahun ke tahun, hanya sebuah persoalan baru yang menumpuk. Masalah bahan bakar buat masak saja politisir. Sudah dibuat langka itu melon, ide konversi gas dari melon ke bright gas yang lebih mahal karena tidak bersubsidi. Belum lagi harga kebutuhan pokok seperti beras, telor dan bumbu masak yang tiba-tiba melonjak harganya. Ditambah juga tarip listrik yang terus naik. Dari sini saja, sudah terlihat bahwa pemerintah tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Rakyat dibuat sulit.

Disamping itu, penanganan hukum dalam permasalahan kehidupan sosial dimasyaakat semisal peredaran narkoba, LGBT dan perzinaan  yang sistemik, tidak membuat jera pelaku maksiyat. Makin hari penggiat LGBT  semakin dibuat nyaman dengan rangkulan Menag Lukman Hakim.

Secara alamiah masyarakat akan merasakan ada ketidaknyamanan dari hal tersebut diatas. Tingkah pemimpin yang ada akan dibandingkan dengan standar bayangan Islamiah yang dicontohkan Nabi dan para Khulafaurrasyidin. Nabi Muhammad dengan nasihatnya selalu menganjurkan untuk selalu menolong dan mempermudah urusan kaum muslimin. Seperti yang dinyatakan dalam sebuah hadis , “Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim).

Kita juga mengetahui kisah Amirul Mukminin Umar Ibnu Khottob Rodiyallohu Anhu ketika selalu memantau kejadian dimalam hari maupun siang hari. Ketika dipasar terlihat seorang ibu yang mencampur susunya dengan air, Beliau tegur dengan baik. Karena hal tersebut adalah kecurangan. Juga ada seorang pedagang yang menjual gandum satu mud seharga satu dirham,  maka Ummar melarang sesenaknya menghargai sesuatu hingga melarang penimbunan barang kebutuhan pokok rakyat. Hingga Ummar menetapkan empat mud seharga satu dirham. Lalu orang tersebut berkata, “Saya tidak tahu jika hal itu bentuk kedzaliman”. Artinya orang tersebut tidak tahu ilmu tentang berdagang. Disini bisa kita dapati, bahwa seorang pemimpin yang baik  mampu memudahkan urusan rakyat dan menghindari kecurangan dilapangan. Dan seorang pemimpin mampu menindak tegas serta mendidik para pedagang agar tahu ilmu berdagang dengan mengharap ridho Allah.

Itulah standar pemimpin dalam Islam. Yang menjadi standar dibenak kaum muslimi secara alamiah yang memiliki dasar agama yang dijadikan pijakan bertingkah laku atau beramal.

Maka perbandingan tingkah laku pejabat sekarang yang berpesta ulang tahun dengan kinerja buruk ( fakta transparasi kekinian ), dengan model pemimpin Islami idaman ummat Islam, sangat jauh sekali. Karena titik perbedaan terletak pada pandangan hidupnya.

Para pejabat yang berpesta berpandangan hidup Demokrasi Kapitalis. Yang memisahkan nilai agama dari keidupan. Bergaya bebas mengekspresikan kegembiraan bukan pada nilai keridhoan ummat dan Sang Pencipta. Motifnya hanya manfaat bagi para kapitalis (pemilik modal). Disamping itu para pejabat sistem Kapitalis ini memandang agama Islam dan para ulama yang faruq yang tegas membedakan hak dan batil, sebagai penghambat nafsu kekuasaan mereka. Hingga mengatakan kutipan al-Quran dan hadist saja dikriminalkan.

Dan model pemimpin Islam yang berpandangan hidup Islam yakni menjadikan aturan Islam sebagai tolak ukur perbuatan. Mampu mengatakan yang hak adalah hak, dan yang batil adalah batil. Sehingga hidup dalam naungan aturan Allah akan terkontrol semua prilaku kaum mukminin. Dan bukankah itu menentramkan?

Maka dari itu ironi sekali negeri ini sedang banyak cobaan, maksiat dan lilitan hutang, tapi para pemimpinnya joget-joget. Semestinya para pejabat lebih konsentrasi pada tanggung jawabnya mengurus negara. Dengan memberi kemudahan serta kenyamanan pada rakyat. Yakni terpenuhinya kebutuhan dasar perut, pendidikan, lapangan kerja, keamanan, dan lingkungan bebas maksiyat. Mengapa ada kata harus bebas maksiyat. Karena sebagai warga muslim akan merasa tidak nyaman dengan kemaksiyatan. Naluri keagamaan yang tumbuh dibenaknya akan menolak segala bentuk maksiyat pada Allah Sang Pembuat aturan kehidupan.

Dan idealisme Islami  ini hanya akan terwujud dengan diterapkannya aturan Sang Pencipta dalam naungan Khilafah. Dengan seorang pemimpin ideal yang amanah. Semoga ini akan menjadi cita-cita bersama. Khilafah yang dijanjikan tinggal menunggu saatnya tiba. Berdasarkan hadist Riwayat Ahmad, Rosulullah bersabda, “Tsumma takuunu Khilafatan ‘ala minhaaji nubuwwah” , “kemudian akan ada masa Kekhilafahan sesuai metode kenabian”. Aamiin. Wallahu a’lam. [RN]

 

Penulis, Fatimah

Ibu Peduli Ummat

 

Tags: DPP PDIPPDIPpilih pemimpin islam
ShareTweetSend
Previous Post

Buah Beracun Itu Bernama Gaya Hidup Mewah

Next Post

Bagai Tikus Mati di Lumbung Padi

Next Post
Bagai Tikus Mati di Lumbung Padi

Bagai Tikus Mati di Lumbung Padi

Hadapi Tahun Politik DDII Perkuat Program Dakwah

Hadapi Tahun Politik DDII Perkuat Program Dakwah

BMH Siap Helat Program Sehat Peduli Gizi di 28 Propinsi

BMH Siap Helat Program Sehat Peduli Gizi di 28 Propinsi

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Idealisme Pemimpin Hanya Dalam Naungan Islam

Idealisme Pemimpin Hanya Dalam Naungan Islam

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.