• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home CITIZENS

Berantas Perilaku Koruptif!

18 Nov 2015
in CITIZENS, Suara Pembaca
Reading Time: 2 mins read
A A
Mencermati Temuan BPK Terhadap Dugaan Korupsi Pemprov DKI Jakarta
22
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Panjimas.com) – Kenapa korupsi begitu sulit diberantas? Karena korupsi itu tumbuh berkembang bersama nafas kehidupan berbangsa dan bernegara. Korupsi ada di depan mata. Ada yang kasat mata, ada juga yang malu-malu dibungkus rapi sedemikian rupa. Celakanya sebagian besar dari kita mengambil sikap permisif atas keadaan ini dan hanya bisa mengernyitkan dahi.

Tanpa kita sadari kitapun pernah atau sering melakukan perilaku-perilaku koruptif. Diantaranya menyuap, gratifikasi, curang, memperdagangkan pengaruh, dan lain-lain. Hal itu dianggap lumrah bahkan kadang kalau ditanya kenapa, jawabannya singkat “Ah, itu udah biasa Pak” atau “tahu sama tahu aja”. Contoh perilaku koruptif dalam hal suap-menyuap adalah ketika mengurus surat perijinan dalam suatu instansi, sebagian besar kita “ikhlas” membayar lebih kepada ‘orang dalam’ untuk mendapatkan pelayanan ekstra cepat, tetap lolos walaupun banyak persyaratan yang diajukan masih kurang. Kita lebih senang “damai” dengan polisi ketika ditilang karena “damai itu indah”, kita lolos sanksi Pak Polisinya dapat “jajan”. Contoh perilaku koruptif dalam bentuk gratifikasi yang kadang tidak disadari, ada sebagian orang tua memberikan hadiah pada guru anaknya menjelang penerimaan raport atau kenaikan kelas, selain itu ada sekolah yang rela memberikan ‘bantuan’ pada muridnya saat Ujaian Nasional agar 100% siswanya lulus, demi menjaga nama baik sekolah.

Ketika perilaku-perilaku koruptif menjadi massif dan terbiasa dikalangan masyarakat, lambat laun akan menjadi budaya dan karakter dari masyarakat itu sendiri. Maka ketika seseorang menjadi pejabat publik dengan kewenangan dan kekuasaan yang besar, perilaku-perilaku koruptif sebelumnya yang telah tertanam dalam karakternya akan menemukan lahan subur tumbuhnya tindakan-tindakan korupsi yang luar biasa.

Lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjamurnya LSM dan gerakan pegiat anti korupsi sedikit banyak merubah persepsi masyarakat tentang korupsi. Ketika banyak pejabat negara yang ditangkap karena korupsi dan dipermalukan di media dengan sebutan Koruptor, euforia masyarakat begitu tinggi terhadap pemberantasan penjahat ‘kerah putih’ yang selama ini tak banyak tersentuh, KPK pun muncul sebagai pahlawan baru dan Koruptor adalah manusia hina dan musuh bersama.

Ada fenomena lain yang menarik dibalik euforia ini, di satu sisi masyarakat begitu benci dengan koruptor, tapi di sisi lain dukungan partisipasi dalam gerakan-gerakan anti korupsi tidak begitu banyak yang mau terlibat secara aktif dan yakin mengatakan YES!, misalnya ketika kelompok anti korupsi mengajak komunitas ibu-ibu dalam gerakan tidak menerima uang dari suaminya yang tidak jelas sumbernya, sebagian besar mereka masih ragu-ragu mengatakan YES! Atau lebih aman memilih diam saja. Ketika pelajar diajak dalam gerakan tidak menyontek saat ujian, tidak banyak yang lantang meneriakkan YES!, contoh lain ketika ada ajakan untuk gerakan tidak memberi uang tip atau ‘uang rokok’ pada birokrat atau aparat dalam mengurus administrasi kependudukan dan lain-lain, ternyata tidak sedikit juga yang ‘ikhlas’ memberi.

Fakta ini menunjukkan bahwa perilaku koruptif sudah sedemikian membudaya dalam kehidupan bermasyarakat kita, tugas berat bagi pegiat anti korupsi untuk mengikis perilaku-perilaku koruptif yang menempel kuat dalam masyarakat, upaya pencegahan harus mendapatkan perhatian lebih serius disamping upaya-upaya penindakan. Korupsi itu secara perlahan akan tercerabut jika perilaku koruptif yang membudaya perlahan terkikis dari karakter masyarakat kita dan diganti dengan budaya Jujur, Sederhana, Berani dan Bertanggung Jawab. Meminjam kata-kata Bang Napi, “Korupsi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi karena ada kesempatan, Jujur dan beranilah !”.

Penulis, Aidil Azhari Ritonga, SH (Direktur Eksekutif Pusat Belajar Anti Korupsi Dompet Dhuafa)

 

Tags: headlinesKorupsiKoruptor
Share22TweetSend
Previous Post

Tentara Mesir Bunuh 15 Imigran Sudan Dekat Perbatasan Israel

Next Post

Asosiasi Solidaritas Mavi Marmara Sambut Keputusan Pengadilan Spanyol, Tuntut Netanyuhu ke Mahkamah Internasional

Next Post
Asosiasi   Solidaritas    Mavi     Marmara    Sambut     Keputusan   Pengadilan   Spanyol,   Tuntut   Netanyuhu   ke  Mahkamah Internasional

Asosiasi Solidaritas Mavi Marmara Sambut Keputusan Pengadilan Spanyol, Tuntut Netanyuhu ke Mahkamah Internasional

Bapak  Para  Hafidz  Itu  Berpulang,  Ribuan  Umat  Islam  Sholatkan  dr.Tunjung

Bapak Para Hafidz Itu Berpulang, Ribuan Umat Islam Sholatkan dr.Tunjung

Dikecam Umat Islam, M Nur Maulana Dikabarkan telah Meminta Maaf

Dikecam Umat Islam, M Nur Maulana Dikabarkan telah Meminta Maaf

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Mencermati Temuan BPK Terhadap Dugaan Korupsi Pemprov DKI Jakarta

Berantas Perilaku Koruptif!

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.