• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Eksploitasi “Tampang Boyolali” adalah Puncak Kepribadian Cengeng

10 Mar 2024
in Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
Eksploitasi “Tampang Boyolali” adalah Puncak Kepribadian Cengeng
0
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Asyari Usman, Penulis adalah wartawan senior

PANJIMAS
— Cengeng adalah sifat atau karakter yang biasanya dijumpai di dalam diri anak-anak balita atau remaja. Bisa juga diidap oleh orang dewasa yang bermental lemah. Mentalitas yang tidak memiliki kemandirian.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan “cengeng” dalam beberapa lingkup arti, termasuk “lemah semangat”, “mudah menangis”, atau “mudah tersinggung”. Inilah antara lain pengertian “cengeng”.

Peristiwa “tampang Boyolali” yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan alasan Prabowo Subianto (PS) melecehkan warga Boyolali, saya pastikan bahwa ini masuk ke dalam kategori makna “cengeng” yang dicantumkan oleh KBBI.

Kenapa bisa saya pastikan? Karena istilah yang diucapkan Pak PS itu adalah candaan metaforik. Seratus persen sarkastik. Bukan penghinaan. Tidak seharusnya pelapor tersinggung. Kenyataannya, audiens yang mendengarkan pidato PS tidak ada yang merasa tersinggung.

Tidak mungkin Pak PS melakukan “bunuh diri politik” dengan cara menghina orang Boyolali. Beliau perlu warga Boyolali di pilpres 2019, dan sangat menghargai mereka.

Soal penghinaan atau bukan, sudah kita bicarakan di tulisan terdahulu. Kali ini kita melihat mentalitas cengeng di kubu lawan Pak PS.

Wajar disebut sebagai “mentalitas cengeng” karena sudah berulangkali mereka tunjukkan “sikit-sikit lapor ke Polisi, sebentar-sebentar mengadu ke Polisi”. Sebut saja pelaporan terkait kebohongan Ratna Sarumpaet. Sebelumnya, Fadli Zon dilaporkan soal lagu “Potong bebek-angsa”. Dan banyak lagi laporan yang terlapornya adalah orang-orang opisisi.

Entah mengapa mereka menjadi sensitif sekali. Cepat sekali tersinggung. Dan ada kesan bahwa pihak lawan sengaja diintip-intip terus, menunggu terjadi kesalahan.

Kalau suasana seperti kita lanjutkan, bakalan banyak resource (sumberdaya) yang hilang, tersia-siakan. Bangsa Indonesia akan terkena dampak berpikir mundur akibat ulah kelompok yang bermentalitas cengeng itu.

Negara ini memerlukan pemimpin yang tidak cengeng. Juga rakyat yang tidak cengeng. Sangat mengherankan mengapa sampai ada kelompok yang hari ini begitu cengeng menghadapi proses politik yang sebetulnya biasa-biasa saja. Proses demokrasi yang sangat normal.

Saya menduga, kelompok cengeng hampir pasti dipimpin oleh orang cengeng. Yaitu, orang yang perjalanan hidup dan karirnya selalu diselimuti oleh personalitas yang tak bermutu. Kepribadian yang lemah. Keperibadian yang tidak memiliki rasa percaya diri. Orang yang tidak punya “confident”. Kepribadian yang selalu mengandalkan kecakapan orang lain. Atau, dalam bahasa politik, orang yang memiliki kepribadian boneka. Puppet personality.

Rakyat harus mencegah keberlanjutan suasana “puppet personality” ini. Sangat berbahaya bagi semua orang. Termasuk bagi kelompok cengeng yang dipimpinnya sendiri. Mentalitas cengeng jangan sampai menjadi tabiat baru orang Indonesia.

Dalam bahasa Inggris, “cengeng” disebut “fractious”. Kata ini memiliki makna yang sangat memprihatinkan. Ada tiga pengertian yang kurang sedap itu.

Pertama, “tidak mau dikasih tahu atau diatur” (stubbornly resistant to authority or control) . Kedua, “menjengkelkan” (irritable atau annoyed). Dan ketiga, “gerak-geriknya sangat tak bisa dipediksi” (unpredictably difficult in operation), dan hampir pasti “membuat onar” (likely to be troublesome).

Bagi saya, mencari-cari kesalahan atau eksploitasi “tampang Boyolali” hanya pantas dikatakan sebagai “puncak kepribadian cengeng” yang mereka miliki secara berjemaah.

Tags: asyari usmanheadlinesTampang Boyolali
ShareTweetSend
Previous Post

Gemuruh Takbir Sambut Kehadiran Prabowo di Haul Mbah Priuk

Next Post

Garbi Bali Adventure Dihadiri Ribuan Relawan

Next Post
Garbi Bali Adventure Dihadiri Ribuan Relawan

Garbi Bali Adventure Dihadiri Ribuan Relawan

Anak Yatim Sakit Gatal, IDC Tanggung Biaya Dokter Spesialis Kulit

Anak Yatim Sakit Gatal, IDC Tanggung Biaya Dokter Spesialis Kulit

Pencarian dan Evakuasi Korban Lion Air JT 610 Diperpanjang Tiga Hari

Pencarian dan Evakuasi Korban Lion Air JT 610 Diperpanjang Tiga Hari

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Eksploitasi “Tampang Boyolali” adalah Puncak Kepribadian Cengeng

Eksploitasi “Tampang Boyolali” adalah Puncak Kepribadian Cengeng

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.